Karyawan dalam kategori yg simpel utk UKM

Kekuatan bersaing saat ini menjadi tolak ukur untuk maju memenangkan pasar jika perusahaan belum menciptakan daya saing yang unggul maka belum tentu bisa masuk dalam peta persaingan di pasar yang sebenernya, masih jauh dari persaingan yang nyata, hanya semua semata.

SDM mejadi salah satu pola untuk memenangkan persaingan, tidak harus pada ukuran karyawan yang semuanya harus hebat dengan gaji mahal. karena pada pola tertentu kita perlunya mencari karyawan yang sabar, tekun, paham dan cepat reaksi, meski dari sisi pendidikan tidak terlalu tinggi.

Lalu bagaimana mudahnya menyusun peta karyawan, dalam permodelan sederhana? Baca selengkapnya

Memulai usaha dari modal minimalis, fokus kemana?

FOkus memulai usaha bisa dikategorikan sebagai hal yang cukup sulit jika para pemula dalam bisnis memilihi harapan yang sangat tinggi dengan modal materi dan imateri yg minim. Modal imateri menjadi penting dalam memulai usaha, karena imateri adalah modal kemauan, daya tahan, skil, dan kuat menghadapi cobaan yang ada dalam membangun usaha.  Intinya dalam memulai usaha ada modal imateri atau sering disebut modal intagible.
Baca selengkapnya

Kewirausahaan : Berbisnis basis hobi, cara pandang yg benar

Berbisnis dengan hobi, yah sudah terlalu sering kita dengar, bahkan semua orang bisa mengatakan ini, anak SMP pun bisa, ketika sy diminta sharing di anak2 SMK, juga rata2 mengatakan bisnis bisa dimulai hari hobi. Namun jika salah mengartikan ini, maka bisa makin menghambat ketika seseorang tidak punya hobi, berarti gak bisa berbisnis dong, atau hobi kita tidak terlalu menjual, bukan berarti ada hambatan untuk bisni dari hobi.
Kadang juga ada yang berpikir juga  “pasarnya juga bisa terbatas nih hobi saya” Baca selengkapnya

Kewirausahaan : Pola pikir memulai usaha

Memulai usaha kadang menjadi momok, sesuatu yang berat, namun setelah melawati fase memulai usaha itu, biasanya akan menemukan ruang kreatifitas yg lebih tinggi, ekpresif, penuh keberanian, ada rasa percaya diri. Namun memulai usaha juga masih menjadi masalah klasik,  klise, shingga di mana-mana sering ada pertanyaan, “bagaimana memulai usaha? lalu dijawabn memulai usaha itu mudah, memulai usaha yah segera, dll namun sebenernya persoalannya bukan di sana, namun lebih kepada, ‘bagaimana bekerjasamanya’. Baik itu nanti dengan pemodal, atua supplier, atau pelanggan atau bahkan nanti dengan pesaing.

Ada memang sebagian orang memulai usaha dengan lebih percaya diri mengatakan, “anti TEORI” karena itu menjadi gerakan, maka sebenernya gerakan ‘anti teori’ itu justru menjadi sebuah teori baru yang intinya memulai usaha = ‘tanpa teori’ Baca selengkapnya

Memulai usaha : Diawali dr yg mudah dahulu

Memulai usaha tidak sesulit yang dibayangkan, kalau hanya “memulai usaha”,  namun untuk mensukseskannya memang butuh usaha  lebih yg terkadang kita harus pandai “tutup kuping” atas ungkapan nyiyir, sindiran, ungkapan pesimis, nada miring dll. Kalau mau maju dekatilah aura optimisme. Berprangka baik pada Tuhan, karena Tuhan yang bisa mendorong kita sungguh lebih maju dari sekarang ini.

Terkadang kita merasa sulit memulai usaha, karena memang diawali dari sebuah anggapan usaha harus perfect. harus megah diawal, dengan grand opening yang sangat besar dan ramai, dengan gedung dan fasilitas yang lengkap. Tidak, semua tidak berawal dari sana, memulai usaha tidak harus pada sisi yg sulit, tapi tentu banyak dari sisi yang mudah nya. Kita sudah dibekali pikiran dan energi tenaga, mesku belum ada mobil, gedung tetap bisa memulai usaha. Baca selengkapnya

Menentukan Value saat memulai usaha bisnis bagi pemula

Kadang jika melihat persaingan di bisnis fashion, memperhatikan secara seksama, maka kan terasa sekali bagaimana semua lini digunakan untuk bersaing, bahkan merek pun dibangun kesan luar negerinya, padahal produk lokal.

 Namun ada juga yang alamiah, kadang usahanya mengalir saja dan itu tidak masalah, karena memang menjalani usaha itu sangat variatif, tidak sama persis masing-masing pihak yang terlibat. Baca selengkapnya

5 hambatan mindset pemula untuk memulai usaha

Memulai usaha sejatinya tidak  hanya dari sisi yang selalu sulit, besar, modal tinggi, harus pintar,  karena yang terpenting adalah pemikitan awal kita, rencana awal kita.  Namun secara mindset, ada beberapa hambatan yg sering menjangkiti pemula.

Satu, Gengsi, maunya usaha bergengsi, tidak mau yg kotor2, tidak mau yg berbau sales ketemu banyak orang, padahal banyak usaha yang kotor2 namun akses bisnisnya bagus, misal Barang bekas, ternak, dll Baca selengkapnya

Memulai usaha : Produk dulu atau marketing dulu?

Memang sudah zamannya sekarang ini, kita memiliki mindset dari pendekatan marketing, kalau zaman dulu orang mau memulai usaha selalu berpikir PRODUK dulu jadi baru memikirkan pemasaran. Zaman dahulu yang penting produk hebat pemasaran bisa asal2 an


Namun sekarang persaingan begitu kuat, duplikasi begitu cepat, posisi penjual dan pembeli bisa bergeser cepat, hari ini dia pembeli ku besok bisa jadi pedagang yang menyaingiku, jadinya saling bersaing dalam waktu sehari karena kemudahan mendapatkan produk dan menjadi agen, reseller.
  Baca selengkapnya

Kewirausahaan : Memulai usaha Minim Resiko, walau minim Profit

Mengawali usaha memang ada beberapa jalur dan banyak buku, seminar memulau usaha yang menggambarkan kemudahan, tanpa modal dan lainnya. Sejatinya, mudah tidaknya dalam memulai usaha itu tidak bisa digeneralisir, setiap orang memiklik kepekakaan dan kesiapan yang berbeda- beda, sehingga yang bisa hanya menentukan bagaimana memotivasi agar selalu dalam kondiri YAKIN dan terus KREATIF, dalam kondisi MEMULAI, setidaknya memiliki pemahaman ringan :

  1. Memiliki resiko kerugian yang minimal, sehingga meminjam modal ke BANK hingga Milyaran bukan kebanggaan
  2. Memiliki keuntungan sedikit tapi stabil, asal modal fleksibel. Ini lebih aman dan tentram
  3. dll dll Baca selengkapnya

Kewirausahaan : Kesiapan mental memulai usaha

Kadang ketika habis mengikuti seminar kewirausahaan, workshop maka semangat sangat menggebu, ketika esok hari sehabsi bangun tidur sudah berbeda lagi, kemudian setelah ada rutinitas lain, sudah beda lagi kondisinya.

Yah memang ada yang seperti itu, karena memang motivasi dalam diri sendiri, kadang perlu refill atau reposisi.  Karena keberanian memulai usaha juga didukung pemahaman kewirausahaan yang baik, walau masih minim.

Sifat mengebu-gebu bisa  beralih menjadi menjadi tergesa-gesa dalam memulai usaha, sehingga melupakan aspek mental kita. Mental memang harus dilatih, di biasakan, dikondisikan, dan memang itu butuh waktu.  Kadang ketergesaan memulai usaha, memaksa untuk mengabaikan pondasi mentalnya, pondasi skilnya, pondasi keilmuwannya, sehingga ketika jatuh, bruukk terasa lebih berat, dan sulit tidur.   Namun berbeda dengan yang sudah terbiasa menghadapi masalah2, dan paham mengalokasikan emosi keterpurukan itu, menjadi sebuah jalan keluar yang sudah terbangun rapi,  ada yang langsung  mendekatkan kepada Tuhan Yang Maha Kuasa

Kemanakah pondasi itu diletakkan? Baca selengkapnya

Kewirausahaan : Proaktif atau reaktif Anda ini?

Proaktif, adalah suatu posisi ideal di mana kita melihat, menata masa depan dari sekarang, dan menentukan langkahnya kongkret saat ini.  Proaktif mampu memetakan apa yang harus disikapi dan dilakukan sekarang untuk masa depan

Reaktif, adalah suatu kondisi di mana kita menyerah dan hanya menyikapi dari kondisi lingkungan yang ada, menanggapi dari lingkungan, menjawab fenomena yang ada. Pada suatu kondisi kita hanya seperti berusaha Mematikan api, dari percikan2 api yang timbul di sana, disana lagi dan disana yang lain. Tapi tidak mampu mengantisipasi secara konkret saat ini.
Baca selengkapnya

Kewirausahaan : Percaya diri dalam memulai usaha

Kenapa banyak orang tidak percaya diri memulai usaha, baik itu mahasiswa, ibu rumah tanggga, karyawan, pensiunan?Secara umum mungkin diungkap dalam bahasa praktis, mudah saja :

  1. karena memang sebagain besar seperti sedang memelihara Awan hitam di atas Tubuh kita, yaitu awan KETAKUTAN2. 
  2. karena memang belum bisa mengerti mulai dari mana, karena banyak media cuma mengatakan mudah mudah saja
  3. karena kurang lihai mencarai sahabat penuntun yang baik
Sehingga ini bisa di atasi dengan secara perlahan
Baca selengkapnya

Kewirausahaan : Kesalahan dalam usaha adalah emas 24 karat

Dalam banyak pelaku wirausaha Indonesia dan dunia, kisah-kisah kegagalan akan menjadikan kita merasa bahwa untuk menuju impian kita butuh usaha yang lebih, dan kebangkitan dari kegagalan, dalam kisah ini kita ambil dari perjalanan STEVE JOBS, pendiri Aple yang jenius dan inovatif, meski kadang kontroversial.

Steve  Jobs, pengusaha ini pendiri perusahaan besar, tapi akhirnya DIPECAT, meskipun pendiri perusahaan tersebut tetap saja STEVE JOBS merasakan resiko dari kebijakan bisnis yang bersifat kolektif, didepak Manajemen di Apple.

Ini patut menjadi EDUKASI bagi kita semua, dan sebagai penyemangat, bahwa dalam dunia usaha sukses dan gagal itu bentuknya kadang samar dan dekat. Apa yang membuat STEVE JOBS di keluargkan dari Perusaahan yang didirikannya? Sepanjang perjalanan kesuksesan perusahaan Apple, akhirnya memutuskan mengangkat orang yang kompeten di Apple dengan tujuan untuk lebih bisa mengarah kepada peningkatan, tahun pertama semua memang berjalan baik, namun pada tahun berikutnya justru terjadi kemunduran yang membuat manajemen Apple kawatir. Gejala kemunduran ini menjadikan perbedaan2 argumen dan pandangan, sehingga muncul beberapa versi solusi, untuk mengembalikannya perusahaan, dan ternyata Manajemen Apple, memutuskan STEVE JOBS di pecat pada tahun 1985.  Ini membuat STEV JOBS  sempat frustasi, tidak tahu harus berbuat apa2, bahkan hampir merasa ingin lari dari keterkaitan dengan Apple, dan merasa dirinya sangat buruk.

Dalam beberapa tahun kemudian STEVE JOBS menemukan HATIINYA, JATI DIRINYA, keyakinan telah ditemukan bahwa ia dipaksa kembali menjadi PEMULa dan harus belajar kembali dari situasi ini, ia masih mencintai APPLE sebuah perusahaan yang didirikan dengan menjual sebuah MObil Volkswagen. Baca selengkapnya

Memulai usaha : Jangan asal nekat, setidaknya berilmu

Pilihan utama dalam hidup adalah menemukan lautan Ilmu dari yang sudah ada (pendahulu, rekan, buku, pengalaman). Bahkan milyader pun terus mencari ilmu di lautan ilmu yang sudah disediakan Tuhan melalui perantara manusia dan alamnya. Itu kenapa memang menuntut ilmu itu wajib, karena agar alam dan manusianya menjadi benar juga.

Nah kita memang harus bijak memahami ilmu itu, dalam bentuk retorika atau aplikasi Ilmu itu tetap penting, bahkan ketika badan sudah tidak bisa bergerak untuk praktek ini itu, tapi masih bisa berpikir ilmu itu harus tetap membekali diri, sehingga bisa Mati dengan benar.

Namun tidak semua llmu yang kita terima harus dipraktekan, atau sebaliknya tidak langsung terjun dipraktekan baru mendapatkan ilmu :

 

  1. Dari ilmu itu kita tahu apa pantangan dan batasan. Misal dalam meramu  kimia tertentu, agar tidak meledak seperti BOM dan membahayakan diri kita + lingkungan, ini memang teori, tapi jika teori ini diabaikan dan ingin membuktikan benarkan ramuan kimia ini bisa meledakkan kita dan lingkungan maka itu akan membuat banyak ketidakbaikan, sehingga Ilmu menjadi penting dan tidak harus dipraktekan, tentu ada batasan sendiri dalam kemampuan kita
  2. Dari praktek kita akan mendapatkan ilmu tambahan yang karakteristik sesuai apa yang ada dari diri kita, sehingga teori orang lain akan menjadi TEORI KITA. Tidak harus mencoba ramuan sendiri dan mengabaikan teori sebelumnya, karena sebisa mungkin  Tidak harus meledak dg BOM bikinan sendiri, tidak harus Anti ILmu kemudian menemukan ilmu itu dengan gagal puluhan kali dan modal ratusan juta hilang begitu saja, kan ada formula dan ilmu dari pendahulu dan rekan kita.

Maka bisa memulai dari sekarang

  1. Sudah diajarkan BERILMU SEBELUM BERBISNIS, kata ilmu menjadi di depan
  2. Pahami semua pengalaman orang lain akan menjadi ilmu, betapapun RUSAKNYA moral orang tersebut, namun bisa mengambil setitik faedah untuk menghindari sesuatu
  3. Sebelum memulai bisnis utama atau sampingan, tulis kebutuhan apa saya yang ada, kemudian masing2 kebutuhan itu cari ilmunya, walau hanya 5 menit dari diskusi dengan rekan lain
  4. Tulis Elemen kebutuhan memulai usaha juga didampingi pantangan2 dalam bisnisnya, misal salah metode promosi, sehingga kita tidak jatuh pada lubang yang sama. Misal butuh Ruangan Usaha yang sebaiknya jauh dari Pasar Tradisional agar  halaman depan kita tidak habis dipakai parkir orang lain,  dll

Sehingga manfaatkan media untuk menjaring kebaikan.. dan tuliskan pengalaman orang lain untuk diingat, walau tidak harus dipraktekkan…
AGAR TIDAK JATUH PADA LUBANG YANG SAMA..

BErilmu tidak harus sekolah hingga DOKTOR, ilmu bisa didapat dari manapun, selama relevan.

Memulai Usaha : Memilih bisnis online sebagai solusi

Memulai usaha tidak harus  membangun kantor megah, meja elite dengan front office kelas tinggi, kadang cukup menggunakan media online pun bisa, yang terpenting adalah semangat memulai usaha yang bisa mengahasilkan pendapatan perbulan yang stabil dan meminimalisir kerugian, dan itulah kenapa  banyak yg ingin memasuki gerbang online sebagai solusi usaha

Beberapa catatan khusus yang bisa dikreasi dari media online

  1. Mudahnya ditiru, sehingga jadilah sosok yang unik di media online. Baik dari bentuk usaha produk brand dll
  2. Tidak harus bertemu dengan orang, karena biasanya di media online bisa memanfaatkan sistem otomatisasi. Seperti ketika kita memilih fokus bisnis berbentuk CPA (Cost Per ACtion) maka semua akan diawasi oleh sitem, hubungan dengan manusia bisa minimalis
  3. Ketat, karena di online perbedaan sistem akan dipengaruhi oleh budaya negara, bahasa, regulasi wilayah, sehingg baisanya dalam bisnis online ada aturan Mediasi yang harus dipahami

namun disisi lain banyak sekali kemudahannya, nanti saya tulis di artikel selanjutnya.

Pilihan usaha online  ada banyak, cocokkan dengan selera, bakat dan motivasi utamannya, sehingga memulai usaha dengan kekuatan di dalam diri kita, dari beberapa jenis usaha online berikut :

Baca selengkapnya

Next Page »

Bisnis & Marketing

Langganan Artikel Bisnis Marketing Toko Online Wirausaha

  • Begitu ada artikel baru, Anda dapat email pemberitahuan