Pelatihan di komunitas bisnis, efektifnya dengan Andragogi

Tulisan ini muncul karena beberapa kali menjadi top leader di beberapa komunitas besar, sehingga pemilihan Andragogi dan Pedagogi, menjadi pertimbangan dalam pelatihan di komunitas bisnis, salah satu keunggulan penerapan metode Andragogi adalah bahwa “guru/trainer” adalah  bukan yang paling utama, sehingga Kurikulum tidak bisa hanya dibuat dengan melibatkan Trainer/Guru saja.  Karena di Komunitas Bisnis umur rata2 sudah dewasa, sudah memiliki garis pengalaman, hambatan. Saat ini memang di SD, SMP  penerapan Pedagogi sangat tampak, karena memang siswa SD dan SMP belum memiliki pengalaman, hambatan, input sebelumnya. Baca selengkapnya

Business Plan : Medan Persaingan usaha

Salah satu aspek dalam menyusun Rencana Bisnis, antara lain dengan menekankan kepada perhitungan “medan persaingan”, yang setidaknya ada rincian  kondisi persaingan saat ini dan siapa saja yg bermain didalamnya, juga dengan cara apa mereka2 ini mengandalkan alat bersaingnya, sehingga ini menjadikan pertimbangan, bagaimana mau memenangkan pasar jika kita sendiri tidak tahu mana saya yang harus dilampaui.

Itu penting, jika kita memiliki banyak ide namun belum ‘menengok’ kondisi persaingan artinya kadang-kadang kita belum benar2 siap untuk menerima pesaing sebagai ‘sahabat’, ‘pendorong’ ‘ inspirasi’, karena melongok sejenak kondisi persaingan itu berarti kita dapat ketiganya di atas. Memang agak butuh waktu untuk melihat kondisi persaingan sebenernya, namun daripada ganggur dan banyak waktu senggang, alangkah baiknya itu dijadikan satu kegiatan, agar kita tidak berasa paling besar saat ini, namun di medan persaingan seebenernya sudah ada yg bersiap dengan gerakan yang lebih disukai pasar.
Namun jika dalam hal memulai usaha, mungkin ada beberapa peristiwa, misal

  1. Ada beberapa usaha kuliner tidak begitu maju, bahkan merugi, karena mungkin baru fokus kepada produksi, kepada promosi, namun belum benar2 melihat kondisi persaingan di area setempat.
  2. Ada beberapa usaha Distro kaos, belum begitu maju, karena mahir dalam produksi tapi tidak melihat kondisi pasar
  3. Ada beberapa usaha herbal, dibangun karena tidak melihat produk sejenis di pasar sebelum diluncurkan, ternyata begitu dipromosikan ‘tidak menjadi’ yang unggul di pasar.
  4. dll

Baca selengkapnya

Mendesain logo yg sehati dengan pikiran konsumen

Karena kita semua manusia, ada batas ingatan dan batasan proses mengingat kembali, maka itu disadari perusahaan2 besar, sehingga dalam membangun logo perusahaan dibuat 

  1. sangat mudah diingat
  2. sangat mudah dikenali
  3. dll (bisa searching di milis ini tulisan sy berkenaan logo) Baca selengkapnya

Bisnis Online : Resep awal memulai usaha online

Dalam memulai usaha online, banyak sekali strategi nya, sehingga bisnis online menjadi pilihan banyak orang. Bisnis online adalah sebuah solusi bagi yang memang modal dana tidak cukup kuat untuk menyewa RUKO, KIOS dll.

Namun kita harus berhati-hati dalam bisnis online, karena informasinya yang ada juga begitu bertebaran :

  1. Informasi sampah, yang bertebaran di banyak tempat, tapi sebenenya tidak sedang untuk sukses online, hanya menjual program affiliasi saja
  2. Informasi stimulasi, menawarkan informasi sepotong, ujung-ujungnya beli jika butuh yang lebih detil
  3. dan lainnya

Namun setidaknya resep motivasi diri kita bisa fokus kepada :

Baca selengkapnya

Rusdi Kirana, inovatif dalam pemikiran Lion Air, Airbus dan Boeing

Profil Rusdi Kirana , memang sangat identik dengan LION AIR  karena memang dia lah DIREKTUR UTAMANYA, dan sudah terakui keberanian dalam melakukan ekpansinya, bagaimana tidak karena memang 234 Airbus dan 200an lebih Boeing 939-900-ER, berhasil dikontrak adakan untuk kepentingan penerbangan di Indonesia dan sekitarnya. Cita-cita Rusdi Kirana, 1000 pesawat terbang di asia pasifik ini. Pengadaan pesawat ini tidak menggunakan modal cukup besar, boleh dikatakan tanpa modal jaminan fisik, tapi lebih kepada reputasinya. Lalu pengadaan ini dari mana pendanaannya? LION AIR dalam kreasi Rusdi Kirana mendapatkan kemudahan dari talangan dana Lembaga Keuangan Eropa yang mengurus kredit ekspor (ECA). Baca selengkapnya

Strategi Bisnis : Dongkrak penjualan dengan delivery order

Kaget sy disalip sebuah motor warna merah dengan  kotak di jok belakang dg logo yg sudah tidak asing, yah KFC Delivery order. Juga beberapa hari berikutnya.. ada Mac Donald, ada Juga Pizza HUt, sepertinya memang akhir2 ini banyak berkeliaran motor2 para pengantar makanan, kiriman barang dll Yah mereka menguatkam layanan dalam delivery order dan short number untuk pemesanan.

Meningkatkan layanan delivery order adalah upanya taktik bisnis yang baik, bahkan saya amati di Resto dekat saya jumlah motor yang disiagakan sekarang bertambah. Bisnis bidang kuliner memang menarik karena itu MERUPAKAN ASPEK BISNIS yang memenuhi kebutuhan primer manusia, sehingga jika pendekatan persepsinya brandnya terus dibangun maka untuk menggali repat order sangat berpeluang. Namun tantangannya tinggi karena memang pertumbuhan usaha dari skala rumah tangga hinngga RESTO terus meningkat, yah inovasi dan kreasi menjadi jalan SURVIVE. Tapi kreasi dan inovasi tidak semata asal2 an, atau asal aneh, atau asal unik,  namun lebih kepada apa yang dibutuhkan dalam MEMENANGKAN PERSAINGAN untuk merebut HATI Konsumen..

Baca selengkapnya

Dasar Marketing : Mengenal Penetrasi Pasar dan Pengembangan Pasar

Banyak sekali kalimat tentang Penetrasi pasar dan pengembangan pasar, lalu apa sebenernya perbedaan dari keduanya?

Penetrasi pasar, logikanya seperti ini, jika Anda sudah memiliki produk saat ini, jika produk  Anda sudah bisa masuk pasar saat ini, maka PENETRASI PASAR adalah upaya meningkatkan penjualan produk lama di pasar yang lama dengan menguatkan aspek promosi, dengan iklan yang makin efektif dan variatif sesuai target pasar atau mungkin dengan cara endekatan yang berbeda namun lebih membumi. Misal produk INDOMIE, ketika isinya sama dari dulu kala, namun pendekatan kepada pengecer, para penjual WARUNG INDOMIE semakin baik agar tetap konsisten menjual merek a Indomie. Baca selengkapnya

Strategi Bisnis : Iklan media online sebailknya lebih personal

Dalam Artikel “strategi bisnis : iklan media online sebaiknya lebih personal”,  ketika pagi hari membaca koran pagi di kantor, mungkin Anda bisa membawa koran itu ke teman lain untuk diskusi, namun akan sangat berbeda ketika iklan terbaca dalam media online, maka harus ada tindakan yg lebih dari itu, karena ada upaya  atau send by email, yg keduanya akhirnya lebih kepada hubungan personal, email, social media dll

Artinya bahwa di media online unsur komunikasi personal lebih dominan, sehingga ketika akan memaasang iklan online sebaiknya Baca selengkapnya

Strategi Bisnis : Pentingnya social benefit dalam marketing

Sebelum membahas tentang kedalaman social benefit, ada sebuah ilustrasi ringan,  : Usaha angkringan adalah bentuk usaha yang tumbuh di mana-mana, bahkan boleh dibilang disinilah banyak peningkatan ekonomi bawah, baik dari penjual juga pembeli dari harga-harganya yang khas terjangkau. Tapi sadarkah bahwa usaha angkringan meski tradisional, namun juga memiliki keunggulan dalam mengemas social benefit secara alamiah, yang kita pun bisa belajar dari mereka ini, walau hal ini tumbuh tanpa di sadari oleh kebanyakan hanya dari sebuh kebiasaan. Memang ilustrasinya dari Usaha Angkringan namun esensinya bisa untuk usaha bentuk lain. Baca selengkapnya

Strategi Bisnis : Strategi Membangun Kemasan Produk yg menjual

Bukan hal baru lagi, jika kemasan sebuah produk memiliki beberapa nilai daya saing, sehingga dari sana juga keseriusan perusahaan memulai titik daya tariknya, membangun persuasinya, membangun images nya, dan lain sebagainya.

Kemasan produk tidak sekedar membungkus, tapi ada beberpa fungsi termasuk iklan. yah iklan dalam kemasan. Namun tentu itu semua adalah perencanaan dan pandangan dari sisi produsen, lalu apa menurut konsumen tentang kemasan ini?

 

Beberapa hal ini penting menurut konsumen, berkenaan kemasan :
  1. Kemasan unik, menjadi incaran banyak konsumen, setidaknya ketika di letakkan di supermarket, pameran memiliki daya tarik dari keunikannya
  2. Mudah dikenal –> lokalisir, dengan bahasa negara setempat misalnya Indonesia, English dll didukung dari karakter kemasan yang tidak terlalu rumit, bentuk yang standar dan warna yang tidak berubah2 drastis. dll
  3. Sangat mudah diingat –> sebaiknya jangan mudah gonta ganti kemasan, artinya jangan menjdikan konsumen bingung atas pergantian kemasan yang terlalu sering, sehingga menimbulkan keraguan, apakah produk ini benar yg diinginkan, apakah benar masih sesuai kualitas sebelumnya 
  4. Mudah dilihat —> jelas huruf, gambar produk, dan bentuknya. Sehingga ketika diletakan dalam tumpukan, dalam alas meja, tipografi yang standar dan tulisan jangan terlalu ramai dan kecil2
  5. Cocok dan sesuai dengan isinya, yah ini penting artinya ada kecenderungan ketika bungkus dari warna dan gambarnya benar-benar lambang bentuk dari dalamnya.
  6. Karakter  emosional   –> Kemasan adalah kebanggaan, seorang ibu2 dengan percaya diri membawa sebuah baju baru dengan kemasan yang utuh karena dari kemasan itulah orang tahu bahwa di dalamnya adalah produk mahal, produk yang elite, produk langka, produk yang ideal, produk yang selalu menjadikan pemiliknya memiliki nilai lebih.
Nah itu singkat saja yang penting ketika Anda ingin mendesain jangan abaikan beberapa hal yang menurut konsumen adalah penting dan menjadi alasan penting kemasan Anda baik dan menarik

Banyak jasa desain kemasan di Indonesia, persoalannya bukan pada  keahlian desain saja (mahir corel, photosop, AI dll) tetapi juga kepada “kesesuaian harapan” dengan konsumen.

Karena kemasan yang baik juga sebagai iklan

– itu kenapa kemasan cat (galon cat tembok dll,  minuman dll di desain agar bisa digunakan untuk kepentingan lain setelah dipakai, agar bisa beriklan juga toh…
 

Strategi Bisnis : Membangun keunikan bisa dari atas, bawah, belakang dan depan

Sebelum fokus kepada membangun keunikan, diawali dari sebuah cerit ringan : Semalam jam 8 dapat sms ajakan wisata kuliner, kami 6 orang  satu kendaraan, dalam perjalanan berangkat kami bahas kenapa salah satu target kami adalah sebuah usaha bakmi di daerah pundong, bantul. Jujur ini jauh juga, daerah yg pernah hancur berat karena Gempa Jogja. Sebenernya memang ada yang menarik dari ajakan ini

  • Bakmi ini jauh dari keramaian kota, bahkan di desa, namun pengunjung dari berbagai wilayah
  • Bakmi ini membuat mie sendiri bentuknya sangat unik kotak tipis panjang seukuran tali sepatu berbeda dengan Bakmi pada umumnya yang bahan bakminya seukuran lidi-lidi
  • Bakmi ini mengusung keunikan konsep pedas yang berbeda, tidak menusul lidah langsung pedasnya, namun jika tidak kuat memang perut bisa panas
  • Dinamaman MIDAS karena memang konsepnya BAKMI PEDAS, sehingga berbeda dengan bakmi lain yang mengusung konsep BAKMI ENAK GURIH dll Baca selengkapnya

Strategi Bisnis : Dongkrak penjualan dg menggeser audience

Dalam ilmu strategi bisnis, tema menggeser Audience sebenernya tema lama banget, mungkin ketika sy masih terjun di Tim Marketing lapangan beberapa tahun lalu, mamun ini tetap bisa diterapkan saat ini, karena kendala dari penjualan ini mungkin akan terus ada di mana-mana, sehingga bisnis kadanga dirasa tergantung dari lancarnya penjualan, walau sejatinya tidak hanya itu saja. Namun memang mendongkrak penjualan adalah sebuah upaya untuk peningkatan  agar bisnis tetap eksis, baik bisnis sampingan, bisnis rumahan dan bisnis utama.

Nah menggeser audience ini bisa sy ambil contoh dari seorang rekan yang usaha BIMBINGAN PRIVAT nya kurang begitu maju, dengan sasaran untuk Pelajar SD SMP, awalnya memang terpikir bahwa bisnis nya ini akan selalu maju dengan cara lama namun dalam perkembangan penjualan nya tidak seperti yang diinginkan.
Baca selengkapnya

Strategi Bisnis : 5 hal yang dipersiapkan sebelum membuat web

Tergesa-gesa memesan web bisnis tanpa persiapan materi, menjadi kebiasaan yang harus diubah karena web adalah perangkat yang merupakan salah satu bentuk dari unsur perencanaan strategi bisnis.

Terkadang karena ambisi begitu kuat sehingga keinginan membuat website dipikir 100% akan beres tanpa pemesan menyiapkan materinya, jelas ini sangat salah. Karena sebenernya desainer web masuk pada ranah MENINDAKLANJUTI dari materi apapun kepada media online.

Baca selengkapnya

6 Nilai komunikasi dalam komunitas

Faktor Komunikasi dalam komunitas, baik itu komunitas pengusaha, komunitas bisnis/profesi dll,  bisa  menjadi alat perjuangan memajukan komunitas terutama jika jarak antar member berjauhan. Dengan terus membangun komunikasi maka diharapkan komunitas ini menjadi bagian dari perilaku hidup, bukan sebatas harapan jika sedang dibutuhkan saja, misal sedang kena masalah modal, marketing, izin dll

Beberapa kekuatan komunikasi dalam komunitas antara lain :

  1. Kejelasan dan kemudahan akses perangkat komunitas : AD/ART, Rencana Strategis, PROGRAM KERJA, Struktur Organisasi, Notulen RAPAT,  dll ini segera harus di bangun dan bisa diakses 24 jam bias online dan offline agar masyarakat semakin sadar akan “kejelasan perjuangan” walau perlu ada kejelasan ruang dan verifikasi dokumen misal versi berapa, revisi berapa, berlaku sejak kapan… sehiniga validitas dokumen sangat jelas. Baca selengkapnya

Bisnis : Menjadikan harga bukan alasan pembelian atau penolakan

Di era lama masih banyak beranggapan bahwa harga adalah satu-satunya nyawa dalam keuntungan, dalam bahasa awam harga tinggi bisa mendatangkan laba yang tinggi. Namun belum tentu pada era sekarang, karena ada banyak alasan konsumen yang tidak lagi mempertimbangkan faktor harga sebagai alasan membeli atau alasan untuk menolak penawaran produsen.

Kondisi-konsidi ketika harga bukan sebagai alasan utama, sejatinya muncul karena konsumen tidak memiliki kepekaan yang tinggi terhadap logika harga, lebih mengedepankan kepada emosionalnya, kepada ‘selera’ dan prestisenya.  Semua ini menjadikan rumus bahwa konsumen sejatinya memiliki kepekaan harga yang berbeda-beda.

Ambil contoh, saya tidak pernah tertarik dengan penawaran HP CHina, entah kenapa meski fitur sangat canggih, karena saya sudah memiliki  pengalaman dan cerita yang membuat unsur emosinal saya menolak HP murah produk china, yang sekarang di level 300ribu-500ribu sudah bisa membeli Smartphone dengan OS Android dan touchscreen.

Sehingga jika dirumuskan ada faktor-faktor yang mempengaruhi masing-masing konsumen

  1. Produk memiliki kekhususan tersendiri, meski mahal itu bukan alasan untuk ditolak, dahulu ada Laptop Mac Apple yang katanya tidak mudah kena virus, beda dengan Windows. Sehingga pebisnis memikirkan keamanan data lebih segalanya dari harga laptop.
  2. Pembeli tidak begitu mengerti, produk sejenis sebagai pembanding, ini terjadi ketika seorang rekan masih fanatis terhadap blackberry waktu itu, karena hanya Blackbbery yang ada BBM sebagai tool personal mesege terakurat karena melekat kepada perangkat (hanya blackbbery tidak bisa yang lain), tercepat, ter-asyik saat itu, namun ketika dalam perjalanan sekarang ada Android dengan Whatsapp-nya kondisi akan sangat berbeda. Pada awalnya orang berbondong-bondong membeli Blackbberry meski seharga 5-8 juta.
  3. Rendahnya biaya perawatan, terutama untuk instansi, menjadi hal penting. Ketika ada pejabat membeli Toyota Camry, kemudian saya tanya alasan pengadaaan-nya karena memang garansinya menyeluruh, pernah mobil kejatuhan buah Pakel, atap penyok, belok nyenggol pagar, kemudian shock breker dirasa kurang empuk, hingga diganti 3 kali, semua free, padahal 1 set perangkat 8 jutaan, sudah ganti 3 kali, tanpa pengeluaran. Ada rekan membeli perangkat Digital Printing, harganya lebih mahal 2 kali lipat dari produk China, tapi tetap dibeli karena digaransi sekian waktu jika rusak service gratis, termasuk pernah mendatangkan teknis dari luar negeri, namun semua dijamin karena garansi, persoalan dalam hal ini bagi pelaku bisnis, agar usahanya tidak tersendat  hanya karena service, lebih baik beli yang lebih bagus dan ada garansi jelas secara full.
  4. Produk secara emosional mewakili sebuah simbol gengsi, kualitas,  dan ekslusif/terbatas. Itu kenapa jam tangan seharga 40 juta dibeli, ada anak muda dibelikan ayahnya mobil 6 Milyar? Karena ada strata kelas, yg sangat emosional

Rasionalitas kadang tidak menjadi alasan utama, karena ada faktor emosional yang juga cukup menjadi keputusan membeli ingin serba cepat, serba bersaing, serba bisa segera menunjukkan sesuatu, harga berapapun tidak masalah, itu kenapa ketika tetangga saya yg masih TK dibelikan Blackberry yang cukup mahal, maka yang dibelikan pun tidak tau alasannya. Karena kepekaan anak dan orangtua pun bisa beda.

« Previous PageNext Page »

Bisnis & Marketing

Langganan Artikel Bisnis Marketing Toko Online Wirausaha

  • Begitu ada artikel baru, Anda dapat email pemberitahuan