Rusdi Kirana, inovatif dalam pemikiran Lion Air, Airbus dan Boeing

Profil Rusdi Kirana , memang sangat identik dengan LION AIR  karena memang dia lah DIREKTUR UTAMANYA, dan sudah terakui keberanian dalam melakukan ekpansinya, bagaimana tidak karena memang 234 Airbus dan 200an lebih Boeing 939-900-ER, berhasil dikontrak adakan untuk kepentingan penerbangan di Indonesia dan sekitarnya. Cita-cita Rusdi Kirana, 1000 pesawat terbang di asia pasifik ini. Pengadaan pesawat ini tidak menggunakan modal cukup besar, boleh dikatakan tanpa modal jaminan fisik, tapi lebih kepada reputasinya. Lalu pengadaan ini dari mana pendanaannya? LION AIR dalam kreasi Rusdi Kirana mendapatkan kemudahan dari talangan dana Lembaga Keuangan Eropa yang mengurus kredit ekspor (ECA).

Menurut Rusdi Kirana, “Kami punya reputasi yang baik. Dengan reputasi itu, kami bisa memperoleh pinjaman sampai 100%. Jadi tidak perlu keluar uang. Ini namanya bagaimana dagang tanpa modal. Kalau dagang dengan modal, bukan pedagang namanya,” ulas  Rusdi di Toulouse, Prancis, Rabu 20 Maret 2013.

Namun jika kita melihat profil Rusdi Kirana, memang diawali dari salesman mesih tik merek BROTHER, saat ini jiwanya sungguh menjadikan orang2 Indonesia menjadi memiliki pola pikir berbeda, melakukan kontrak pengadaan Airbus sebanyak 234 pesawat senilai 232.9 Trilyun , tanpa dana dari koceknya.

Rusdi Kirana memang menjadikan alasan  kondisi di Asia, terutama Indonesia dari kacamata pertumbuhan ekonomi sebagai jaminan sosial, karena dalam penjelasannya Rusdi Kirana menyampaikan bahwa pemesanan dalam jumlah besar ini didasari tren pertumbuhan penumpang dan perkembangan ekonomi yang sangat positif di Indonesia dan Asia Pasifik.

Rusdi Kirana, memang menerobos garis baku dalam dunia penerbangan di Indonesia, karena berani memberikan tarif penerbangan yang murah, sehingga pernah dianggap sebagai perusak harga pasar, namun sejatinya dari sanalah upaya inovasi sistem kekuatannya, perjuangan untuk memuat permodalan dengan mentarger 70% – 80% kursi terisi setiap terbang maka sudah cukup menjamin eksistensi LION AIR.

Rusdi kirana memang berani, salah satu upaya inovasi dalam berpikir, dan saat ini sedang membangun 1000 rumah untuk crew LION AIR, di seputar Bandara, sampai namanya pun “DESA LION AIR”,  ini sebagai bentuk perusahaan yang benar2  fokus kepada persaingan pasar, karena kekuatan SDM  menjadi kokoh, sebagai bentuk serius untuk meningkatkan pangasa pasarnya, yang di tahun 2013 ini sudah menguasai 45% pangsa pasar penerbangan di Indonesia, dan mentarget 65%, namun memang sedang menguatkan dari aspek SDM, yaitu Teknisi dan PILOT itu sendiri, karena menjadi prasyarat utama.


strategi bisnis

5 Tulisan terbaru

  • Komentar

    Ingin menanggapi?




    Semua tanggapan akan diperiksa dahulu oleh Ipan Pranashakti, jika spam comment dan spam link, maka akan dihapus permanent


    Sebelumnya mohon isi perhitungan berikut. *

    Bisnis & Marketing

    Langganan Artikel Bisnis Marketing Toko Online Wirausaha

    • Begitu ada artikel baru, Anda dapat email pemberitahuan