Strategi marketing : Sukses bisnis dengan membangkitkan sikap sukarela masyarakat/pelanggan
Strategi marketing yang hebat maka pola dasar dari bisnisnya selalu mengarah pada pembangkitan “sikap sukarela” dari pelanggan dan pasar. Sukarela? Kok bisa? Iya karena dengan membangkitkan “sikap sukarela” maka apapun yang perusahaan lakukan akan membangkitkan perubahan tindakan, pemikiran, dan kesan dari pelanggan dan masyarakat. Beberapa contoh dari pembangkitan sikap sukarela ini antara lain.
Ilustrasi Marketing Satu
Anda sebagai pengusaha menciptakan strategi bisnis dengan penerapan strategi marketing dengan alat promosi yang hebat dan pemerataan yang kuat, tersebar di seluruh kota dengan jangkauan yang luas, artinya di sudut manapun ada. Namun jika masyarakat atau pelanggan anda tidak “sukarela” membaca iklan, apakah iklan itu akan bermanfaat?
Strategi Marketing : 5 Alasan memanfaatkan email marketing sebagai media yang murah namun efektif
Strategi marketing era tradisonal dan era internet bukan berarti berganti eranya secara total, hanya metode dan media marketing yang bergeser seperti dahulu kala ketika promosi hanya bisa dengan suara di Radio kemudian muncul iklan suara+visual di TV. Namun memang kemasan yang disajikan untuk pelanggan haruslah berawal dari pergeseran perilaku pelanggan bukan dari kemampuan modal dan investasi kecanggihan teknologi pemilik perusahaan saja.
Email belum disadari oleh pelaku bisnis sebagai media yang efektif untuk menpertajam lini komunikasi bisnisnya, dan masih dianggap sebagai alat pasif saja. Kekeliruan ini yang akan saya bahas dari sudut pandang bisnis.
Strategi marketing : 5 strategi menyusun web yang prospektif untuk memulai bisnis
Materi strategi marketing ini sebagai kelanjutan dari artikel sebelumnya tentang Strategi Membangun Web yg reputable yang masih membahas unusr strategi marketing bisnis dan wirausaha dengan pemberdayaan website yang sedang booming karena saat ini internet dengan website dianggap media marketing yang efektif dan murah. Marketing di era Informasi ini memang sedang bergerak kepada jangkauan ke masyarakat dengan cepat dan real time, maksudnya media yang dengan cepat memudahkan komunikasi antara pelanggan, produsen dan agen menjadi pilihan utama.
Untuk itu pentingnya mendesain website yang mampu membangun reputasi secara persuasif, artinya website yang tidak hanya menggambarkan diskripsi namun mampu membujuk dan mempengaruhi pembacanya.
Strategi marketing & Personal selling : 5 penyebab utama penolakan membeli produk
Oleh Ipan Pranashakti (www.ipan.web.id)
Personal Selling adalah bagian dari Strategi marketing perusahaan yang merupakan langkah konkret dalam membangun penjualan langsung dan bertujuan bertemu dengan masyarakat. Dalam kaitan ini sang sales atau pelaku marketing mempunyai kesempatan untuk secara langsung mengetahui sejauh mana produk atau layanan direspon secara cepat oleh masyarakat entah itu dalam bentuk penolakan atau persetujuan membeli.
Strategi Marketing : Marketing Era e-commerce bukan berarti telah membuang era tradisional (seri 1)
Oleh : Ipan Pranashakti KIP
Membaca sebuah tulisan di web pakar ekonomi yang berbicara tentang marketing dan migrasi strategi marketing, saya jadi berpikir apakah memang secara defacto kita semua harus percaya bahwa era e-commerce dan internet marketing merupakan era yang benar benar baru?
Kehebatan dan kecanggihan era baru ini dalam konsep IT memang ada pelonjakan yang luar biasa, misal dari internet yg akses statis menjadi dinamis dan everywhere, dari yang belum kenal orang banyak sekarang bisa berkomunitas dg teknologi di Facebook, Friendster, Plurk dll. Di sisi komunikasi murah yang dahulu segala pembicaraan jarak jauh harus dengan telepon, sekarang ada Yahoo Messenger, Email, Board, SMS dan multi interface chat. Namun ini semua berkenaan dengan infrastruktur IT di seluruh lapisan dunia. Apakah dengan infrastruktur tersebut akhirnya strategi marketing juga bermigrasi total?? Jawabnya tidak.
Era e-commerce dan internet marketing yang berflatform web 2.0 masih tetap membutuhkan kaedah strategi marketing dari era-era sebelumnya dan era tradisional. Lalu apa saja perubahan itu?
Strategi Bisnis dan Strategi Marketing : Fokus kepada pelanggan, sebuah misi terbaik untuk sukses bisnis
Oleh Ipan Pranashakti (www.ipan.web.id)
Strategi bisnis yang futuristik selalu mengedepankan posisi pelanggan sebagai dimensi yang lebih tinggi dan berkuasa. Dan marilah kita coba urai beberapa unsur tersebut
Layanan terbaik
Layanan terbaik bukan lahir dari rumusan rapat para manajer dan direktur dari sebuah perusahaan. Layanan terbaik juga bukan rumusan strategi bisnis yang sudah direncanakan poada 10 tahun yang lalu sejak awal berdirinnya perusahaan. Namun Layanan terbaik adalah sejauh mana anda memahami keinginan pelanggan kemaren, saat ini dan prediksi yang akan dating. Karena di era teknologi informasi ini peluang berubahnya persepsi pelanggan bisa secepat kilat berbalik arah karena :
Strategi marketing & Strategi bisnis : Media iklan yang efektif untuk lingkungan yang ramai
Dalam pengembangan strategi marketing dan dalam upaya melangsungkan strategi bisnis, tentu media iklan menjadi salah satu pilihan dalam menguatkan aspek marketingnya. Media iklan merupakan sebuah media yang strategis karena dalam posisinya yang langsung berkomunikasi dengan masyarakat dan pelanggan untuk menyampaikan pesan bisnis yang membujuk, terutama media iklan pada tempat dan lingkungan yang ramai.
Strategi Marketing : Perbedaann efektifitas pemasaran langsung dan pemasaran via media masa
Strategi marketing sebagai ujung tombak dalam mendorong nilai tambah yang bersifat ekternal dalam keberlangsungannya perlu ada pemetaan penerapan strategi tersebut terutama apabila secara terintegrasi , lini pemasaran sedang dalam target/pencapaian tertentu.
Perbedaaan mendasar antara pemasaran langsung dan pemasaran melalui media masa adlaah unsure komunikasi yang dibangun dan dihasilkan:
Strategi Marketing dan Kewirausahaan : Seni Menjual dengan hati
Dalam tinjauan strategi marketing, semua orang bisa menjual, namun tidak semua orang mampu menjual semua barang dagangan atau produknya secara utuh. Karena memang dalam seni menjual atau teknik menjual, bahwa kesalahan umum salesman salesgirl, lebih berfokus terhadap kuantitas atau pemenuhan target.
Harapan besar seorang marketer atau salesman/girl mampu menjual setinggi-tingginya mencapai impiannya. Sedangkan tuntutan konsumen atau pelanggan berbeda, sehingga perlu menyamakan persepsi.
Secara filosofi seni menjual sebenernya bukan milik sekumpulan pebisnis, divisi marketing, salesman/girl dll. Seorang Inul Daratista adalah seorang penjual, dengan penampilannya di atas panggung. Seorang pengisi seminar, sedang berjualan dengan cara berfikir dan pengalamannya, tentu sang pengisi seminar juga berharap akan dipanggil kembali mengisi.
Strategi Marketing Dan Promosi : Pentingnya Mengenali Motif Pembelian Masyarakat
Strategi marketing, menjadi materi yang paling diiginkan menurut data survey blog ini. Secara umum strategi marketing harus dilandasi dari pemahaman manajer marketing, direktur pemasaran atau CEO akan arti pentinya motif pembelian seseorang terhadap produk atau layanan, karena motif tersebut dapat digunakan sebagai dasar untuk menentukan implementasi strategi marketing baik saat kegiatan produksi/pemasaran reguler/rutin maupun isedentil misal ketika promosi, event, sponsorship dll.
Secara mendasar AH. Maslow, USA, telah menyusun sebuah hirarki keinginan manusia dalam 5 tingkatan:
Strategi Marketing: Personal Selling sebagai salah satu strategi marketing andalan dan pembangunan image di masayarakat
Strategi Marketing sebagai wujud Konsep pemasaran yang strategic dan termanage dengan baik tentu selalu beorientasi pada pemuasan pasar yang jangka panjang, sehingga sebuah kesalahan besar jika tugas dan beban seorang sales marketing hanya bagaimana mampu menjual atau menghasilkan penjualan, karena menghasilkan penjualan hanya sebuah proses awal dalam konsep perencanaan pemasaran.
Pokok perencaaan pemasaran dalam proses awalpun sebenarnya adalah bagaimana seorang pemasar atau sales marketing mampu “meningkatkan” penjualan, sehingga tidak hanya menjual namun “meningkatkan”, karena harapannya di tengah persaingan yang tinggi maka perusahaan tetap mampu eksis dan survive terhadap dampak-dampak persaingan. Harapan globalnya adalah terpuaskannya pelanggan dan perusahaan itu sendiri.
Strategi Marketing : Pentingnya Pers dalam promosi yang segmentif (1)
Strategi Marketing. Ketika dulu banyak perusahaan takut dengan unsur pers sehingga sering terjadi pengusiran wartawan atau jurnalis, . Secara umum bileh dikatakan antipati atau skeptis terhadap unsur-unsur media masa. Namun ironinya perusahaan tersebut dalam usaha promosinya tetap menggunakan media masa sebagai media iklan, baik berupa gambar maupun teks, untuk implementasi strategi marketingnya.
Apakah media iklan tersebut 100% efektif?
Strategi marketing : Jangan terjebak hanya mempromosikan produknya saja, lalu?
Perusahaan atau distributor yang menjual ditingkat pengecer yang secara rutin bertemu dengan pengguna atau pelanggan “end user”, terkadang secara mati-matian mempromosikan kelebihan produknya, harganya, keunggulannya, jumlah omsetnya. Semua demi strategi marketing di tingkat lapangan, hal ini sebenernya tidak menjadi masalah jika:
- Anda sedang memasarkan barang yang anda buat atau dibuat oleh perusahaan ditempat anda bekerja
- Mempunyai hubungan emosional dan fisik dengan produsen, banyak distributor (misal saja member MLM) yang tidak tahu menahu soal Produsen, tetapi seakan-akan sangat tahu
- Sebagai karyawan atau bagian dari perusahaan yang secara langsung mampu membuktikan aspek produksi secara detail
Namun jika anda atau tempat anda bekerja adalah hanya pengecer yang tidak mempunyai ikatan pasti dengan pihak produsen, atau reseller lepas, dan hanya terikat dengan agent utamanya, maka dalam menerapkan strategi marketing operasionalnya, saat memasarkan dengan pelanggan hendaknya juga menginformasikan :
Strategi Marketing : Pentingnya Keluar dari persaingan yang memacu banting harga
Persaingan merupakan hal yang lumrah dan menjadi sekolah otodidak yang sangat empiris bagi pelaku-pelaku pasarnya. Persaingan bukan sebuah peperangan atau medan perang, karena persaingan adalah bagaimana strategi-strategi bisnis berkolaborasi dalam satu tujuan yaitu masuk ke benak pelanggan yang ujung dan muaranya adalah membujuk membeli. Jika persoalan berbenturan strategi marketing atau kepentingan dalam aspek/proses tertentu itu adalah hukum pasar yang memang harus disadari oleh pebisnis baik skala kecil sampai skala besar. Hukum pasar lebih kepada respon di masyarakat, karena masyarakat juga terbagai dalam berbagai kemapanan cara berpikir. Bahkan tanpa promosi pun banyak produk yang laku dipasaran karena telah mampu masuk dalam benak pelanggan.
Strategi Bisnis : Repositioning sebagai strategi melebarkan segmentasi pasar.
Oleh : Ipan Pranashakti KIP (www.ipan.web.id)
Dalam rangka menguatkan implementasi strategi bisnisnya, pasta gigi Close Up yang dulu menderifikasi sebagai produk yang bermoto “Gigi Putih Cemerlang”, maka saat itu sudah banyak mengembangkan ‘taringnya’, yang dahulu dianggap pasarnya masih terbatas pada pendamba gigi putih termasuk anak-muda perokok karena giginya telah mulai menguning. Namun karena tuntutan pasar, Repositioning dilakukan dengan “Gigi Putih Nafas Menyegarkan “ untuk meningkatkan presepsi bahwa selain gigi putih Close Up juga mampu memberikan “value” menyegarkan nafas atau mulut segar, sehingga repotisioning ini bertujuan mempertahankan pasar lama namun juga memperlebar pasar dengan “Menyegarkan Nafas”, sehingga mampu menpengaruhi mahasiswa yang suka masakan padang dengan aroma pete, ikan, jengkolpun berusaha memakai ini untuk meningkatkan kepercayaan dirinya.
Pepsodent yang dulu juga membangun potisioning statement “Gigi Putih” saat ini telah berhasil melakukan “Repotisioning” dengan “Perlindungan Gusi” dan “Perlindungan Gigi Berlubang”. Perubahan ini bukan semata kata-kata yang diubah, namun Produsen telah memikirkan perubahan kuantitatif target pasar dan segmen pasar yang dibidik, tentu ketika seseorang mencapai usia tua dengan gigi berlubang sangatlah tidak nyaman, sehingga Pepsodent menjadi jawaban.




