Strategi Bisnis : 3 titik berat yang harus diatasi untuk meningkatkan penjualan usaha toko online

Meningkatkan penjualan dengan pemanfaatan media online secara umum sebenernya lebih berat dari pada secara offline. Titik beratnya karena dalam dunia online stuktur medianya  masih terbatas, hanya menggunakan unsur teks dan unsur manipulasi gambar untuk membujuk dan mempengaruhi  pasar.  Sehingga keterbatasan secara binsis ini harus disikapi dengan mengoptimalkan secara serius  semua potensi di media online.  Walaupun dari faktor pembiayaan jangka panjang , penggunaan media online justru lebih murah dari pada offline.  Sehingga dari kelemahan dan kelebihan dari sisi online perlu strategi yang komprehensif.

Ketika masih menggunakan teknik offline dalam memacu penjualan maka banyak hal menjadi kebiasaan dengan  mudah dilakukan namun justru hal itu justru  sulit dilakukan di dunia online, antara lain :

Baca selengkapnya

Strategi Bisnis : Pentingnya Impulse Buying dalam meningkatkan penjualan online

Impulse buying adalah mengubah daya tarik orang yang awalnya tidak berniat membeli menjadi membeli, ini penting dalam ,meningkatkan penjualan secara online maupun offline. Dari sekian strategi untuk memacu impulse buying, ada 5 hal yang perlu diperhatikan di awal

 

Pertama : Detilkan dan Deskripsikan

Salah satu taktik dalam selling bahwa untuk bisa menjual sebuah barang maka harus mendekati aspek psikologisnya, karena ini sesuai cara berpikir seseorang bahwa  ketika seseorang memutuskan sesuatu termasuk memutuskan pembelian, salah satunya aspek psikologis, bukan hanya cara berpikir dan logika saja.

Saat ini saya ambil contoh, banyak sekali toko online yang hanya memampangkan gambar produk, sama sekali tidak ada diskripsi, bagaimana konsumen akan tahu produk itu jika itu produk baru impor dari negara yang jauh sana? Minimal pembeli tahu bahwa produk itulah yang akan saya beli, berdasar dari spesifikasi yang ada, karena calon pembeli bukan penebak jitu/peramal jitu hanya melihat gambar secara online maka diketahui semua dibalik produk. Dalam hal ini sebagai contoh yang bagus bisa mengunjungi bhinneka.com.

 

Kedua: Prediksi harapan sebenernya dari produk yang kita jual

Ini penting, rasa-rasanya ketika menjual kaos edukasi kita tidak sedang menjual kelebihan dari sisi bahan kaos saja, tetapi juga benefit dari kaos tersebut. Tentu memang benefit ini baru akan muncul setelah produk diterima atau dipakai. Namun jangan lupa bahwa sebelumnya ada “layanan” yang mungkin menjadi prioritas dalam keputusan membeli, misal jaminan barang original, 4 hari sampai dll, mungkin ada beberapa hal :

Baca selengkapnya

Strategi Bisnis : 5 Cara pemanfaatan Sosial Media untuk Optimalilasi Pelaku UKM

UKM dan UMKM adalah  bagian terbesar dari proses bisnis yang ada di Indonesia, terlepas apakah mereka memahami adanya media sosial online saat ini, maka sudah saatnya kita pedulikan untuk edukasi kepada pemegang kendali dari kekuatan bisnis di Indonesia. UKM menjadi bagian dari perhatian karena kemampuan memahami bidang IT memang masih sangat beragam, sehingga kepedulian terhadap UKM dimulai dari lingkungan sekitar dengan memacu parsipasi UKM menggunakan media yang terjangkau menurut daya konsumsi UKM.

Sosial media masih sebagai aktifitas pribadi, itu yang masih terlihat di pelaku UKM. Belum terjadi adanya kesungguhan sosial media menjadi bagian aktifitas strategis yang mewakili usaha.

Ada 5 tips untuk pelaku UKM di manapun agar mampu memanfaatkan sosial media sebagai tool peningkatan UKM dari sisi aktifitas kecilnya, namun harus rutin.

Baca selengkapnya

Strategi Bisnis : Kenapa perusahaan butuh media sosial online? Contohnya Google plus

Perusahaan besar dan kecil seharusnya sudah memiliki aset yang bersifat digital, sehingga dalam rangka menuju kesana maka “keterlibatan dalam media sosial online” sudah layak menjadi bagian dari aset perusahaan.  Marketing Public Relation yang mengutamakan adanya interaksi yang positif terus menerus dari produsen ke konsumen memacu adanya kontak yang berkualitas dari perusahaan.

Sehingga media sosial online sangatlah pantas untuk  menunjang hal ini, karena media sosial memilik peran kuat dalam :

  • Media deliver informarsi yang soft dan short
  • Media intervensi positif terhadap perkembangan aktifitas digital masyarakat
  • Media distribusi lintas  bagian  –> lihat gambar di bawah

sosial media perusahaan bisnis

Baca selengkapnya

Stategi bisnis : 5 tema pencitraan perusahaan melalui sosial media online

Dari sekian elemen yang bisa di sharing ke medis sosial online dalam rangka membangun reputasi terbatas, maka facebook, twitter dan google plus bisa dijadikan sarana untuk pintu informasi. Sedangkan informasi yang dibangun dalam sosial media memang disiapkan yang bersifat khusus untuk tidak memancing reputasi negatif dari khalayak umum di media onlline.

Setidaknya dengan penggunaan sosial media maka informasi dapat dikonsumsi dengan cepat oleh masyarakat.
Beberapa elemen yang bisa disampaikan adalah:

  1. Kualitas. Diskripsi mutu yang dijaminkan, hal ini untuk menghilangkan keraguan dari umum
  2. Kejelasan Layanan. Diskripsi tentang layanan yang umum dan diunggulkan, dalam hal ini sangat cocok untuk layanan tematis
  3. SDM. Kehandalam SDM terutama dengan informasi adanya penghargaan, pelatihan dan kerjasama pihal luar
  4. Peduli bangsa dan masyarakat. Ini sebagai bentuk informasi 2 arah, sehingga kegiatan  yang termasuk sosial ini menjadikan masyarakat memahami fungsi perusahaan yang memang seharusnya bagian dari masyarakat
  5. Komitmen pada pelanggan. Bukti dan informasi berkenaan adanya upaya peningkatan kepuasan pelanggan, bisa dengan informasi tentang mendapatkan testimoni positif, fasilitas baru, insentif baru untuk pelanggan, penghargaan dari pihak ketiga namun kredibel

Sehingga setiap saat bisa menggunakan sosial media untuk pencitraan selain dari kegiatan promosi dan iklan di media online tentunya. Pencitraan ini berkaitan dengan menjaga interaksi antara produsen dan konsumen agar ada timbal balik informasi yang simbiosi mutualism.,

 

Strategi Bisnis : Pentingnya perusahaan merencanakan pengunaan sosial media

Iklim positif dan negatif dari pesatnya sosial media muncul dimana-mana, namun membaca sebuah data statistik ternyata masih sedikit perusahaan yang care terhadapa sosial media online, ini bisa berdampak buruk jika masyrakat luas telah menggunakan media sosial ini dari sisi koementar negatif. Dalam era sosial media tidak semua kritikan dan keluhan bersifat membangun perusahaan karena bisa saja itu muncul sebagai serangan diam2 dari pesaing yang tujuannya tidak untuk perusahan tetapi penggemar perusahaan di sosial medianya. Ini bisa cukup parah.

Sehingga perlu sebuah perencanaan yang matang dari perusahaan untuk menciptakan sosial media yang fantastik dan memberikan informasi yang benar-benar mengimbangi informasi liar dan sulir dipantau di masyarakat.

Beberapa alasan utama kenapa perencanaan dalam perusahaan untuk pemanfaatan sosial media ini cukup penting :
Baca selengkapnya

Strategi Bisnis : Google plus serius membantu reputasi perusahaan di sosial media

Dalam fenomena lain di facebook, twitter mungkin kita melihat adanya account yang bodong atau kloningan dalam istilah forum sosial, dalam bahasa umumnya adalah account yang palsu, atau tidak jelas identitasnya atau sebagai sosok dimanipulasikan, misal namanya Aslinya “Karjo” di Facebook  memalsukan diri menjadi “Roy Suryo Asli Tenan”, sehingga pemalsuan nama “Roy SUryo Asli Tenan” berdampak mendapatkan simpatik dari banyak member FB yang  berjumlah besar karena ketenaran Roy Suryo sebelumnya. Itu sudah umum dan sulit memang untuk dicegah.
Tetapi kondisinya berbeda dengan Google Plus, walau belum lama diluncurkan tetapi embrio akan validitas account untuk perusahaan lebih unggul dari Facebook.

Beberapa hal yang bisa dikembangkan dalam Google Plus, antara lain :
Baca selengkapnya

Strategi Bisnis : Media Sosial sebagai media pertanggungjawaban perusahaan kepada umum

Ketika mengisi acara seminar di sebuah institusi swasta, ada yang menanyakan : untuk apa saja sebenernya medis sosial online itu? karena selama ini mereka sudah berusaha memberikan informasi layanan-layannan. Media sosial sepeti facebook, twitter atau google plus sejatinya salah jika hanya untuk menjaring pelanggan atau hanya untuk sekedar promosi produk. Karena fitur yang begitu banyak dapat dijadikan sebagai sarana menunjukkan jati diri perusahaan dalam membangun citra dari sisi publikasi pertanggungjawaban. Pertanggungjawaban perusahaan dalam ini sebagai upaya :

  1. Menggugurkan kewajiban atas peraturan pemerintah
  2. Menunjukkan kepatuhan terhadap pemerintah dan atributnya
  3. Menjadikan sebagai media pelaporan teks dan gambar
  4. Menjadikan media feedback atas aaktiftas  tahunan
  5. Menunjukkan komitemen korporat terhadap kemajuan bangsa
  6. Menunjukkan kedekatan perusahaan dengan pemerintah secara positif
  7. Menunjukkan kedekatan sosial terhadap bencana dan keterbelakangan ekonomi lingkungan sekitar

Bagaimana media sosial dapat  digunakan untu pertanggungjawaban kepada masyarakat?

Baca selengkapnya

Strategi Bisnis : Google Plus, sosial media yang peduli corporate

Lahirnya Google plus sebagai pengembangan dari tool Google sebelumnya yang kurang berhasil, Google Wave dan Google Buzz,  sepertinya memiliki arah yang berbeda dengan keduanya. Google Plus  lebih fokus dalam pengembangan media sosial yang aplikatif terhadap kepentingan aktifitas perusahaan,  sehingga tidak relevan membandingkan Google Plus dan Facebook dari kacamata bisnis, namun jika dari sisi fitur dan aplikasi memang keduanya akan menjadi puncak perhatian.

Penggunaan Google Plus memang belum memilikai panduan yang istimewa seperti Facebook, namun seperti itu pula adanya ketika Facebook baru lahir, begitu juga dengan masih minimnya aplikasi dari pihak ketiga.

Pertumbuhan jumlah member Google Plus sudah mencapai 1o juta hanya dalam   2 minggu, itupun pertumbuhan yang masih bersifat tertutup, artinya tidak semua orang bisa bergabung dengan kehendak sendiri, perlu ada Invite dari member lain yang sudah menjadi member. Apa jadinya jika semua secara mandiri bisa mendaftarkan diri? Tentu lebih dari 10 juta member google plus.

Google Plus mengembangkan Brand Pages, yang berbeda denganb Fanspagenya Facebook

Brand pages mesti sedang dalam proses pengembangan, namun cukup memberikan harapan adanya pola penghargaan terhadap aset berupa brand. Kita pahami brand adalah aset termahal dari sebuah usaha, karena disana tergambar identitas dan formalitas perusahaan sebagai jembatan antara perusahaan dan masyarakat.

Dengan fokus kepada brand pages tentu jika salah satu perusahaan membangun pencitraan di Google Plus, pesaing atau followernya juga berusaha meraih pola yang sama.
Baca selengkapnya

Strategi Bisnis : Pentingnya Sosial Media bagi citra perusahaan

Dalam sebuah seminar di Surabaya saya menyampaikan tentang index dari peranan Web Marketing, memang media sosial tidak lagi di nomor satu, namun tetap harus diperhatikan, karena peran  media sosial berbasis online dalam membangun citra perusahaan dirasa cukup efektif, sebagai pilar dari marketing dan public relation tool. Media sosial dalam hal ini dibedakan dari masing-masing fitur, karena memang ada perbedaan mendasar antara Facebook, Twitter, Google Plus dan lain-lain, namun setidaknya dalam mendukung strategi bisnis, ada beberapa hal yang bisa menjadi catatan :

  1. Mudah diaksesnya media social dari perangkat yang sederhana hingga canggih
  2. Simpelnya pesan cenderung mudah dicerna dalam waktu singkat
  3. Upaya yang one to many, artinya di posting seseorang yang mewakili perusahaan namun bisa menjangkau banyak pelanggan
  4. Cepat dalam distribusi informasi
  5. Adanya notifikasi dalam bentuk email, sehingga informasi bisa diakses lebih dini dan cepat.

Baca selengkapnya

Bisnis & Marketing

Langganan Artikel Bisnis Marketing Toko Online Wirausaha

  • Begitu ada artikel baru, Anda dapat email pemberitahuan