Strategi Bisnis : Real Time Service, metode jitu mempertahankan pelanggan
Saat ini setiap perusahaan skala besar maupun skala kecil berupaya menajamkan strategi bisnisnya karena pengaruh:
- Tumbuhnya industri dan usaha yang begitu cepat
- Kemudahan regulasi dan informasi pendirian perusahaan
- Dipermudahnya regulasi investor asing masuk, walau dibatasi secara parsial
- Era globalisasi yang mulai menancapkan unsur persaingan tanpa batas
- Era teknologi informasi yang membuka wacana pemahaman bisnis global kepada siapapun
Salah satu strategi bisnis yang dilakukan adalah bagaimana mempertahankan pelanggan yang ada. Mempertahankan pelanggan yang ada tersebut menurut saya dapat dibagi menjadi:
- Pelanggan yang sangat loyal sehingga dapat dikategorikan fanatik
- Pelanggan loyal yang sedang transisi dari pelanggan yang terpuaskan
- Pelanggan terpuaskan (bisa berawal hanya dari 1 transaksi)
- Pelanggan yang sedang berpikir untuk menentukan reaksi/persepsi terhadap perusahaan anda
Real time service yang dianggap sebagai strategi hebat di era persaingan ini mempunyai kekuatan bahwa terpuasakannya pelanggan hari ini belum tentu akan terpuaskan lagi pada lain hari walaupun dengan bentuk kualitas dan produk yang sama, sehingga perlu pengembangan Real Time Service yang lebih mampu memenuhi secara ‘value’ (bukan fisik semata) dari pelanggan.
Real time service (RTS) sebagai kunci kemenangan bisnis dan strategi bisnis untuk mempertahankan pelanggan mempunyai konsep antara lain:
- Menjaga kualitas hubungan dengan pelanggan dengan selalu berusaha menjaga kedekatan dengan pelanggan dengan berbagai cara: Menyediakan telpon bebas pulsaMembangung sebuah web yang mampu menjembatani keomunikasi dimanapun dan kapanpun, karena alamatnya www.perusahaan.com sangat mudah dihafal daripada harus menghafal alamat rumah dan panjangnya nomor telepon dan fax. Website sebagai elemen RTS dibudayakan oleh perusahaan-perusahaan Amerika. (Informasi perihal pembuatan web ; www.visimaster.com)
- Mengkondisikan agar terciptanya pengalaman yang mengesankan bagi pelanggan
- Membangun unsur komunikasi dengan dukungan informasi strategis yang mampu menjawab pertanyaan di benak pelanggan
- Menyediakan strategi atau manajemen complain sebagai bentuk media penampungan permintaan dan keluhan pelanggan dengan cepat, akurat dan “sangat menjawab”.
- Menyediakan pola penerimaan feedback atau umpan balik untuk menyempurnakan produk dan layanan untuk masa mendatang.
Dari sekian metode dan strategi yang pernah anda terapkan, sudahkan anda melengkapi dengan unsur-unsur diatas?
Artikel ini ditulis oleh Ipan Pranashakti KIP untuk masukan seorang rekan pengusaha digital printing di yogya yang pernah kawatir akan kehilangan sebagain pelanggannya.







