Strategi Bisnis : Jangan terlalu banyak umbar keunggulan dalam promosi

Strategi Bisnis. Sudah lebih dati 70 kali saya diminta sharing/narasumber dalam berbagai kegiatan skop strategi bisnis, yang pada akhirnya banyak peserta yang menghubungi paska kegiatan tersebut dengan melampirkan penawaran dan kerjasama, baik untuk promosi, marketing atau hanya untuk pendampingan. Ada 1 hal yang menarik dari semua itu, yaitu rata-rata dari para rekan calon pengusaha dan pengusaha atau pelaku usaha sampingan baisanya terlalu yakin dengan ini :

  1. Merasa idenya berbeda dengan yang lain, sedangkan dia belum pernah mengecek dari pesaing2., sehingga lemah ide pembedanya
  2. Merasa bahwa produk lebih baik, padahal semua itu baru dari sisi prosesnya, belum melihat produk itu setelah di gunakan 3-4 tahun lagi seperti apa kuat dan awetnya. (Awet dan daya tahan beda, kalau daya tahan tidak bsia dikatakan “tergantung pemakain”, karena itu pemahaman yang mengaburkan, bahwa produ itu belum masuk area ujicoba yang matang)
  3. Merasa ide barunya lebih segar, padahal sering terjadi ide barunya itu pernah dimunculkan pelaku usaha yang sama beberapa tahun sebelumnya dan terbukti gagal.
  4. Merasa bahwa dengan keluar dari sebuah perusahaan, karena telah mengetahui semua proses bisnisnya, kemudian mendirikan perusahaan untuk bersaing dari tempat bekerjanya yang terdahulu, padahal dia baru mengausau dari sisi prosesnya belum kepada filosofi marketing dan strategi yang diterapkannya. Baca selengkapnya

Strategi Bisnis : Jangan lupakan segmentasi dalam membangun usaha

Selalu dalam kisahnya, bisnis bisa gagal dan sukses makanya mantapakan segmentasinya dahulu di awal, agar kita tidak kehilangan energi, waktu dan dana.

Banyak yang yang usahanya tenggelam di 3 tahun pertama, namun ada yang justru melonjak 3 tahun pertama. Memang dari awal harus disadari dalam bisnis bisa gagal dan bisa sukses, namun tidak harus gagal dahulu untuk sukses.

Strategi bisnis didalamnya ada strategi marketing, sehingga jika pengusaha hanya mempedulikan aspek produk terus, tidak memberikan pendekatan marketing didalamnya, maka  ada kecenderungan bahwa produk belum tentu bisa booming, persoalannya bukan pada marketing  yang menjadi “penyelamat” tetapi karena meman setiap produk yang diarahkan ke market, maka sebiaknya dibekali ilmunya yaitu market+ing (marketing).

Untuk itu kuarkan strategi bisnis dengan pola segmentasi yang tepat, beberapa keuntungan ada nya segmentasi yang tepat di awal bagi bisnis Anda:
Baca selengkapnya

Hindari bisnis e-book berbasis piramida, apalagi dengan spaming

Hakekat sebuah bisnis yang benar bukan pada berapa saya dapatkan uang dari sana, tetapi apakah bisnis itu bisa saya kuasai baik produk, alur dan mekanismenya syukur masa bisnis yang  Sustainable. Tetapi memang di Indonesia ini banyak sekali penggangguran, atau ketidak sesuaian pendapatan dengan pengeluaran sehingga usaha sambilan apapun diminati, termasuk penjualan e-book dengan sistem berantai, piramida, stuktur url dll.

Ketika saya menganjurkan kepada seseorang yang “lagi” demam bisnis reseller e-book maka akan sulit mengubah mindsetnya, karena ibarat mobil sedang menanjak mengarah pada impiannya. Namun mengarahkan kepada seseorang yang gagal dan membuktikan bisnis e-book tidak selamanya menguntungkan bagi semua pihak maka akan lebih mudah.

Pada tahun 2004 saya termasuk pemain dan pendiri salah satu usaha e-book dengan affiliasi, sudah cukup lumayan penghasilan saya, namun ketika saya melihat sebuah tulisan  ustadz, segera saya tutup web saya dan domain saya biarkan hilang.

Memang benar, bahwa bisnis yang baik sebenernya bukan dari bagaimana mudah mengikutinya, tetapi :

Baca selengkapnya

Bisnis & Marketing

Langganan Artikel Bisnis Marketing Toko Online Wirausaha

  • Begitu ada artikel baru, Anda dapat email pemberitahuan