Dasar Marketing : HUbungan Differensiasi dan Positioning (Bagi Orang awam)
Dalam seminar Marketing saya menyampaikan bahasa yang mudah dipahami, dengan gaya bahasa orang awam.
Cara memahami ala pengusaha/awam begini (agak beda dengan teori2nya , karena saya ambil bahasa pengusaha)
Positioning
Positioning adalah langkah untuk memasuki benak dalam pikiran konsumen untuk melekatkan persepsi tertentu. Mau dipersipsikan apa nih produk saya
Differensiasi
Differensiasi adalah langkah/upaya untuk membuat produk kita berbeda dari yang lain terutama dari pesaing kita
Syarat menurut pemikiran saya (bahasa utk pengusaha) :
- Differensiasi yg unik (ada sedikit perbedaaan dari yang lain namun sedikit)
- Differensiasi yg antik (benar-benar berbeda sebagain besarnya)
- Differensiasi yg inovatif (karena sentuhan teknologi dll)
- Differensiasi harus unggul
Bida juga dengan penekanan sebagai berikut
Sebenernya Differensiasi ini adalah “bahasa penerus” dari positioning.
Selling : Meningkatkan penjualan dengan optimasi Soft Selling secara online
Strategi marketing di era IT ini ada banyak perbedaaan dengan pola yang ada di era sebelum tahun 2000an, ini bisa terlihat dari pola selling yang terus berubah strategi dan taktiknya.
Banyak sekali dalam menerapkan strategi marketingnya dengan membuat web, email marketing, promosi banner, baliho, pendekatan personal selling dll. Pernahkah terpikir bahwa semua itu masih tergolong dalam hard selling. Sedangkan kita masih diberi kesempatan untuk melakukan upaya soft selling.
Mengenal sedikit tentang Soft selling
Soft selling adalah upaya peningkatan penjualan dengan bentuk-bentuk yang tidak vulgar. Kalau di hard selling vulgarnya sangat tampak. Misal memasang banner ke sebuah web portal, memasang brosur online, dengan demo online & offline.
Marketing : Meningkatkan Penjualan dengan Edukasi pasar
Banyak sekali inovasi yang dilakukan untuk mendongkrak penjualan, dengan berbagai promosi yang ada, dengan biaya yang luar biasa. Namun yang harus diperhatikan apakah produk kita itu sudah diterima dengan baik?
Yang perlu diperhatikan adalah sejauh mana telah mengedukasi pasar. Edukasi pasar dalam rangka meningkatkan penjualan betujuan agar masyarakaat sadar akan produk anda secara penuh, ini merupakan bagian dari strategi marketing.
Misal, dahulu kalau Kedele hanya dijadikan untuk bahan baku Tempe dan Peyek, saat ini bisa dipakai untuk Susu Kedele dan Bubuk Kedele dengan harga yang tinggi. Bagi orang awam biasanya berpikir, “Ah masa sih kedele bahan tempe itu bisa mengurangi kolesterol?”. Nah edukasi bisa dalam berbagai bentuk misal hasil penelitian soal kedele, hasil kajian lapangan peminum susu kedele, hasil uji labooratorium dll. Misal ada tulisan : ”Menurut Prof Dr. Ir. Xxxxx dari Universitas Visimaster, menyebutkan dalam hasil penelitiannya, bahwa kedele mampu mengurangi koleterol darah karena mampu meningkatkan metabolisme dan membakar…………….”
Dengan cara itu maka masyarakat tersadar bahwa ternyata produk kedele tersebut adalah hasil rekomendasi pakar dan dengan olahan yang matang dari sebuah penelitian.
Ada produk Habbatuss sauda, setelah di munculkan hadist dan kajian ilmiahnya, masyarakat tersadar, dan penjelasan detil seperti dalam contoh di web ini http://binmuhsinhabbatussauda.blogspot.com/
Dampak edukasi bisa positif dan negatif
Ketika edukasi memamarkan dampak obat kimia yang dossi tinggi dan ektrim maka orang begitu takut, sehingga ada produk obat tertentu yang mulai ditinggalkan, ketika edukasi menjabarkan dampak bakso formalin itu sangat berbahaya, maka penjual bakso bisa merasa ada penurunan omzet. Tapi di lain pihak ketika ada yang mengedukasi bahwa obat herbal itu aman dan manjur maka orang berlari mendapatkannya.
Susun edukasi anda sehingga, inovasi produk dan layanan anda bisa diterima dengan baik oleh masyarakat, yang berdampak pada minat terhadap produk anda, sehingga penjualan juga meningkat.
Dalam edukasi pasar, bida menggunakan beberapa model pendekeatn bahasa,
- bahasa ilmiah
- bahasa umum/masyarakat
- bahasa simpel untuk segala umur
- bahasa bisnis jika untuk penawaran reseller/agen
Bisa juga memulai dari :
- Trend negatif, kesalahan umum masyarakat, misal kebiasaan mengkonsumsi Perasa MSG
- Trend positif, misal : membudayanya obat herbal di masyarakt maka produk ini bagian dari solusi
Dengan edukasi pasar, produk Anda menjadi dipertimbangkan kembali dan dilirik/diminati, yang mungkin awalnya selalu tidak dilirik.
Selling : Value Lifetime untuk peningkatan penjualan jangka panjang
Beberapa email masuk ke saya dari para sales person dan tim penjualan reseller, terimakasih atas emailnya semoga anda menjadi sales yang handal atau manajer penjualan yang hebat di semua lini. Dari sekian email, yang menjadi perhatian saya bahwa tampaknya masih belum difokuskan antara fungsi selling sebagai bagian dari marketing dalam aktifitas sehari-hari baik itu bekerja sebagai salesperson untuk perusahaan diri sendiri atau pihak lain.
Cara instan melakukan penjualan banyak diperoleh dari pendahulu atau senior2, tetapi sebenernya ada yang lebih penting dipahami bahwa target yang terlampaui dari senior2 tersebut belun tentu jangka panjang, karena sebenernya para sales person tersebut memahami yang namanya “Value Lifetime”
Strategi Bisnis dan strategi marketing : Manfaat pameran yang vital bagi usaha
Hampir setiap hari ada pameran, dari berbagai industri baik kerajinan, komputer, tekstile, mebel dll yang kesemuanya tentu mengedapankan strategi bisnis yang berbeda walau berada dalam satu ruangan.
Dalam pameran komputer di sebuah gedung ternama di Yogyakarta, saya mendapatkan undangan untuk diskusi interaktif. Dari diskusi ini tampak bahwa masih banyak pengikut pameran sebatas ”menjawab” dari ”penawaran” harga sewa lokasi pameran yang murah dari event organizer. Dan hebatnya mereka tidak melakukan sesuatu kecuali menunggu pengunjung membeli, dan hanya itu saja. Walau di beberapa stand tampak begitu memanfaatkan momentum pameran ini.
Strategi bisnis yang baik, tentu selalu memaksa adanya perncanaan marketing dalam masalah promosinya, terutama pameran karena pameran mempunyai manfaat antara lain :
Konsultasi Bisnis : Bagaimana membuat mitra bisnis kita maju, apakah dengan hadiah
Pertanyaan Konsultasi Bisnis:
Pak Ipan, bagaimana cara membuat program buat mitra bisnis kita maju.sebelumnya dulu pernah kita membuat dengan cara memberikan undian/kupon berhadiah bagi yang membeli 2 produk kita.mungkin ada solusi lagi yang lagi booming saat ini?
Nama : Budi Setiawan
Email : franchise_homyxxxxxx@yahoo.com
Strategi marketing & Personal selling : 5 penyebab utama penolakan membeli produk
Oleh Ipan Pranashakti (www.ipan.web.id)
Personal Selling adalah bagian dari Strategi marketing perusahaan yang merupakan langkah konkret dalam membangun penjualan langsung dan bertujuan bertemu dengan masyarakat. Dalam kaitan ini sang sales atau pelaku marketing mempunyai kesempatan untuk secara langsung mengetahui sejauh mana produk atau layanan direspon secara cepat oleh masyarakat entah itu dalam bentuk penolakan atau persetujuan membeli.




