Strategi bisnis : Kehilangan pelanggan, bukan sebuah kebangkrutan

Dalam meningkatkan kekuatan bisnis kadang orang perlu wacana-wacana dari buku, sehingga saya mengingat betul dahulu kala ada statement dari Stephen C Broydrick, dalam bukunya “The 7 universal Laws of  Customer value”,  yang intinya  ‘relakan dengan sengaja kehilangan seorang/beberapa  pelanggan jika memang itu menjadi penghambat’,  memang buku sudah lama, namun masih saya ingat sampai sekarang. Kenapa?

Saya ingin membuktikan sendiri, dan memang betul, acapkali pelanggan meminta dilayani melebihi dari apa yang seharusnys kita sediakan. Demi kepuasan maka kita penuhi itu, tetapi dengan sebuah hukum pasti

  1. Jangan sampai kita mati sendiri untuk demi kehidupan pihak lain, artinya tidak harus sampai mengorbankan waktu, pikiran dan tenaga perusahaan ke 1 pelanggan yang rewel, sehingga konsentasi ke pelanggan lain terabaikan
  2. Jangan risau kehilangan pelanggan, seperti kalimat seorang pegawai bank yang saya dengar akhir2 ini, kehilangan seorang nasabah bank tidak masalah, terutama ketika nasabah itu menjadi penyakit dari sistem yang ada, dalam hal ini dalam permasalahan kredit macet dan penabung yang tidak jelas asal dananya, seperti dalam kasus politik akhir2 ini.
  3. Jangan takut kehilangan pelanggan, bahkan dalam buku tersebut saya masih ingat yang intinya “daripada mengurusi pelanggan yang tidak sopan, mencerca, yang dapat menggerogoti semangat maju staf, mengacaukan semangat meningkatkan keuntungan makin tinggi, maka dilepas 10% pun tidak masalah. Awalnya membaca buku ini dahulu, saya bingung dan protes, karena pelanggan itu harus dipertahankan apapun caranya, ternyata lambat laun saya paham, bahwa melepas 1-2 pelanggan dengan sengaja bukan hal yang buruk, toh tanpa sengaja pun bisa pelanggan itu lari diam2, justru kalau dengan sengaja kita tahu penyebabnya. Demi  kelangsungan usaha maka perlu menjembatani diri bahwa pelanggan yang tidak etis, asusila, tidak menghargai sesama manusia, kepribadian buruk, skeptis, apriori, menjadi indah jika dilepas.

Yah memang buku  “The 7 universal Laws of  Customer value” ini mengajarkan

“apakah kita akan terus menerus berhubungan kepada pelanggan yang tidak baik, hingga enerhi, waktu, perputaran modal, pelayanan terganggu?”

“apakah kita akan terus menerus berhubungan kepada pelanggan selalu menuntut lebih tinggi dari apa yang disepakati?”

Memang buku ini sedikit nyleneh, ketika dalam rumusan marketing selalu mengatakan perebutkanlah pelanggan dan pasar, termasuk dalam kondisi persaingan, namun rupanya buku ini mengajarkan sesuatu yang berlawanan arah di awal, sebuah pengalaman dari penulis yang sudah mengarungi dunia usaha begitu lama. Dan memang tidak semua pelanggan pun beritikad baik, tidak saja produsen, saat ini pelanggan juga bisa bermasalah dan mempunyai masalah kepribadian.


strategi bisnis

5 Tulisan terbaru

  • Komentar

    Satu tanggapan to “Strategi bisnis : Kehilangan pelanggan, bukan sebuah kebangkrutan”

    1. dimas on September 4th, 2012 18:30

      Wow…MENGINSPIRATIF!

    Ingin menanggapi?




    Semua tanggapan akan diperiksa dahulu oleh Ipan Pranashakti, jika spam comment dan spam link, maka akan dihapus permanent


    Sebelumnya mohon isi perhitungan berikut. *

    Bisnis & Marketing

    Langganan Artikel Bisnis Marketing Toko Online Wirausaha

    • Begitu ada artikel baru, Anda dapat email pemberitahuan