Kewirausahaan : Berbisnis basis hobi, cara pandang yg benar

Berbisnis dengan hobi, yah sudah terlalu sering kita dengar, bahkan semua orang bisa mengatakan ini, anak SMP pun bisa, ketika sy diminta sharing di anak2 SMK, juga rata2 mengatakan bisnis bisa dimulai hari hobi. Namun jika salah mengartikan ini, maka bisa makin menghambat ketika seseorang tidak punya hobi, berarti gak bisa berbisnis dong, atau hobi kita tidak terlalu menjual, bukan berarti ada hambatan untuk bisni dari hobi.
Kadang juga ada yang berpikir juga  “pasarnya juga bisa terbatas nih hobi saya” Baca selengkapnya

Kewirausahaan : Pola pikir memulai usaha

Memulai usaha kadang menjadi momok, sesuatu yang berat, namun setelah melawati fase memulai usaha itu, biasanya akan menemukan ruang kreatifitas yg lebih tinggi, ekpresif, penuh keberanian, ada rasa percaya diri. Namun memulai usaha juga masih menjadi masalah klasik,  klise, shingga di mana-mana sering ada pertanyaan, “bagaimana memulai usaha? lalu dijawabn memulai usaha itu mudah, memulai usaha yah segera, dll namun sebenernya persoalannya bukan di sana, namun lebih kepada, ‘bagaimana bekerjasamanya’. Baik itu nanti dengan pemodal, atua supplier, atau pelanggan atau bahkan nanti dengan pesaing.

Ada memang sebagian orang memulai usaha dengan lebih percaya diri mengatakan, “anti TEORI” karena itu menjadi gerakan, maka sebenernya gerakan ‘anti teori’ itu justru menjadi sebuah teori baru yang intinya memulai usaha = ‘tanpa teori’ Baca selengkapnya

Kewirausahaan : Memulai usaha Minim Resiko, walau minim Profit

Mengawali usaha memang ada beberapa jalur dan banyak buku, seminar memulau usaha yang menggambarkan kemudahan, tanpa modal dan lainnya. Sejatinya, mudah tidaknya dalam memulai usaha itu tidak bisa digeneralisir, setiap orang memiklik kepekakaan dan kesiapan yang berbeda- beda, sehingga yang bisa hanya menentukan bagaimana memotivasi agar selalu dalam kondiri YAKIN dan terus KREATIF, dalam kondisi MEMULAI, setidaknya memiliki pemahaman ringan :

  1. Memiliki resiko kerugian yang minimal, sehingga meminjam modal ke BANK hingga Milyaran bukan kebanggaan
  2. Memiliki keuntungan sedikit tapi stabil, asal modal fleksibel. Ini lebih aman dan tentram
  3. dll dll Baca selengkapnya

Kewirausahaan : Kesiapan mental memulai usaha

Kadang ketika habis mengikuti seminar kewirausahaan, workshop maka semangat sangat menggebu, ketika esok hari sehabsi bangun tidur sudah berbeda lagi, kemudian setelah ada rutinitas lain, sudah beda lagi kondisinya.

Yah memang ada yang seperti itu, karena memang motivasi dalam diri sendiri, kadang perlu refill atau reposisi.  Karena keberanian memulai usaha juga didukung pemahaman kewirausahaan yang baik, walau masih minim.

Sifat mengebu-gebu bisa  beralih menjadi menjadi tergesa-gesa dalam memulai usaha, sehingga melupakan aspek mental kita. Mental memang harus dilatih, di biasakan, dikondisikan, dan memang itu butuh waktu.  Kadang ketergesaan memulai usaha, memaksa untuk mengabaikan pondasi mentalnya, pondasi skilnya, pondasi keilmuwannya, sehingga ketika jatuh, bruukk terasa lebih berat, dan sulit tidur.   Namun berbeda dengan yang sudah terbiasa menghadapi masalah2, dan paham mengalokasikan emosi keterpurukan itu, menjadi sebuah jalan keluar yang sudah terbangun rapi,  ada yang langsung  mendekatkan kepada Tuhan Yang Maha Kuasa

Kemanakah pondasi itu diletakkan? Baca selengkapnya

Kewirausahaan : Proaktif atau reaktif Anda ini?

Proaktif, adalah suatu posisi ideal di mana kita melihat, menata masa depan dari sekarang, dan menentukan langkahnya kongkret saat ini.  Proaktif mampu memetakan apa yang harus disikapi dan dilakukan sekarang untuk masa depan

Reaktif, adalah suatu kondisi di mana kita menyerah dan hanya menyikapi dari kondisi lingkungan yang ada, menanggapi dari lingkungan, menjawab fenomena yang ada. Pada suatu kondisi kita hanya seperti berusaha Mematikan api, dari percikan2 api yang timbul di sana, disana lagi dan disana yang lain. Tapi tidak mampu mengantisipasi secara konkret saat ini.
Baca selengkapnya

Kewirausahaan : Kesalahan dalam usaha adalah emas 24 karat

Dalam banyak pelaku wirausaha Indonesia dan dunia, kisah-kisah kegagalan akan menjadikan kita merasa bahwa untuk menuju impian kita butuh usaha yang lebih, dan kebangkitan dari kegagalan, dalam kisah ini kita ambil dari perjalanan STEVE JOBS, pendiri Aple yang jenius dan inovatif, meski kadang kontroversial.

Steve  Jobs, pengusaha ini pendiri perusahaan besar, tapi akhirnya DIPECAT, meskipun pendiri perusahaan tersebut tetap saja STEVE JOBS merasakan resiko dari kebijakan bisnis yang bersifat kolektif, didepak Manajemen di Apple.

Ini patut menjadi EDUKASI bagi kita semua, dan sebagai penyemangat, bahwa dalam dunia usaha sukses dan gagal itu bentuknya kadang samar dan dekat. Apa yang membuat STEVE JOBS di keluargkan dari Perusaahan yang didirikannya? Sepanjang perjalanan kesuksesan perusahaan Apple, akhirnya memutuskan mengangkat orang yang kompeten di Apple dengan tujuan untuk lebih bisa mengarah kepada peningkatan, tahun pertama semua memang berjalan baik, namun pada tahun berikutnya justru terjadi kemunduran yang membuat manajemen Apple kawatir. Gejala kemunduran ini menjadikan perbedaan2 argumen dan pandangan, sehingga muncul beberapa versi solusi, untuk mengembalikannya perusahaan, dan ternyata Manajemen Apple, memutuskan STEVE JOBS di pecat pada tahun 1985.  Ini membuat STEV JOBS  sempat frustasi, tidak tahu harus berbuat apa2, bahkan hampir merasa ingin lari dari keterkaitan dengan Apple, dan merasa dirinya sangat buruk.

Dalam beberapa tahun kemudian STEVE JOBS menemukan HATIINYA, JATI DIRINYA, keyakinan telah ditemukan bahwa ia dipaksa kembali menjadi PEMULa dan harus belajar kembali dari situasi ini, ia masih mencintai APPLE sebuah perusahaan yang didirikan dengan menjual sebuah MObil Volkswagen. Baca selengkapnya

Kewirausahaan : Benarkah para pebisnis tidak butuh teori?

Dalam beberapa forum, dalam beberapa status di social media, beberapa di milis dan buku-buku banyak sekali mengatakan berbinis tidak perlu teori. Saya awalnya kaget, kenapa?

Salah mengartikan Teori
Mungkin dipikir yang namanya Teori itu laksana buku tebal, laksana e-book ratusan halaman yah? Sehingga banyak calon pebisnis malas dengan teori, sehingga kesalahpahaman memahami teori ini lah yang membuat banyak yang antipati dengan teori.  Pada zaman dahulu dorongan ingin memulai usaha, ketika belum ada online2 nan yang maju seperti sekarang ini, teori tetap ada namun ditemukan sendiri ketika dalam menjalankan bisnis, sehingga memang untuk sebuah teori bisnis pribadi, butuh pengorbanan modal, waktu, tenaga. Nah dengan majunya teknologi maka pertukaran informasi, forum, milis menjadikan pertukaran informasi dari yang sukses dan gagal menjadi sebuah kemasan pengalaman dan rumus, ini juga disebut teori. Teori teman saya, teori bapak saya, teori tetangga saya. Teori bukan sesuatu yg harus berwujud buku, bahkan mungkin pengalaman orang lain dalam bentuk lisan menjadikan kemasan yg sistematis sehingga menjadi sebuah teori sendiri.

Baca selengkapnya

Kewirausahaan : Peta persaingan UKM berubah di era digital ini

Suatu saat tetangga Anda mungkin menjadi bisa pesaing dalam usaha. Ini adalah istilah dari saya menyikapi sedikit bergesernya pola persaingan inti dari perkembangan zaman ini, bahwa memang posisi produsen dan konsumen bisa berubah dalam 1 detik. 1 menit, 1 jam , atau 1 hari. Artinya memang desakan kebutuhan dan isyu global telah menjadikan bahwa setiap transaksi bisnis bisa menjadi “ide memulai bisnis baru”.

Kenapa?

Karena saat ini eranya sudah horisontal, semua bisa menjalani usaha, tidak harus dengan RUKO MEWAH, tidak harus di pinggir jalan BESAR,
persaingan bisa tumbuh di samping kita, di depan kita, di lahan yang baru bahkan   dalam media online siapapun bisa berjualan online selama ada kemauan dan ketekunan

Hari ini tetangga menjadi konsumen Anda membeli baju dari Anda, esoknya tetangga itu kerjasama dengan pihak lain, menjadi reseller dan mendirikan usaha dengan produk yang sama dengan Anda, karena terinspirasi dari cerita dan transaksi dari Anda.

Baca selengkapnya

Kewirausahaan : Pengalaman menjadi trainer / motivator bisnis (satu)

Sudah biasa saat fajar menjelang, saat subuh bergema, posisi diri sudah mandi berpakain rapi untuk segera di bandara untuk undangan sharing motivasi bisnis di sebuah kota dalam rangka meningkatkan pemahaman kewirausahaan secara umum, atau ada tema khusus misak internet marketing, optimasi toko online dan lain sebagainya.

Perjalanan ini dijalani tanpa berpikir apapun berkenaan dengan berapa honor yang akan diterima, berapa jumlah peserta, karena tugas dan fungsi motivator adalah sangat mulia, mendorong aspek dalam diri seseorang untuk tetap yakin, semangat kuat, tidak minder, lurus pada visi misi hidup dan tegar, juga tujuan lain.

Indonesia masih banyak membutuhkan motivator dalam segala hal, karena pada dasarnya iklim kemasyarakatan Indonesia ini masih perlu di benahi dari sisi “dalam”/inner power dari   setiap manusia.

Baca selengkapnya

Kewirausahaan : 5 langkah mewujudkan impian menjadi pengusaha

Dalam membangkitkan semangat kewirausahaan di Indonesia, berikut tips dari saya, yang saya sampaikan di Talkshow Bisnis Di Yogya.

1. Pastikan Keyakinan Anda

Pastikan alas an apa yang membuat anda yakin menjadi pengusaha, apakah hanya ini impian anda? ATau ini hanya faktor kepepet karena melamar kerja di mana-mana tidak diterima, keputusan ini akan memberikan energy yang berbeda.

  • Pengusaha bidang apa yang anda sasar,
  • Apa hobi anda
  • Apa bakat anda
  • Apa potensi lingkungan sekitar anda

Untuk menuju keberhasilan jangka panjang anda harus tahu ukuran jangka pendeknya

(Jika anda masih menggangap bahwa merintis usaha itu tidak perlu dituliskan dari sekarang maka anda sudah kehilangan momentum sangat berarti karena impian besar dimulai dari keindahan kecil diawalnya)

Baca selengkapnya

Strategi Bisnis : Kadang inovasi bisnis dari tempel menempel dan gabung menggabung

Inovasi itu mahal, inovasi itu berat, inovasi itu hanya untuk perusahan besar. Jangan berpikir seperti itu.
Inovasi adalah hak setiap orang dan setiap pengusaha. Inovasi kadang hanya dari tempel menempel:

  1. Ada mainan anak, produknya sama terus tetapi bungkusnya diganti gambar, kadang gambar Upin Ipin, Dora dll
  2. Ada produk yang sama semakin lama tempelannya semakin banyak mulai dari legalitas, perizinan, Halal MUI, Pemenang ICSA, Juara lomba xxxx, produk terbaik menurut majalah xxx.
  3. Ada donat polos ditempel Coklat Belgia, ditempel Strawbery New Zealand, donat lokal terkesan dari luar negeri.
  4. Ada menempel label, yang dulunya Minyak Ikan sekarang ditambahi dari asalnya, Minyak Ikan Afrika, dari Ikan Hiu kedalaman 2000m dibawah laut

Inovasi juga kadang dari sistem gabung menggabung, contoh :

Baca selengkapnya

Mentoring Bisnis : Karakter seorang mentor

Saat ini banyak sekali komunitas bisnis yang muncuk berbasis kedaerahan, profesi, alumni, religi. Namun dalam perkembangannya semua orang ingin menjadi mentoring bahkan dengan cara yang tidak elegan, dengan mendiskreditkan mentor yangs senior, selalu apriori terhadap apa yang disampaikan dan dilaksanakan.  Namun memang sebaiknya mentor bisnis memang dipandang dengan cara jernih, karena ada beberapa hal yang mencolok  akhir ini antara lain:

  • Berusaha menjadi mentor dengan mengikuti pelatihan metode A, B, C, D, E, F pokoknya macam-macam
  • Berusaha mendekati pejabat dan orang penting yang strategis, untuk profit shared dalam proses mentoring
  • Berusaha menguasai semau ilmu lalu mencari mana tema yang baik
  • Berusaha menjadi mentor dengan jalan pintas, yaitu masuk ke komunitas dan menyerang dengan cara pandang ala oposisi untuk menarik perhatian
  • Berusaha menjadi mentor dengan mencari sertifikat kemana-mana demi mempertegas jati diri

Sedangkan di lapangan untuk menjadi mentor terutama mentor bisnis setidaknya ada beberapa hal yang harus dicermati :

Baca selengkapnya

Marketing : 7 hal penting bagi E-commerce anda

E-commerce tidak sama dengan tok o online. Toko online hanya sebagian dari E-commerce, karena secara prinsip E-commerce adalah segala hal yang bisa di komersialkan secara elektronik, jualan buku, e-book, jualan member biro jodoh, toko online, katalog online, konsultasi online berbayar, pelatihan online, semua itu termasuk e-commerce.

Lalu apa yang harus ada untuk meningkatkan kualitas e-commerce anda, setidaknya ada 7 hal  sbb:

  1. Berikan alasan untuk menggunakan produk anda, gambarkan manfaat untuk pelanggan, berikan testimoni yang mewakili masing-masing segmen pembli yang dituju, misal orangtua, oarnag kantoran, anak muda dll
  2. Tawarkan jalur akses untuk Customer service dari pilihan akses tersulit hingga yang termudah dan termurah.
  3. Orang Indonesia masih suka dengan simbol diskon, potongan harga
  4. Tawarkan banyak alat pembayaran yang mudah dan aman. Katakan : Support untuk internet banking dan paypal, jika memang ada. Berikan kemudahan konfirmasi pembayaran, jangan dalam bentuk isi form yang berbelit2.
  5. Lihatlah web dari pesaing anda dengan rutin, lihat agresi promosi dan peningkatan layanannya/produk, ambil manfaatnya
  6. Berikan ruang keluhan, kritik saran yang sangat mudah digunakan dan mudah diterima dengan cepat, sebelum masalah semakin lebar.
  7. Jadilah sosok pengusaha e-commerce yang selalu dapat memberikan kejutan positif.

Baca selengkapnya

Kewirausahaan dan Strategi Bisnis: 10 kendala bisnis utama menurut Penelitian

Oleh Ipan Pranashakti. www.ipan.web.id

Kendala bisnis dalam pengembangan dan pertumbuhan usaha kecil secara rata-rata lebih majemuk daripada perusahaan besar dengan jenjang bisnis yang nasional atau internasional. Karena strategi bisnis perusahaan besar telah melampaui masa-masa kedewasaan, baik didapatkan secara alami dalam proses, improvisasi atau menggunakan jasa konsultan bisnis sebagai arahan konsultasi utama.

Dalam sebuah penelitian oleh A McKinsky & Company, 10 kendala bisnis utama dalam pertumbuhan dan pengembangan bisnis antara lain:

Baca selengkapnya

Kewirausahaan dan Strategi Marketing : 5 Cara Memasarkan usaha baru secara ringan tanpa konsep yang rumit

Ketika mengantar keluarga belanja di daerah Jl. Solo Yogya,  saya bertemu dengan Mas Ridho, desainer web pemula yang ingin mengembangkan usaha dan bisnis baru dengan konsep bisnis dan konsep marketing yang tidak rumit.  Saya juga sampaikan Perusahaan besar dengan segudang strategi marketing yang hebat sudah biasa, namun seorang Ridlo bagaimana bisa mempunyai perusahaan besar jika yang kecil ini tidak diawali dengan sesuatu yang ringan.

Memulai konsep memasarkan web tidak bisa selayaknya memasarkan alat elektronik, tupperware atau baju. Kenapa? Karena yang dijual tidak langsung bisa disodorkan dan bisa dipakai, namun lebih membutuhkan unsur  pembuktian dan unsur gambaran pengalaman. Untuk bisa dipakai pun perlu proses pendekatan kepada selera dan gambaran histori pelanggan.

Baca selengkapnya

Next Page »

Bisnis & Marketing

Langganan Artikel Bisnis Marketing Toko Online Wirausaha

  • Begitu ada artikel baru, Anda dapat email pemberitahuan