Bisnis : Bersaing tidak harus selalu dari sisi kualitas

Ketika baru memulai usaha dan merasa modal masih terbatas, jangan minder untuk bersaing, apalagi karena alasan kurang modal sehingga kurang berkualitas. Karena tidak semua persaingan harus dari sisi adu kualitas, tidak harus melampaui kualitas dari pesaing kita saat ini. Bersaing itu sendiri memiliki banyak taktik yang bisa dikedepankan meski usaha masih minim.

Kalimatnya, Bersaing tidak harus pada kualitas puncak, tidak harus korelatif dengan modal yang tinggi. ketika diminta mendampingi instansi negeri, dan membina UKM bidang kaos, saya katakan, tidak ada yang akan menguji bahan kaos hingga ke LABORATORIUM, untuk semua produk kaos yang ada.

Baca selengkapnya

Marketing : Prestige Pricing, bidikan tepat penjualan meningkat

Mungkin materi prestige pricing sudah begitu melekat bagi para seminar marketing yang pernah saya idi puluhan even yang menjadikan saya sebagai nararsumbernya, namun bagi yang belum mengenal apa sih prestige pricing

Ketika saya memilih pola hidup sederhana, tidak glamour, tidak serbe berlomba dalam kemewahan, adalah sebuah pilihan untuk tidak membeli produk hanya produk berbau prestige pricing, yaitu membeli sebuah produk bukan dari manfaat riil produk, tetapi lebih kepada harga sebuah gengsinya. Dampak gengsi yang bisa dibeli.

Ketika ada penawaran sebuah jam tangan merek tertentu seharga 40 juta, saya langsung mengatakan tidak tertarik, karena bagi saya cukup lah jam tangan dibawah 1 juta ini yang saya pakai, karena saya tidak ingin terbebani dengan rasa deg-deg an ketika jam tangan ketinggalan, atau sedang diletakkan di hotel dll

Namun berbeda dengan orang lain yang orientasi hidup untuk sebuah pengakuan, maka membeli produk  berbau prestige pricing adalah sebuah “keharusan pribadi”  misal membeli mobilk seharga 4 milyar, baju pengantin karya xxxxx seharga 200juta..

Nah itu tadi prestige pricing dari kacamata konsumen, nah jika dari kacamata produsen maka ada beberapa hal berkenaan itu :
Baca selengkapnya

Strategi Bisnis : Jangan lupakan segmentasi dalam membangun usaha

Selalu dalam kisahnya, bisnis bisa gagal dan sukses makanya mantapakan segmentasinya dahulu di awal, agar kita tidak kehilangan energi, waktu dan dana.

Banyak yang yang usahanya tenggelam di 3 tahun pertama, namun ada yang justru melonjak 3 tahun pertama. Memang dari awal harus disadari dalam bisnis bisa gagal dan bisa sukses, namun tidak harus gagal dahulu untuk sukses.

Strategi bisnis didalamnya ada strategi marketing, sehingga jika pengusaha hanya mempedulikan aspek produk terus, tidak memberikan pendekatan marketing didalamnya, maka  ada kecenderungan bahwa produk belum tentu bisa booming, persoalannya bukan pada marketing  yang menjadi “penyelamat” tetapi karena meman setiap produk yang diarahkan ke market, maka sebiaknya dibekali ilmunya yaitu market+ing (marketing).

Untuk itu kuarkan strategi bisnis dengan pola segmentasi yang tepat, beberapa keuntungan ada nya segmentasi yang tepat di awal bagi bisnis Anda:
Baca selengkapnya

Strategi Marketing : Cara Promosi Efektif di Abad 21

Strategi Marketing. Dalam sebuah acara seminar di yogya ada beberapa catatan kecil  yang bisa saya tulis dari acara diskusi, sebagai narasumber saya mencoba ambil point simpelnya.

Di Abad  21 ini ada sedikit perbedaan yang rekan-rekan KPMI harus pahami. Kalau dahulu kala perusahaan besar maupun kecil cenderung melakukan pemasaran missal, misal :

  1. Membagi brosur kepada siapapun di manapun
  2. Mengganggap konsumen itu sama atau rata-rata sama
  3. Bergantung pada iklan, sehingga biaya iklan sangat tinggi
  4. Berusaha memuaskan pelanggan

Di era IT atau era komunikasi ini sebenernya ada beberapa yang sudah bergeser di antaranya :

  1. Pasar saat ini sudah mulai jenuh dengan banjirnya brosur, iklan di mana-mana, semua orang ingin jadi pengusaha dan semua ingin membagi brosurnya.
  2. Era Internet telah merubah perilaku pasar menjadi horisontal, yang dahulu sangat percaya dengan brosur sekarang di era IT mereka juga butuh “komentar “orang lain yang telah menggunakan produk, review produk, keluhan akan sebuah produk. TInggal duduk menggunakan Google cukup sudah.

Baca selengkapnya

Konsultasi Bisnis : Strategi marketing usaha Sabun batangan

Konsultasi Bisnis adalah ruang konsultasi online di www.ipan.web.id yang akan di balas via web. Mengindari spam maka emil, HP dan nama di tutup sebagian.

Penanya : Nama : Samxxx, Email : pandawaxxxxxx@yahoo.com,  Hp : 081921xxxxxxx
Pertanyaan :

Dear Pak Ipan
Pak perkenalka nama saya samuel, saya berancana mau berbisnis Sabun Batangan ke warung – warung, yang bersifat sales  kanvas, dimana Sabun Bantangan ini saya beli dari Pabrik, pertanyaan saya gimana strategi marketing nya ke warung – warung pak, mohon info nya

Jawaban Ipan Pranashakti :  —————–

Terimakasih Pak  Sam,

Kalau kita sejatinya hanya berpikir selling maka bisa masuk dengan harga murah dan bayar mundur, atau model bayar 7-10 hari. Tetapi kalau berpikir Marketing maka harus diperhatikan

  1. Terhadap persepsi yang akan dibangun, karena orang menbeli sabun mandi LUX atau Sabun cuci Rinso biasanya karena sudah didrive oleh iklan di TV  unruk membangun persepsi yang kuat.
  2. Mengalahkan produk regular dan power yang kuat dengan  stabililtas iklan agak sulit jika bersaing dengan cara yang sama dengan umumnya, kecuali dengan target promosi lokal/regional. Artinya memang selama waktu tertentu Produk sabun Mas Sam ini dipatenkan, kemudian disusun sebuah iklan yang selain mempromosikan produk juga membangun persepsi di wilayah teretntu terutama regional khusus. Persepsi itu penting,  seorang ibu2 jika akan beli ke toko dari rumah sudah punya rencana akan beli sabun A atau sabun B, ini berdasar dari iklan yang ditangkap di TV atau Koran.
  3. Ambil segmen yang tidak mengutamakan brand kuat dalam produk sabun. Misal sabun untuk hotel, sabun untuk anak-anak kos, sabun untuk souvenir hias, jika sabun cuci bisa masuk ke laundry  tradisional.
  4. Upaya Selling dan Marketing tidak identik atau tidak sama. Selling hanya bagian dari Marketing. Dalam selling lebih mengutamakan berapa jumlah yang terjual, dalam marketing berapa jumlah yang puas dan akan loyal.

Baca selengkapnya

Toko online : Pentingnya Segmentasi dalam toko online

Tidak terlalu muluk2 kok jika pengusaha toko online itu memikirkan segmentasi dalam usahanya, jangan berpikir segmentasi itu sulit.

Tujuan segmentasi pasar adalah menyesuaikan kemampuan usaha toko online dengan kebutuhan sekelompok masyarakat agar timbul nilai komersial yang saling menguntungkan. Misal jika ada jualan obat rematik, obat sakit punggung, obat uban, tentu utamakan segmen orang tua, sehingga mulai dari brosur, desain, kalimat2nya memang untuk orangtua. Tidak salah jika anda bikin ribuan brosur lalu dibagi ke ribuan anak SMP dan SMA, itu tidak salah tetapi efektifitasnya rendah, sehingga sebaiknya memang ribuan brosur itu untuk orangtua, bisa di Kantor Taspen?Pensiun, rumah sakit  masyarakat menengah/Puskesmas, Joging Minggu pagi  dll. Ibarat kasarnya yg namanya segmentasi itu, tidak jika mau menjual mobil Jaguar atau Mercedez Benz dengan membagi brosur iklan ke SMP atau media sekolah SMP.

Baca selengkapnya

Bisnis & Marketing

Langganan Artikel Bisnis Marketing Toko Online Wirausaha

  • Begitu ada artikel baru, Anda dapat email pemberitahuan