Memulai Usaha : Awali dari modal kemasan

Memulai usaha tidak harus berpikir dengan pusing dahulu, karena kita bisa mencicil upaya tertentu untuk memulai usaha, begitu banyak produk disekitar kita digarap secara tradisional, masih konvensional. Maka ini peluang, itu semua bisa digarap untuk peluang memulai usaha, dalam beberapa UKM binaan kami dahulu, ada pedagang sayuran yang menyuplai SUPERMARKET dan HYPERMART, sebenernya produknya sama dengan pasar tradisional, namun memang dalam penjualannya mengesankan cara yang berbeda, ada Freezer khusus. Juga ada teman jual batik, bellinya di pasar tradisional lalu buat kemasan khusus dan brand khusus kemudian ditawarkan di media online, maka itu sudah cukup sebagai pemikiran awal kita yang akan memulai usaha.

Begitu juga ada makan ringan/kletikan yang dijual model bungkus pasltika besar (bal), tanpa merek, misal kacang bawang, nah tentu bisa saja kita mengemas lebih kecil dan diberi merek khusus sebagai merek DISTRIBUTOR atau PENGEMAS.

Mungkin Anda berpikir

“Ah kok cuma begitu, itu mah mudah dan sudah dijalankan banyak orang”

atau berpikir

“loh kok cuma itu, itumah mudah dan sepele”

Nah itulah kadang kita fokus pada usaha yang besar, memikirkan terlalu besar misal ada ruangan Lux dengan gedung yang mewah, sedang kondisi kita belum sampai kesana, sehingga memulai usaha yang bisa untuk menabung dahulu tidak masalah, karena toh itu tetap membangangun BRAND dari keclil/dari awal. Sehingga suatu saat kita bisa berharap sudah bisa besar, karena kita ‘mau’ memulai usaha dari sekarang.

Ada perusahaan besar yang produk intinya sebenernya tidak berubah, namun memang untuk kemasannya yang selalu di inovasi, misal

  1. Indomie, supermie dan sarimi
  2. Obat Entrostop, Obat Inzana, Obat Pilkita
  3. Minyak kayu putih dll

Untuk itulah kemasan bisa dijadikan modal kita sekarang ini, mulai detik ini fokuslah pada kemasan, isinnya bisa mencari di rekan, tetangga, teman dll

Apa harapan kita memulai usaha dari yang kecil ini?

“Semoga suatu saat Brand makanan ringan Anda mulai dikenal sehingga ketika ada produk baru,dan baru lagi maka BRAND anda sudah cukup dikenal.

“Mulailah usaha untuk membangun BRAND dahulu, meski keuntungan belum sesuai impian”


strategi bisnis

5 Tulisan terbaru

  • Komentar

    Ingin menanggapi?




    Semua tanggapan akan diperiksa dahulu oleh Ipan Pranashakti, jika spam comment dan spam link, maka akan dihapus permanent


    Sebelumnya mohon isi perhitungan berikut. * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.

    Bisnis & Marketing

    Langganan Artikel Bisnis Marketing Toko Online Wirausaha

    • Begitu ada artikel baru, Anda dapat email pemberitahuan