Website : Menjadi Web Developer harus bisa mengedukasi pelanggan
Ini menjadi catatan penting dalam usaha web development, karena tidak semua pelanggan sadar bahwa ekpektasinya belum sesuai dengan apa yang dimiliki, atau kadang ekepektasinya terlalu tinggi saat ini. Ini tampak dari beberapa mengerjakan website, pelangan menginginkan website mirip dengan web ini dan web itu, padahal resource sangat berbeda. Web yang dicontohkan memiliki resource mulai video, foto, profil, dan kekuatan redaksional yang beragam, hingga FAQ, SOP dll Sehingga ketika web developer diharuskan membuat web seperti dalam contoh memang dalam logikanya tentu pelanggan sudah memiliki resource yang sama, padahal tidak.
Baca selengkapnya
Strategi Marketing : Kepuasan Pelanggan bukan tujuan akhir, pahami 5 dimensi
Suatu sore saya mengunjungi seorang rekan yang memiliki usaha cukup baik, banyak diskusi terutama tentang kepuasan pelanggan, namun saya sampaikan di sana janganlah kepuasan pelanggan menjadi tujuan akhir, karena pada dasarnya kepuasan pelanggan hanya “jalan tol” menuju kejayaan usaha, karena kepuasan pelanggan berfungsi sebagai :
- Kepuasan pelanggan hanya menjadi “jalan tol” untuk membangun loyalitas pelanggan, dengan banyaknya yang loyal akan mengurangi biaya iklan yang mungkin anggaran terbesar
- Kepuasaan pelanggan hanya “alat pemancing” agar pelanggan loyal dan akan sering membeli/transaksi
- Kepuasan pelanggan hanya “media” untuk loyalitas pelanggan agar juga menceritakan kepada banyak pihak, maka ini menjadi media promosi
- Kepuasan pelanggan hanya “alat pendorong” untuk membeli/transaksi kembali walau perusahaan kita sedang tidak beriklan
- Kepuasan pelanggan hanya “perangsang” loyalitas pelanggan untuk pembelian dengan volume yang lebih besar
Setelah pelanggan puas, kemudian loyal maka dengan pencitraan yang baik maka bisa menjadi pelanggan yang fanatik.
Strategi Marketing : Cara Promosi Efektif di Abad 21
Strategi Marketing. Dalam sebuah acara seminar di yogya ada beberapa catatan kecil yang bisa saya tulis dari acara diskusi, sebagai narasumber saya mencoba ambil point simpelnya.
Di Abad 21 ini ada sedikit perbedaan yang rekan-rekan KPMI harus pahami. Kalau dahulu kala perusahaan besar maupun kecil cenderung melakukan pemasaran missal, misal :
- Membagi brosur kepada siapapun di manapun
- Mengganggap konsumen itu sama atau rata-rata sama
- Bergantung pada iklan, sehingga biaya iklan sangat tinggi
- Berusaha memuaskan pelanggan
Di era IT atau era komunikasi ini sebenernya ada beberapa yang sudah bergeser di antaranya :
- Pasar saat ini sudah mulai jenuh dengan banjirnya brosur, iklan di mana-mana, semua orang ingin jadi pengusaha dan semua ingin membagi brosurnya.
- Era Internet telah merubah perilaku pasar menjadi horisontal, yang dahulu sangat percaya dengan brosur sekarang di era IT mereka juga butuh “komentar “orang lain yang telah menggunakan produk, review produk, keluhan akan sebuah produk. TInggal duduk menggunakan Google cukup sudah.
Dasar Marketing : HUbungan Differensiasi dan Positioning (Bagi Orang awam)
Dalam seminar Marketing saya menyampaikan bahasa yang mudah dipahami, dengan gaya bahasa orang awam.
Cara memahami ala pengusaha/awam begini (agak beda dengan teori2nya , karena saya ambil bahasa pengusaha)
Positioning
Positioning adalah langkah untuk memasuki benak dalam pikiran konsumen untuk melekatkan persepsi tertentu. Mau dipersipsikan apa nih produk saya
Differensiasi
Differensiasi adalah langkah/upaya untuk membuat produk kita berbeda dari yang lain terutama dari pesaing kita
Syarat menurut pemikiran saya (bahasa utk pengusaha) :
- Differensiasi yg unik (ada sedikit perbedaaan dari yang lain namun sedikit)
- Differensiasi yg antik (benar-benar berbeda sebagain besarnya)
- Differensiasi yg inovatif (karena sentuhan teknologi dll)
- Differensiasi harus unggul
Bida juga dengan penekanan sebagai berikut
Sebenernya Differensiasi ini adalah “bahasa penerus” dari positioning.
Strategi Bisnis : Manfaat merek bagi bisnis
Ngapain harus Brand building ? Ngapain harus membangun images bagi merek kita? Ngapain harus bayar mahal untuk promosi dengan tujuan memberikan kesadaran merek?
Itu pertanyaan diatas sering muncul saat saya memberikan pelatihan & seminar strategi brand building. Namun semua saya anggap wajar saja, karena memang di Indonesia mayoritas UKM & UMKM lebih fokus menjual produk, membuat produk, memacu penjualan dan hanya sebagian yang melakukan agresi brand building.
Secara umum manfaat dari membangun brand adalah :
Baca selengkapnya
Toko online : Pentingnya Segmentasi dalam toko online
Tidak terlalu muluk2 kok jika pengusaha toko online itu memikirkan segmentasi dalam usahanya, jangan berpikir segmentasi itu sulit.
Tujuan segmentasi pasar adalah menyesuaikan kemampuan usaha toko online dengan kebutuhan sekelompok masyarakat agar timbul nilai komersial yang saling menguntungkan. Misal jika ada jualan obat rematik, obat sakit punggung, obat uban, tentu utamakan segmen orang tua, sehingga mulai dari brosur, desain, kalimat2nya memang untuk orangtua. Tidak salah jika anda bikin ribuan brosur lalu dibagi ke ribuan anak SMP dan SMA, itu tidak salah tetapi efektifitasnya rendah, sehingga sebaiknya memang ribuan brosur itu untuk orangtua, bisa di Kantor Taspen?Pensiun, rumah sakit masyarakat menengah/Puskesmas, Joging Minggu pagi dll. Ibarat kasarnya yg namanya segmentasi itu, tidak jika mau menjual mobil Jaguar atau Mercedez Benz dengan membagi brosur iklan ke SMP atau media sekolah SMP.
Marketing : Dilematis antara biro iklan yg berorientasi pelanggan atau award
Sebuah perusahaan raksasa berani membayar hingga 7 milyar untuk sebuah iklan dan penanyangannya dan ditangani oleh sebuah biro iklan di satu kota dengan saya. Setelah melihat hasilnya di TV saya lalu mencoba mengira2 berapa modal pembuatan video berdurasi 60 detik tersebut. Kemudian dapat khabar bahwa Video iklan tersebut senilai 180juta dari seorang sutradara ternama di Jakarta, yang terbiasa membuat video klip.
Setelah dikaji ternyata memang banyak kejadian memang perusahaan besar lebih mengambil jalan aman untuk proses periklanan, yaitu dengan menyerahkan ke biro iklan secara keseluruhan, namun apaka benar birol iklan/marketing com itu hanya semata memuaskan pelanggan atau justru secra egois lebih kepada sensasi untuk memburu Award, mumpung ada Job iklan. Namun jika perusahaan baru atau Anda seorang pengusaha maka ada hal-hal yang perlu ditegaskan dalam beriklan menggunakan biro iklan :
Selling : Value Lifetime untuk peningkatan penjualan jangka panjang
Beberapa email masuk ke saya dari para sales person dan tim penjualan reseller, terimakasih atas emailnya semoga anda menjadi sales yang handal atau manajer penjualan yang hebat di semua lini. Dari sekian email, yang menjadi perhatian saya bahwa tampaknya masih belum difokuskan antara fungsi selling sebagai bagian dari marketing dalam aktifitas sehari-hari baik itu bekerja sebagai salesperson untuk perusahaan diri sendiri atau pihak lain.
Cara instan melakukan penjualan banyak diperoleh dari pendahulu atau senior2, tetapi sebenernya ada yang lebih penting dipahami bahwa target yang terlampaui dari senior2 tersebut belun tentu jangka panjang, karena sebenernya para sales person tersebut memahami yang namanya “Value Lifetime”
Strategi Bisnis Toko Online : Membangun reputasi toko online produk obat (seri 1)
Banyak sekali saat ini toko online yang menawarkan produk obat baik secara analisa medis atau herbal. Kesemuanya mempunyai keunggulan dan kelemahan, ini informasi yang harus dikuasai pengusaha toko obat herbal, karena menyangkut kesehatan orang lain.
Banyak kelemahan dalam penjualan obat dalam sistem MLM yang perlu dihindari di toko online obat herbal antara lain:
- Penjual herbal di toko online tidak semua menguasai aspek farmasi, sehingga menghadapi pelanggan yang perfect perlu tuntutan tertentu, misal : ”Pak, jika saya minum obat herbal ini, barengan dengan obat dari rumah sakit boleh tidak?” Pertanyaan klasik, namun tetap harus dijawab dengan bijak, nah jika penjual obat herbal tidak menguasai informasi ini maka bisa timbul ragu
- Penjual herbal selain tidak semua farmakolog juga bukan dokter. Sehingga bisa saja penentuan obat salah untuk penyakit yang sulit diidentifikasi. Misal ada yang tanya : ”Pak, mata saya ini merah terus, kira2 adakah obatnya?” Mungkin kalo penjualnya awam bisa saja menentukan Otem sebagai obantnya, namun harus diketahui, bahwa mata merah juga bisa indikasi dari gangguan di lever,sehingga harusnya bukan obet mata tetapi obat lever. Karena bukan dokter, maka pengusaha harus bijak dalam menjawab, syukur-sykur menunggu diagnosa dokter baru tentukan obatnya
Strategi Bisnis Toko Online : Pentingnya mengkoneksikan Produk yg dijual di Toko Online dengan domain
Toko Online menjadi solusi dalam beberapa hal bidang penjualan karena kemudahannya, baik kemudahan dibuat, dipesan ke developer dll. Juga karena kecepatan dalam pembuatan Toko Online saat ini lebih cepat dari pada waktu untuk menghabiskan tidur siang, mulai dari pemesanan domain, hosting dan instal, karena banyak layanan instan. Tetapi mungkin perlu diingat, saya pernah menyampaikan ke saat Workshop E-commerce di UC UGM dengan contoh lain, bahwa ketika setiap orang mampu berjualan “jagung bakar”, baik dari anak-anak sampai kakek-kakek, dan dari modal 10ribu sampai yang 1 juta, maka titik jenuh di masyarakat akan semakin tinggi. Karena akhirnya di semua tempat bisa ada penjual jagung bakar, namun seiring banyaknya penjual, maka cirikhas jagung bakar harus jelas, kemudian yang tidak boleh lupa, jika masyarakat pembeli jagung puas, biasanya lain waktu mengidentifikasi lokasi penjual jagung secara otomatis dengan istilah: Penjual Jagung Dekat perempatan, Penjual Jagung ujung jalan, Penjual jagung dekat kelurahan. Apa artinya?
Strategi marketing : Sukses bisnis dengan membangkitkan sikap sukarela masyarakat/pelanggan
Strategi marketing yang hebat maka pola dasar dari bisnisnya selalu mengarah pada pembangkitan “sikap sukarela” dari pelanggan dan pasar. Sukarela? Kok bisa? Iya karena dengan membangkitkan “sikap sukarela” maka apapun yang perusahaan lakukan akan membangkitkan perubahan tindakan, pemikiran, dan kesan dari pelanggan dan masyarakat. Beberapa contoh dari pembangkitan sikap sukarela ini antara lain.
Ilustrasi Marketing Satu
Anda sebagai pengusaha menciptakan strategi bisnis dengan penerapan strategi marketing dengan alat promosi yang hebat dan pemerataan yang kuat, tersebar di seluruh kota dengan jangkauan yang luas, artinya di sudut manapun ada. Namun jika masyarakat atau pelanggan anda tidak “sukarela” membaca iklan, apakah iklan itu akan bermanfaat?
Strategi Marketing : 5 Alasan memanfaatkan email marketing sebagai media yang murah namun efektif
Strategi marketing era tradisonal dan era internet bukan berarti berganti eranya secara total, hanya metode dan media marketing yang bergeser seperti dahulu kala ketika promosi hanya bisa dengan suara di Radio kemudian muncul iklan suara+visual di TV. Namun memang kemasan yang disajikan untuk pelanggan haruslah berawal dari pergeseran perilaku pelanggan bukan dari kemampuan modal dan investasi kecanggihan teknologi pemilik perusahaan saja.
Email belum disadari oleh pelaku bisnis sebagai media yang efektif untuk menpertajam lini komunikasi bisnisnya, dan masih dianggap sebagai alat pasif saja. Kekeliruan ini yang akan saya bahas dari sudut pandang bisnis.
Strategi Bisnis dan Kewirausahaan : Sukses Bisnis dengan menguatkan “Nilai” Layanan dengan 3 cara
Oleh Ipan Pranashakti KIP
Secara umum dalam pengembangan usaha, bisnis baik skala besar maupun kecil, komponen dalam proses membangun kepuasan pelanggan menjadi tujuan utama walau tidak semua elemen strategi bisnis dan strategi marketing yang dibentuk mengaju ke arah sana. Perkembangan yang ada saat ini ketika semua berlomba dan merasa bisa mendirikan dan memajukan usaha maka nuansa kompetisi sebenernya sudah terbangun baik secara personal, sektoral dan kelompok usaha. Artinya bahwa dalam persaingan lokal dan sektoral yang melibatkan unsur persaingan kecil misal pedagang pasar yang saling berdekatan maka haruslah dibangun sebuah wacana bahwa setiap layanan haruslah berkesan bagi pelanggan.
Strategi Bisnis : Pentingnya membangun keahlian komunikasi di lingkup bawahan demi pelanggan
Oleh Ipan Pranashakti (www.ipan.web.id)
Beberapa waktu lalu saya mengantar istri refreshing Mall di Jogja yang menurut saya telah menerapkan strategi bisnis yang hebat, sehingga pernah saya melihat salah satu staf manager menegur staf Cleaning Service hanya karena berjalan dengan santai tapi tidak memperhatikan lantai. Dalam kontek mempertahankan pelanggan menegur tim cleaning service yang kurang teliti tersebut adalah sebuah impact dari strategi bisnis yang mengakar sampai ke bawah, karena semua rambu-rambu menajemen di delegasikan dalam bentuk instruksi dan rapat-rapat kecil.
Strategi Marketing : Marketing Era e-commerce bukan berarti telah membuang era tradisional (seri 1)
Membaca sebuah tulisan di web pakar ekonomi yang berbicara tentang marketing dan migrasi strategi marketing, saya jadi berpikir apakah memang secara defacto kita semua harus percaya bahwa era e-commerce dan internet marketing merupakan era yang benar benar baru?
Kehebatan dan kecanggihan era baru ini dalam konsep IT memang ada pelonjakan yang luar biasa, misal dari internet yg akses statis menjadi dinamis dan everywhere, dari yang belum kenal orang banyak sekarang bisa berkomunitas dg teknologi di Facebook, Friendster, Plurk dll. Di sisi komunikasi murah yang dahulu segala pembicaraan jarak jauh harus dengan telepon, sekarang ada Yahoo Messenger, Email, Board, SMS dan multi interface chat. Namun ini semua berkenaan dengan infrastruktur IT di seluruh lapisan dunia. Apakah dengan infrastruktur tersebut akhirnya strategi marketing juga bermigrasi total?? Jawabnya tidak.
Bahkan ketika Skype dan VoIP menjadi solusi untuk telepon murah pun, nilai tradisional nya tetap sangat kuat.
Era e-commerce dan internet marketing yang berflatform web 2.0 masih tetap membutuhkan kaedah strategi marketing dari era tradisional. Lalu apa saja perubahan itu?




