Karakter warna & brand pengaruhi persaingan, differensiasi

Banyak sekali dalam menentukan warna karakter untuk brand, berdasarkan naluriah “aku suka” atau terlihat “lebih manis”, yah itu karena dalam menentukan warna karakter brand masih egois, padahal dalam persaingan itu menjadi salah satu kunci awal untuk menekan pandangan konsumen, setidaknya ketika produk sejenis memiliki unsur kesamaan yg tinggi, seperti produk minuman cola, yang cola itu sendiri warnanya identik “coklat”.

logo-evolution-brand-companies-pepsi

Dulu produk PEPSI cola berusaha menyaingi di pasaran dengan membenturkan diri bareng Coca Cola, namun lama baru disadari ada kesalahan vital dari PEPSI COLA bahwa selama ini mereka salah menentukan karakter warna logonya nya, yang saat itu cenderung merah sehingga yang terjadi, akan sulit membedakan  Pepsi Cola dan Coca Cola, namun karena konsumen benaknya sudah terpatri warna Coca cola baik dari sisi warna merek, warna kemasan, warna produk dll

Hal tersebut di sadari sehingga logo Pepsi cola yang warna dan karakter tipografinya (font, lay out dll) hampir mirip coca cola, segera dilakukan revisi.

Mungkin tidak semua orang MENGERTI akan tulisan ini, namun jika mengerti makna tipografi, persaingan, dan yang terpenting adalah differensiasi, maka begitu penting adalah differensiasi.
yah Differensiasi adalah pembeda yg unik, artinya tidak sekedar beda tetapi memilki ciri yang unik, karena produk yg tidak mampu dibedakan di pasar, terutama dari sisi mereknya adalah sebuah ‘problem’, bahkan sebuah statement perlu kita tulis kembali, bahwa ‘lebih unik dari pesaing menjadi lebih penting daripada sekedar lebih sedikit berkualitas” karena dimensi “sedikit berkualitas” itu kadang tidak mampu dirasakan secara konkret, namun jika lebih unik, sedikit lebih unik, maka akan mudah dirasakan, dihafal dll.

Differensiasi itu sendiri tidak perlu diragukan lagi potensi bersaingnya, kita ingat kalimat Jack Trout : “Differentiate or Die?”, karena dari differensiasinya itulah daya tarik produk itu sebenernya akan dirasakan konsumen.  Ada 100 produk yg sejeni sedang bersaing, maka yang paling diingat oleh konsumen ada di area keunikannya.

Ini juga menjadi catatan khusus kenapa Produk KODAK karakter warna identitas mereknya KUNING dan FUJI FILM warnanya HIJAU, tentu karena masing-masing ingin masuk dengan ciri yang terbangun, dan ciri itu melekat pada brand, dan yang membedakan brand satu dengan yang lainnya adalah Warna identik.

Di Indonesia sendiri ada TELKOMSEL dengan warna merah,Indosat warna kuning dan XL dengan hijau Biru, sehingga mulai dari mobil, alat peraga promosi, media iklan, warna karakter itu dipakai sebagai pembeda dari perangkat marketingnya juga. yah Differensiasi, adalah tujuan awalnya.

Jika Anda melihat pesawat besar di langit, berwarna merah? Pikiran Anda akan dibawa ke brand perusahaan penerbangan apa? Lion, Asia Air?  Nah itulah brand dan warna, meski jauh dari daratan, tp mengirimkan sinyal differensiasi.

Libatkan dan observasilah pesaing, ketika menentukan karaketer brand, jangan egois (baca : tidak melihat kondisi pasar)

Tidak perlu bingung soal differensiasi, ada 7 Differensiasi yang bisa digali utk daya saing, silahkan dibaca di sini, klik Differensiasi

 


strategi bisnis

5 Tulisan terbaru

  • Komentar

    Ingin menanggapi?




    Semua tanggapan akan diperiksa dahulu oleh Ipan Pranashakti, jika spam comment dan spam link, maka akan dihapus permanent


    Sebelumnya mohon isi perhitungan berikut. * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.

    Bisnis & Marketing

    Langganan Artikel Bisnis Marketing Toko Online Wirausaha

    • Begitu ada artikel baru, Anda dapat email pemberitahuan