Strategi marketing : Jangan terjebak hanya mempromosikan produknya saja, lalu?
Perusahaan atau distributor yang menjual ditingkat pengecer yang secara rutin bertemu dengan pengguna atau pelanggan “end user”, terkadang secara mati-matian mempromosikan kelebihan produknya, harganya, keunggulannya, jumlah omsetnya. Semua demi strategi marketing di tingkat lapangan, hal ini sebenernya tidak menjadi masalah jika:
- Anda sedang memasarkan barang yang anda buat atau dibuat oleh perusahaan ditempat anda bekerja
- Mempunyai hubungan emosional dan fisik dengan produsen, banyak distributor (misal saja member MLM) yang tidak tahu menahu soal Produsen, tetapi seakan-akan sangat tahu
- Sebagai karyawan atau bagian dari perusahaan yang secara langsung mampu membuktikan aspek produksi secara detail
Namun jika anda atau tempat anda bekerja adalah hanya pengecer yang tidak mempunyai ikatan pasti dengan pihak produsen, atau reseller lepas, dan hanya terikat dengan agent utamanya, maka dalam menerapkan strategi marketing operasionalnya, saat memasarkan dengan pelanggan hendaknya juga menginformasikan :
- Kehandalan perusahaan atau intansi anda walau hanya sebagai pengecer, ini untuk membangun kepercayaan kepada pelanggan
- Komposisi SDM yang menaungi dan berada dalam tim anda, ini untuk membangun persepsi terhadap jaminan kredibilitas di mata pelanggan
- Pengalaman tim anda, ini untuk membangun positioning ke pelanggan tehadap profesioanalisme.
- Jam layanan yang fleksibel, untuk memberikan ruang transaksi yang lebar
- Layanan kepedulian garansi atas barang yang dijual, karena pelanggan tidak serta merta percaya dengan garansi dari produk anda, apalagi anda hany a sebagai pengecer
Semua ini sangat penting selain strategi marketing anda bertujuan membangun persepsi terhadap produk juga siapa dibalik pengecer-pengecernya, toh bisa saja anda dan perusahaan anda belum tentu menjadi pengecer sebuah produk seumur hidup, bisa saja beralih ke produk lain. Misal kemaren menjual Produk dari Sony sekarang lebih ke Toshiba, dan sedang memikirkan ke SHARP misal.
Ditulis oleh Ipan Pranashakti KIP sebagai jawaban dari relasi (di Solo) yang menanyakan soal strategi membangun usaha berbasis pengecer tingkat akhir.







great info, thanks
http://www.kausku.com