Tren sistem penggajian SDM di era informasi

Sistem penggajian di tahun 2014 ini mengalami pembaharuan yang signifikan, mengingat potensi SDM di Indonesia di level tertentu mengalami peningkatan kualitas yang sangat baik, memiliki keunggulan dan daya saing tinggi, ini berbeda yang secara mayoritas di Indonesia memang SDM nya masih ketinggalan di banding dengan negara lain.

Saat ini berbagai perusahaan memiliki karakteristik dalam sistem penggajian, mungkin jika secara teroritis akan menjadi sangat panjang tentang sistem penggajian ini, namun tulisan ini hanya akan mengambil dari sisi praktis, lebih mudah dipahami untuk diterapkan pada usaha di Indonesia.

Setidaknya ada latar belakang masalah, salah satu saja dari berbagai alasan yang yg ada, adalah secara makro  begitu kompleknya persoalan di negara Indonesia, hal ini menyita energi masyarakatnya, yang secara mikro bisa dilihat mulai dari sistem kampanye pemilu, pilkada, sistem tawuran, gank, pencurian dll,  yang itu tetap butuh cost dalam individu seseorang untuk meningkatkan faktor keamanan dan kenyamanan, meskipun hanya kebutuhan soal sewa satpam di perumahan, banjir, CCTV, mobil yg lebih aman, dll. Nah pemicu di atas salah satu yang memudahkan orang berpindah-pindah pekerjaan selama tawaran sangat menggiurkan, tentu pada level SDM yang sangat berkualitas dan kompeten,berbagai benefit dari perusahaan terus di kreasi semakin baik dan mengunci posisi SDM yang strategis dalam perusahaan, namun harus diingat bahwa

  1. Besarnya gaji bukan satu-satunya pemicu betah tidaknya seseorang dalam bekerja
  2. Hubungan kerja dan suasana kerja juga merupakan sebuah hadiah dari sisi hati  SDM, artinya bahwa jika dikatakan semua pekerjaan tidak enak, maka ada perusahaan yang semakin mengarahkan kepada bekerja itu makin enak, bisa melihat bagaimana perusahaan Google membuah betah SDM nya, sangat inspiratif
  3. Karakter atasan, dalam ini dibedakan antara atasan sebagai pemilik perusahaan atau hanya yang berwenang mengelola perusahaan, ada banyak perbedaan, setidaknya unsur arogansi, akurasi penilaian, kekawatiran,
  4. Kejelasan Remunerasi, menjadi salah satu daya tarik secara umum
  5. Jarak atau lokasi kerja, berbeda daya tariknya ketika perusahaan minyak di lepas pantai, jauh dari daratan dengan di tengah kota jakarta
  6. dll

Baca selengkapnya

Bisnis & Marketing

Langganan Artikel Bisnis Marketing Toko Online Wirausaha

  • Begitu ada artikel baru, Anda dapat email pemberitahuan