Marketing: Produk yg cocok promosi dg model sampling

Ketika sharing di depan para pengusaha di sebuah kota di kalimantan, saya mendapatkan sebuah sample produk berupa VCO ukuran kecil, yah memang promosi dengan sample ini cukup penting, walau tidak harus kepada semua produk. DI sisi lain saat sedang istirahat, di meja disajikan beberapa sample produk juga berkenaan dengan makanan khas beberapa kota, karena pada saat event ini juga didukung jasa pengiriman JNE yang sedang mengeluarkan layanan baru berkenaan Jasa pengadaan oleh2 khas dr berbagai  kota di Indonesia.

Nah tapi di sisi lain promosi2 barang tertentu jarang diberikan dalam bentuk sampling, lalu apa saja yang cocok dengan promosi model sampling, antara lain : Baca selengkapnya

Bisnis:Bersaing tidak harus memiliki 100 keunggulan

Bisnis yang eksis hingga 40 tahun, seperti merek Indomie, Coca cola, dan lainnya coba amati apakah mereka memiliki keunggulan hingga 100 buah? Mereka ini lebih mengedepankan strategi bisnis yang berbasis riset pelanggan orientasinya kepada keunggulan yang benar-benar dekat ke konsumen, karena kita  ketahui kadang keunggulan bisa juga lebih dekat kepada produsen, biasanya ditandai dg penjualan yg tidak bagus, kurang direspon pasar, ‘keunggulan’ tidak bisa sepihak dirumuskan oleh produsen, tetapi juga melibatkan konsumen. Itu juga ketika Mie Sedap akan memasuki pasar Indonesia maka butuh 2 tahun meriset pasar dengan dana milyaran, namun setidaknya  lebih dr 15% pasar pesaing yg waktu itu dikuasai Indomie, tergerus keberadaan Mie Sedap.

Baca selengkapnya

Marketing : Promosi dgn hasil produk

Banyak sekali tentang promosi dan caranya, ada ratusan cara untuk ini, namun mungkin kita bisa belajar dari mesin fotokopi Xerox, bagaimana bisa menembus pasar begitu kuat waktu itu, dengan harga yg lebih baik? Walau perkembangan teknologi sudah berubah, namun setidakny pola membuka tembusan ke pasar saat itu dapat menjadi tips ringan. Baca selengkapnya

Strategi Marketing: Membangkitkan emosi dalam iklan promosi

Berkenaan strategi marketing, jika kita amati baik itu di TV, Majalah, KOran, dll perusahaan yang berbasis riset dalam marketingnya maka tampak bahwa mereka mencoba memancing emosi pelanggan, dalam hal ini emosi jangan dikonotasikan sebuah kemarahan tetapi emosi lebih kepada  pengalaman afektif yang disertai penyesuaian dari dalam diri individu tentang keadaan atau sesuatu.
Sudah lama diketahui bahwa emosi merupakan salah satu aspek berpengaruh besar terhadap sikap manusia.

Baca selengkapnya

Dua tahapan kecil konsumen ke merek

Saat ini banyak sekali bertebaran merek-merek yang rasa-rasanya konsumen juga harus lebih butuh waktu untuk memilih, butuh sedikit ingatan yang lebih, butuh lebih sensitif terhadap perbedaan nyata, masing-masing dari merek.

Dalam marketing klasik,  ada sikap konsumen terhadap merek yang setidaknya dapat menjadi dasar kita, masuk kepada pemahaman dasar terhadap sikap konsumen terhadap merek.

Baca selengkapnya

Menentukan keunggulan Produk sebelum dilempar ke pasar

Hari ini kedatangan seorang rekan, dulu peserta pelatihan yg benar2 ingin mendirikan perusahan sendiri, fokus kepada bidang Obat kesehatan berbasis herbal.

Masih ada kebingungan, ketika dikhabari ada Formula Hebat dari seorang Prof bidang Farmasi menemukan formula untuk obat stamina, yang aman dan tidak mengandung resiko. Bingungnya karena harus mulai dari mana dan bagaimana membesarkankannya. Ini masalah klasik, bahwa banyak temuan2 inovasi yang lahir dari praktisi yang belum mampu berbisnis, baru fokus kepada temuan, teknologi dan produksi.

Nah sebagai awalan, sebelum semua produksi berjalan, bisa dimulai dengan langkah: Baca selengkapnya

Memulai usaha : Produk dulu atau marketing dulu?

Memang sudah zamannya sekarang ini, kita memiliki mindset dari pendekatan marketing, kalau zaman dulu orang mau memulai usaha selalu berpikir PRODUK dulu jadi baru memikirkan pemasaran. Zaman dahulu yang penting produk hebat pemasaran bisa asal2 an


Namun sekarang persaingan begitu kuat, duplikasi begitu cepat, posisi penjual dan pembeli bisa bergeser cepat, hari ini dia pembeli ku besok bisa jadi pedagang yang menyaingiku, jadinya saling bersaing dalam waktu sehari karena kemudahan mendapatkan produk dan menjadi agen, reseller.
  Baca selengkapnya

Marketing : Segmentasi berhubungan dg kemasan produk

Dalam beberapa puluh seminar/workshop yang pernah saya isi, mungkin sering mendengar  saran saya : jika modal minimalis masuklah dahulu pada usaha dengan segmentasi anak2 dan targetnya adalah anak sekolah.. karena anak sekolah berhubungan mulut ke mulut yang kuat, dan secara personal anak2 tidak terlalu menggubris atribut makanan baik standarisasinya, Logo Halal MUI, Jaminan Mutu dll.

Baca selengkapnya

Bisnis : Menjadikan harga bukan alasan pembelian atau penolakan

Di era lama masih banyak beranggapan bahwa harga adalah satu-satunya nyawa dalam keuntungan, dalam bahasa awam harga tinggi bisa mendatangkan laba yang tinggi. Namun belum tentu pada era sekarang, karena ada banyak alasan konsumen yang tidak lagi mempertimbangkan faktor harga sebagai alasan membeli atau alasan untuk menolak penawaran produsen.

Kondisi-konsidi ketika harga bukan sebagai alasan utama, sejatinya muncul karena konsumen tidak memiliki kepekaan yang tinggi terhadap logika harga, lebih mengedepankan kepada emosionalnya, kepada ‘selera’ dan prestisenya.  Semua ini menjadikan rumus bahwa konsumen sejatinya memiliki kepekaan harga yang berbeda-beda.

Ambil contoh, saya tidak pernah tertarik dengan penawaran HP CHina, entah kenapa meski fitur sangat canggih, karena saya sudah memiliki  pengalaman dan cerita yang membuat unsur emosinal saya menolak HP murah produk china, yang sekarang di level 300ribu-500ribu sudah bisa membeli Smartphone dengan OS Android dan touchscreen.

Sehingga jika dirumuskan ada faktor-faktor yang mempengaruhi masing-masing konsumen

  1. Produk memiliki kekhususan tersendiri, meski mahal itu bukan alasan untuk ditolak, dahulu ada Laptop Mac Apple yang katanya tidak mudah kena virus, beda dengan Windows. Sehingga pebisnis memikirkan keamanan data lebih segalanya dari harga laptop.
  2. Pembeli tidak begitu mengerti, produk sejenis sebagai pembanding, ini terjadi ketika seorang rekan masih fanatis terhadap blackberry waktu itu, karena hanya Blackbbery yang ada BBM sebagai tool personal mesege terakurat karena melekat kepada perangkat (hanya blackbbery tidak bisa yang lain), tercepat, ter-asyik saat itu, namun ketika dalam perjalanan sekarang ada Android dengan Whatsapp-nya kondisi akan sangat berbeda. Pada awalnya orang berbondong-bondong membeli Blackbberry meski seharga 5-8 juta.
  3. Rendahnya biaya perawatan, terutama untuk instansi, menjadi hal penting. Ketika ada pejabat membeli Toyota Camry, kemudian saya tanya alasan pengadaaan-nya karena memang garansinya menyeluruh, pernah mobil kejatuhan buah Pakel, atap penyok, belok nyenggol pagar, kemudian shock breker dirasa kurang empuk, hingga diganti 3 kali, semua free, padahal 1 set perangkat 8 jutaan, sudah ganti 3 kali, tanpa pengeluaran. Ada rekan membeli perangkat Digital Printing, harganya lebih mahal 2 kali lipat dari produk China, tapi tetap dibeli karena digaransi sekian waktu jika rusak service gratis, termasuk pernah mendatangkan teknis dari luar negeri, namun semua dijamin karena garansi, persoalan dalam hal ini bagi pelaku bisnis, agar usahanya tidak tersendat  hanya karena service, lebih baik beli yang lebih bagus dan ada garansi jelas secara full.
  4. Produk secara emosional mewakili sebuah simbol gengsi, kualitas,  dan ekslusif/terbatas. Itu kenapa jam tangan seharga 40 juta dibeli, ada anak muda dibelikan ayahnya mobil 6 Milyar? Karena ada strata kelas, yg sangat emosional

Rasionalitas kadang tidak menjadi alasan utama, karena ada faktor emosional yang juga cukup menjadi keputusan membeli ingin serba cepat, serba bersaing, serba bisa segera menunjukkan sesuatu, harga berapapun tidak masalah, itu kenapa ketika tetangga saya yg masih TK dibelikan Blackberry yang cukup mahal, maka yang dibelikan pun tidak tau alasannya. Karena kepekaan anak dan orangtua pun bisa beda.

Marketing : 7 hal penting bagi E-commerce anda

E-commerce tidak sama dengan tok o online. Toko online hanya sebagian dari E-commerce, karena secara prinsip E-commerce adalah segala hal yang bisa di komersialkan secara elektronik, jualan buku, e-book, jualan member biro jodoh, toko online, katalog online, konsultasi online berbayar, pelatihan online, semua itu termasuk e-commerce.

Lalu apa yang harus ada untuk meningkatkan kualitas e-commerce anda, setidaknya ada 7 hal  sbb:

  1. Berikan alasan untuk menggunakan produk anda, gambarkan manfaat untuk pelanggan, berikan testimoni yang mewakili masing-masing segmen pembli yang dituju, misal orangtua, oarnag kantoran, anak muda dll
  2. Tawarkan jalur akses untuk Customer service dari pilihan akses tersulit hingga yang termudah dan termurah.
  3. Orang Indonesia masih suka dengan simbol diskon, potongan harga
  4. Tawarkan banyak alat pembayaran yang mudah dan aman. Katakan : Support untuk internet banking dan paypal, jika memang ada. Berikan kemudahan konfirmasi pembayaran, jangan dalam bentuk isi form yang berbelit2.
  5. Lihatlah web dari pesaing anda dengan rutin, lihat agresi promosi dan peningkatan layanannya/produk, ambil manfaatnya
  6. Berikan ruang keluhan, kritik saran yang sangat mudah digunakan dan mudah diterima dengan cepat, sebelum masalah semakin lebar.
  7. Jadilah sosok pengusaha e-commerce yang selalu dapat memberikan kejutan positif.

Baca selengkapnya

Dasar Marketing : HUbungan Differensiasi dan Positioning (Bagi Orang awam)

Dalam seminar Marketing  saya menyampaikan bahasa yang mudah dipahami, dengan gaya bahasa orang awam.

Cara memahami ala pengusaha/awam begini (agak beda dengan teori2nya , karena saya ambil bahasa pengusaha)

Positioning

Positioning adalah langkah untuk memasuki benak dalam pikiran konsumen untuk melekatkan persepsi tertentu. Mau dipersipsikan apa nih produk saya

Differensiasi

Differensiasi adalah langkah/upaya untuk membuat produk kita berbeda dari yang lain terutama dari pesaing kita

Syarat menurut pemikiran saya (bahasa utk  pengusaha) :

  • Differensiasi yg unik (ada sedikit perbedaaan dari yang lain namun sedikit)
  • Differensiasi yg antik (benar-benar berbeda sebagain besarnya)
  • Differensiasi yg inovatif (karena sentuhan teknologi dll)
  • Differensiasi harus unggul

Bida juga dengan penekanan sebagai berikut

Sebenernya Differensiasi ini adalah “bahasa penerus” dari positioning.

Baca selengkapnya

Dasar Marketing : 5 unsur dalam strategi pemasaran (bagi pemula)

Materi  dasar marketing ini khusus bagi pemula, karena memang dalam blog bisnis dibaca oleh ribuan pembaca dari berbagai usia, segmen dan background pendidikan. Dalam memulai usaha terkadang banyak sekali kegamangan antara produk dulu atau pasar dulu, nah di sini nanti akan kita bahas secara praktis dan singkat saja.

Logika dalam pemasaran yang harus diubah kepada para pemula dalam membangun usaha adalah, ketika tahun 1935, maka strategi pemasaran berfokus pada volume  penjualan, namun di tahun 2014, pemasaran mengalami sekitar 8 etape menjadi fokus kepada kecintaan merek dari masyarakat, artinya tidak hanya pembeli yang harus puas, tapi masyarakatpun bisa merasakan puas, itu kenapa PT Kereta Api berusaha melakukan pendekatan kepada masyarakat umum di daerah sekitar rel kereta, terutama jalur rel kereta yg dekat dengan pemukiman, meski itu bukan pelanggan jasa Kereta Api, karena tujuan dalam stragei pemasaran, maka harus juga memikirkan pola memuaskan masyarakat di sekitar aset PT KERETA API, agar kelangsungan usaha semakin membaik, tidak ada masyarakat yang merusak rel, merusak palang kereta, merusak stasiun, dan rela memberikan kabar ke Pengelola KEreta Api jika ditemukan ada baut/bantalan rel kereta yang lepas. Itu adalah bagian dari strategi pemasaran.

Saat saya merevisi tulisan ini, saya masih menjadi konsultan untuk sebuah kampus swasta yang berkembang untuk  mempertajam lini pemasaran dan penerapan Management ISO 9000 di  sebuah STIE, di sana pendekatan yang sy coba berikan ke klien, antara lain bahwa STIE tersebut perlu juga memuaskan  dan sehati dengan masyarakt sekitar kampus, agar tidak ada aset kampus yg dijarah, dirusak, dan menjadi tetangga yang baik terutama kepada para mahasiswanya, meski tetangga itu bukan PENGGUNA kampus tersebut.

Begitu juga dengan Garuda Indonesia, sudah menerapkan hingga marketing society, untuk masyarakat Indonesia, termasuk didalamnya BUKAN PENGGUNA layanan transportasi  GARUDA INDONESIA tersebut.

Berikut 5 unsur Strategi Pemasaran , khususnya tips bagi pemula:

Baca selengkapnya

Menjadi Pengusaha tidak wajib bikin produk sendiri

Hakikat pengusaha pada akhirnya untuk mendapatkan penghasilan dan kesejahteraan. Sehingga dari dasar itu maka oerientasi untuk mendapatkan laba lebih kepada bagamana secara cepat ada transaksi dan keuntungan.  Sehingga tidak ada kewajiban bahwa membangun usaha harus mempunyai produk sendiri dan layanan sendiri secara mandiri.

Kaum Tionghoa Indonesia masuk ke Indonesia sebelum kita ini dilahirkan, tidak semua dari mereka besar bukan atas produk sendiri pada awalnya, tetapi menjadi bagian dari sisi penjualan akhir ke masyarakat luas dari produsen di negeri China dan Malaysia, mulai dari jual sepeda, elektronik, pertanian, alat-alat, perlengkapan dll. Setelah mampu memahami bagaimana harus mendekati pasar, memuaskan pelanggan mereka menentukan bangunan usaha sendiri, mendirikan pabrik sendiri.

Baca selengkapnya

Strategi Bisnis dan strategi marketing : Manfaat pameran yang vital bagi usaha

Hampir setiap hari ada pameran, dari  berbagai industri baik kerajinan, komputer, tekstile, mebel dll yang kesemuanya tentu mengedapankan strategi bisnis yang berbeda walau berada dalam satu ruangan.

Dalam pameran komputer di sebuah gedung ternama di Yogyakarta, saya mendapatkan undangan untuk diskusi interaktif. Dari diskusi ini tampak bahwa masih banyak pengikut pameran sebatas ”menjawab” dari ”penawaran” harga sewa lokasi pameran yang murah dari event organizer. Dan hebatnya mereka tidak melakukan sesuatu kecuali menunggu pengunjung membeli, dan hanya itu saja. Walau di beberapa stand tampak begitu memanfaatkan momentum pameran ini.

Strategi bisnis yang baik, tentu selalu memaksa adanya perncanaan marketing dalam masalah promosinya, terutama pameran karena pameran mempunyai manfaat antara lain :

Baca selengkapnya

Kewirausahaan dan Strategi Bisnis: 10 kendala bisnis utama menurut Penelitian

Oleh Ipan Pranashakti. www.ipan.web.id

Kendala bisnis dalam pengembangan dan pertumbuhan usaha kecil secara rata-rata lebih majemuk daripada perusahaan besar dengan jenjang bisnis yang nasional atau internasional. Karena strategi bisnis perusahaan besar telah melampaui masa-masa kedewasaan, baik didapatkan secara alami dalam proses, improvisasi atau menggunakan jasa konsultan bisnis sebagai arahan konsultasi utama.

Dalam sebuah penelitian oleh A McKinsky & Company, 10 kendala bisnis utama dalam pertumbuhan dan pengembangan bisnis antara lain:

Baca selengkapnya

Next Page »

Bisnis & Marketing

Langganan Artikel Bisnis Marketing Toko Online Wirausaha

  • Begitu ada artikel baru, Anda dapat email pemberitahuan