Perbedaan iklan di Facebook dengan SEO

Dalam sebuah seminar di beberapa kota ada iklan dalam bentuk leaflet yang memberikan materi tentang internet marketing, namun setelah ada yang mengikuti ternyata hanya dilatih pemahaman tentang Google Adword, atau materi Facebook Marketing, padahal klasifikasinya tidak sesederhana itu, kecuali hanya untuk benar2 memberikan gimmick marketing yang kurang sehat.

Baca selengkapnya

Kenapa iklan harus belajar dari pendahulu & pesaing

Kalimat di atas, sebagai judul ‘Kenapa iklan harus belajar dari pendahulu & pesaing’, saya artikan dahulu agar tidak timbul persepsi yang salah. Jadi dalam perjalanan waktu  kita kadang tidak memiliki pengetahuan dasar dalam menyusun iklan, sehingga memiliki pengertian yang sempit bahwa iklan yang penting desain keren, video modern megah, gambar heboh, koran termahal dll

Baca selengkapnya

Menyusun iklan efektif dari brand identity

Sebelum membahas tentang brand identity dan brand images, maka sy tuliska intronya dahulu. Banyak sekali pengusaha membuat iklan berdasar naluriah sj, iklan berdasar pesanan ke pihak lain, iklan dengan bentuk yg selalu mirip pesaing.  Setelah lama berjalan iklan dikomunikasikan ke konsumen, dan produk sudah digunakan, muncullah persepsi di tengah masyarakat tentang brand tersebut.

Baca selengkapnya

Ketika iklan Anda tidak mampu menstimulasi lagi

Logika sebuah iklan adalah merangsang individu untuk memilih, mengumpulkan informasi, menjterjemahkan pesan dengan logika masing-masing orang. Yah itu prinsip dasar dari sebuah iklan ketika dihadirkan kepada khalayak umum, masih ada sifat individual di awalnya, walaupun nantinya pastilah ada perkembangan yang menimbulkan persepsi kolektif, meski hanya dalam lingkup keluarga, sekola, kuliah  dan group.

Kembali kepada rangsangan iklan kepada individu maka yang harus diperhatikan sejauh mana itu bisa menempus lapisan-lapisan memori dari manusia. Secara umum dan awam dapat digambarkan bahwa ketika iklan itu diterima oleh indera manusia yang disebut sensory receptor. maka informasi yg diterima akan ditampung itu menjadi stimulus, rangsangan-rangsangan sensory input. Baca selengkapnya

Marketing :Tingkatkan omzet dari model produk yg bergaya

Tulisan ini terinspirasi dari ingatan sy tetang konsep General Motor dalam meningkatkan penjualan dibidang mobil. Yang  jika boleh saya gambarkan secara pribadi, bahwa ketika produk kita sudah masuk pasar dengan penjualan  yang sudah cukup bagus, tentu ada satu lini dimana muncul keinginan untuk meningkatkan penjualan, nah dalam paparan ini belajar dari konsep GM tadi, bahwa jika produk standar saja sudah bisa bagus dalam pasaran maka jualah produk yang tujuannya untuk kesan kemewahan dan gaya.  Kalau melihat di Indonesia sendiri, ini juga diterapkan di persaingan industri motor kita, yang awalnya Honda bermain dengan motor  100cc, dengan fasilitas standar mulai dari Astrea Prima, Grand, Impresa, Legenda, Supra , Revo kemudian dikembangkan ke CBR 150 dan 250cc yang harganya cukup fantastis, dari produk  100cc yng belasan juta ketika di CBR sudah melesat di 30jutaan lebih. Namun persepsi produknya yang dibangun benar-benar mengejar gaya, sehingga bentuk motornya pun sangat stylis, layakanya motor balap dunia, padahal kita lihat apakah cukup memungkinkan jalanan di Indonesia yang tidak begitu terawatt baik untuk menyalurkan power dari CBR 250cc?  Ada, namun tidak semua jalanan yang dilalui layak untuk performa 250 cc, apalagi jalan dikota besar, belum memasuki perseneling 5 sudah ketemu  traffic light. Baca selengkapnya

Marketing : Pentingnnya relevansi promosi terhadap persepsi yg dibangun

Tren Promosi saat in telah melalui banyak fase, dari yang konvensional dan digital, dari yang natural ke sensasional, sehingga promosi menjadikan lapisan dalam tim marketing harus semakin kreatif, cerdas menangkap sinyal persaingan dari lawan, atau harus jeli dari sisi mana promosi akan masuk untuk bisa cepat menerobos ke pasar.

Promosi dengan iklan di TV pun kadang belum dijamin 100% efektif, silahkan lihat apakah semua yang beriklan di TV pasti sukses semuanya hingga saat ini? Banyak juga yg berguguran, mungkin karena aspek lain di luar promosi itu sendiri. Baca selengkapnya

Marketing : Sebelum menyetujui penawaran iklan di media

Banyak sekali  penawaran iklan di media, mulai yg diskon 50% sd 90% bahkan kadang gratis di awalnya, namun tidak semua yang murah itu cocok dengan tujuan bisnis kita. Karena dari perencanaan markeitng tentu ada target yang akan dicapai dari pemanfaatan media itu, entah dari sisi branding atau selling.

Untuk itu ketika kita disodori peluang iklan murah di media, jangan langsung mau-mau saja, perhatikan apakah media itu benar2 sesuai dengan jangkauan dan target pasar kita, jika tidak maka berhati-hati. Baca selengkapnya

Dongkrak omzet dengan media online

Mendongkrak omzet sebenernya bisa dilakukan secara spontan dan sistematis. Baik itu untuk UKM atau skala perusahaan besar. Yang terpenting adalah upaya mendongkrak omzet memiliki tujuan yang jelas, artinya memang dilakukan dengan upaya yang penuh kesadaran bahwa di media online, media kita bisa langsung di tanggapi oleh pihak yang mendukung atau melawan, maksudnya

  1. Mendukung adalah secara emosional memang pro dengan produk kita,
  2. Melawan adalah secara emosional tidak puas atau justru kamuflase dari pesaing yang memainkan peran di media online dengan berbagai manuver.

Baca selengkapnya

Strategi Marketing: Membangkitkan emosi dalam iklan promosi

Berkenaan strategi marketing, jika kita amati baik itu di TV, Majalah, KOran, dll perusahaan yang berbasis riset dalam marketingnya maka tampak bahwa mereka mencoba memancing emosi pelanggan, dalam hal ini emosi jangan dikonotasikan sebuah kemarahan tetapi emosi lebih kepada  pengalaman afektif yang disertai penyesuaian dari dalam diri individu tentang keadaan atau sesuatu.
Sudah lama diketahui bahwa emosi merupakan salah satu aspek berpengaruh besar terhadap sikap manusia.

Baca selengkapnya

Marketing : Manfaat iklan bersama

Dalam beberapa momentum penting, kadang  Media Masa melalui agen iklannya menawarkan iklan bersama, misal saat lebaran. Nah bagaimana sih melihat fenomena ini, apakah iklan bersama efektif?

Nah apa sih manfaatnya dengan berpartisipasi dalam iklan bersama, bentuknya  kadang iklan komparatif, berbarengan dengan merek-merek lain baik merek terkenal atau pun tidak sama sekali, yang jelas biasanya tarif iklan lebih murah. Berikut secara singkat manfaat iklan bersama :

  1. Akan mendapatkan perhatian lebih tinggi, jika merek di samping kita populer
  2. Akan meningkatkan kesadaran merek bagi umum
  3. Akan meningkatkan persepsi kepedulian
  4. Akan meningkatkan ingatan dan penyegaran ingatan konsumen
Namun selain iklan bersama memiliki kelebihan juga memiliki kelemahan :
Baca selengkapnya

Marketing : Promosi di koran memang cepat hot tapi cepat kuno juga

Ada sekitar 30an metode promosi di era sekarang, yang sudah saya susun dalam bentuk materi presentasi, baik dalam jalur offline atau  online,  nah jika dingat-ingat memang koran harian menjadi media promosi yang tidak pernah sepi oleh iklan. Kenapa tidak pernah sepi? Karena perusahaan sering mengulang-ulang iklan di koran. Kenapa diulang-ulang?

Karena rahasia besar iklan di koran adalah:

“Cepat boombing/hot tapi juga cepat kuno/layu”

Ambil contoh, suatu hari mungkin Anda membaca iklan koran berkenaan Blackbbery yang diskon 20% dari sebuah counter baru.. Kemudian Anda mencoba tengok tanggalnya, ternyata sudah 7 hari yg lalu, mungkin Anda langsung bergumam sbb :

Baca selengkapnya

Strategi Marketing : Tahapan dari Promosi Iklan ke Promosi Mulut lewat Mulut

Dalam sebuah forum ada yang  gelisah dengan penrapan stratgi marketingya, karena biaya promosi tinggi sekali. Jika promosi dikurangi maka penjualan juga berkurang. Sebenernya jika dipahami bahwa dalam strategi marketing itu positioning maka semua akan terasa lebih mudah dikenali.

Dalam membangun usaha baru kita kenal yang namanya siklus sebuah brand, yang ini secara umum akan melekat pada usaha-usaha yang pernah ada sekarang.

  1. Pada tahap awal, biaya promosi mungkin akan cenderung tinggi, artinya ukuran efektifitasnya masih berhubungan dengan pengenalan dan publisitas. Semua ini tentu untuk memacu penjualan awal, terutama untuk mendorong konsumen mencoba produk.
  2. Pada tahap kedua, ketika sudah ada indikator penjualan maka sebenernya kita harus sadar, bahwa apa yang dikerjakan di no 1, yaitu tahap awal maka akan berdampak pada persepsi pengguna produk, yang ini bisa mendorong adanya promosi mulut ke mulut, sehingga jika sudah diindikasikan ini terjadi, maka sudah bisa dikurangi iklan di media besar  yang mahal.
  3. Namun pengurangan di Tahap 2 tadi dari pengertian frekuensi, biaya,  tapi untuk aktifitas promosi tetap harus dipertahankan, karena untuk mengingatkan, memastikan, merangsang keingintahuan pasar.  Bedanya bahwa bentuk promosi kita bisa lebih dewasa dan tidak hanya fokus pada penjualan tetapi juga persepsi besar terhadap brand kita dititipkan di sini.
  4. Pada tahap ini jika sudah ada promosi yang memacu persepsi kuat seperti di nomor 3, tentulah jikaproduk barang retail dan skala konsumsi maka akan ada agen, reseller yang tertarik untuk bekerjasama di berbagai wilayah, sehingga pada tahap ini menjadikan perubahan cara promosi, sehingga strategi promosi harus diubah karena penting juga untuk mempertahankan agen dan reseller kita tidak lari.
Jika sudah memahami dari tahapan ke empat tersebut, baca juga artikel lain di sini :

  • http://ipan.web.id/strategi-marketing-4-manfaat-dari-promosi-mulut-ke-mulut/
  • http://ipan.web.id/marketing3-hal-yang-harus-diperhatikan-dalam-periklanan/
  • http://ipan.web.id/strategi-marketing-strategi-bisnis-media-iklan-yang-efektif-untuk-lingkungan-yang-ramai/
  • http://ipan.web.id/strategi-bisnis-jangan-hanya-menjual-produk-tapi-juga-menjual-value/

Yah ini sebagai wacana strategi marketing dan pemantapan peluang usaha saja.

Sukses selalu

Konsultasi Bisnis : Strategi marketing usaha Sabun batangan

Konsultasi Bisnis adalah ruang konsultasi online di www.ipan.web.id yang akan di balas via web. Mengindari spam maka emil, HP dan nama di tutup sebagian.

Penanya : Nama : Samxxx, Email : pandawaxxxxxx@yahoo.com,  Hp : 081921xxxxxxx
Pertanyaan :

Dear Pak Ipan
Pak perkenalka nama saya samuel, saya berancana mau berbisnis Sabun Batangan ke warung – warung, yang bersifat sales  kanvas, dimana Sabun Bantangan ini saya beli dari Pabrik, pertanyaan saya gimana strategi marketing nya ke warung – warung pak, mohon info nya

Jawaban Ipan Pranashakti :  —————–

Terimakasih Pak  Sam,

Kalau kita sejatinya hanya berpikir selling maka bisa masuk dengan harga murah dan bayar mundur, atau model bayar 7-10 hari. Tetapi kalau berpikir Marketing maka harus diperhatikan

  1. Terhadap persepsi yang akan dibangun, karena orang menbeli sabun mandi LUX atau Sabun cuci Rinso biasanya karena sudah didrive oleh iklan di TV  unruk membangun persepsi yang kuat.
  2. Mengalahkan produk regular dan power yang kuat dengan  stabililtas iklan agak sulit jika bersaing dengan cara yang sama dengan umumnya, kecuali dengan target promosi lokal/regional. Artinya memang selama waktu tertentu Produk sabun Mas Sam ini dipatenkan, kemudian disusun sebuah iklan yang selain mempromosikan produk juga membangun persepsi di wilayah teretntu terutama regional khusus. Persepsi itu penting,  seorang ibu2 jika akan beli ke toko dari rumah sudah punya rencana akan beli sabun A atau sabun B, ini berdasar dari iklan yang ditangkap di TV atau Koran.
  3. Ambil segmen yang tidak mengutamakan brand kuat dalam produk sabun. Misal sabun untuk hotel, sabun untuk anak-anak kos, sabun untuk souvenir hias, jika sabun cuci bisa masuk ke laundry  tradisional.
  4. Upaya Selling dan Marketing tidak identik atau tidak sama. Selling hanya bagian dari Marketing. Dalam selling lebih mengutamakan berapa jumlah yang terjual, dalam marketing berapa jumlah yang puas dan akan loyal.

Baca selengkapnya

Dasar Marketing : HUbungan Differensiasi dan Positioning (Bagi Orang awam)

Dalam seminar Marketing  saya menyampaikan bahasa yang mudah dipahami, dengan gaya bahasa orang awam.

Cara memahami ala pengusaha/awam begini (agak beda dengan teori2nya , karena saya ambil bahasa pengusaha)

Positioning

Positioning adalah langkah untuk memasuki benak dalam pikiran konsumen untuk melekatkan persepsi tertentu. Mau dipersipsikan apa nih produk saya

Differensiasi

Differensiasi adalah langkah/upaya untuk membuat produk kita berbeda dari yang lain terutama dari pesaing kita

Syarat menurut pemikiran saya (bahasa utk  pengusaha) :

  • Differensiasi yg unik (ada sedikit perbedaaan dari yang lain namun sedikit)
  • Differensiasi yg antik (benar-benar berbeda sebagain besarnya)
  • Differensiasi yg inovatif (karena sentuhan teknologi dll)
  • Differensiasi harus unggul

Bida juga dengan penekanan sebagai berikut

Sebenernya Differensiasi ini adalah “bahasa penerus” dari positioning.

Baca selengkapnya

Selling : Meningkatkan penjualan dengan optimasi Soft Selling secara online

Strategi marketing di era IT ini ada banyak perbedaaan dengan pola yang ada di era sebelum tahun 2000an,  ini bisa terlihat dari pola selling yang terus berubah strategi dan taktiknya.

Banyak sekali dalam menerapkan strategi marketingnya dengan membuat web, email marketing, promosi banner, baliho, pendekatan personal selling dll. Pernahkah terpikir bahwa semua itu masih tergolong dalam hard selling. Sedangkan kita masih diberi kesempatan untuk melakukan upaya soft selling.

Mengenal sedikit tentang Soft selling

Soft selling adalah upaya peningkatan penjualan dengan bentuk-bentuk yang tidak vulgar. Kalau di hard selling vulgarnya sangat tampak. Misal memasang banner ke sebuah web portal, memasang brosur online, dengan demo online & offline.

Baca selengkapnya

Next Page »

Bisnis & Marketing

Langganan Artikel Bisnis Marketing Toko Online Wirausaha

  • Begitu ada artikel baru, Anda dapat email pemberitahuan