Kewirausahaan : Berbisnis basis hobi, cara pandang yg benar

Berbisnis dengan hobi, yah sudah terlalu sering kita dengar, bahkan semua orang bisa mengatakan ini, anak SMP pun bisa, ketika sy diminta sharing di anak2 SMK, juga rata2 mengatakan bisnis bisa dimulai hari hobi. Namun jika salah mengartikan ini, maka bisa makin menghambat ketika seseorang tidak punya hobi, berarti gak bisa berbisnis dong, atau hobi kita tidak terlalu menjual, bukan berarti ada hambatan untuk bisni dari hobi.
Kadang juga ada yang berpikir juga  “pasarnya juga bisa terbatas nih hobi saya”

Sehingga tulisan sy ini mungkin berbeda dari buku-buku atau artikel, bahwa saya sudah membuktikan, hobi  itu ketika dibisniskan jangan melihat dari sisi hobi kita saja, namun juga hobi orang lain di sekitar saya, saya sudah membuktikan itu, karena bisa membuat portal online terbesar bisang tertentu basis hobi, ini hobi orang lain loh.

Hem lalu bagaimana nih?

  • Jangan selalu berpatokan pada hobi Anda, karena kadang sulit kita memahami diri sendiri, jangan berpikir sesempit itu
  • Bisa saja Anda memenuhi hobi orang lain, di sekitar kita, kemudian kita berbisnis dg memenuhinya
  • Bisa saja Anda produknya umum, banyak yang bikin, tapi kreatif dalam pemasaran dengan masuk ke komunitas hobi, misal menggandeng produsen kaos, yang selama ini banyak ke  kaos anak, kaos muslim, kaos dakwah.. maka bisa  mengembangkan usaha kaos untuk penghobi hobi racing dan penghobi burung, mulai dari pakan, vitamin, obat breeding  Intinya orientasinya ke MARKET tidak hanya ke PRODUK

Lalu bagimana memadukannya? Maka gabungkan dari beberapa kekuatan bisa dari diri sendiri juga dari keluarga dan lingkungan kita dengan keanekaragaman yg berbeda-besa, misal

  1. Hobi di produk Apa?
  2. Hobi di marketing bentuk apa?
  3. Hobi di analisis bentuk apa?

Nah dari sana sebenernya akan menjadi sebuah usaha jika hobi berbeda bisa disatukan, meski usaha dari rumah dari kamar kos dl, karena kalo hanya hobi di produksi tdk dibarengi di analis pasar yg tepat, maka produk kita mungkin “kurang cepat di serap pasar”

So, jangan patah semangat jika Anda hanya punya skill menyablon kaos, tidak masalah,  masuklah kepada 3 area hobi di atas. JANGAN BERPATOKAN HOBI ITU HANYA DI DIRI ANDA SAJA

Kaos penghobi burung itu ongkos produksi sekitar 35rb -45rb harga jual 80rb-120rb, padahal komunitasnya banyak kan?
Ayo semangat… modal 500ribu pun bisa itu……….bukan soal kaosnya, dan kualitas bahan saja,  tapi  soal pasar yg diterobos itu loh

Tulisan menarik lainnya

Tentang penulis : Ipan Pranashakti

Praktisi bidang online marketing, marketing era digital, menekuni bidang online sejak 1998, Lebih dari 70 kali menjadi narasumber seminar/workshop/talkshow di berbagai kota di Indonesia, dengan lingkup materi Strategi menangkap peluang usaha offline dan online, Strategi Marketing, SEO, Social Media Optimization, Toko Online+Ecommerce, Netpreneur, Kewirausahaan. ------------------------------------------------------ Contact Person : 0815 787 22222 ( SMS Only) Email : ipan999@yahoo.com

4 Komentar

  1. selamat malam mas ipan, salam wirausaha, sya punya hobi mokit, modelkits, sejenis mainan yang dirakit tapi bukan buat anak dibawah 6 tahun..
    nah hobi saya ini kalo diliat dari pasar online sudah banyak yang merajai, tapi kok ada rasa buat buka usaha seperti mokit itu. dan terus tolong dong mas, beri contoh dari ke 3 penggabungan pertnyaan di ats, yg hobi diproduk apa, dll, sya kurang paham. terima kasih. maap merepotkan

  2. Banyak orang2 sukses yang dimulai dari sebuah hobi. Ini pun bisa menjadi motivasi kita untuk terus menumbuh kembangkan kewirausahaan berbasis hobi
    Nice share 🙂

  3. Terfikir bertahun2 menekuni atau mempunyai penghasilan dari hobi…namun untuk pendapatan pendamping…pertanyaan sy apakah seseorang yg mempunyai impian dan hobi tapi tidak mempunyai skil dan alat pendukung bisa sukses….apakah lgkh awal yg pokok dan harus dimiliki seseorang yg mau mengawali usahanya dengan hambatan seperti yg sy tnyakan diawal td?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Sebelumnya mohon isi perhitungan berikut. * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.