Strategi marketing sebagai ujung tombak dalam mendorong nilai tambah yang bersifat  ekternal dalam  keberlangsungannya perlu ada pemetaan penerapan strategi tersebut terutama  apabila secara terintegrasi , lini pemasaran sedang dalam target/pencapaian tertentu.

Perbedaaan mendasar antara pemasaran langsung dan pemasaran melalui media masa adlaah unsure komunikasi yang dibangun dan dihasilkan:

Pemasaran langsung lebih kepada komunikasi 2 arah, dan mampu menciptakan komunikasi real time. Sedangkan pemasaran melalui media masa membangun komunikasi secara

  1. Pemasaran  langsung bersifat memuaskan kedua belah pihak, sedang pemasaran melalui media masa berisfat memberikan arus informasi dan nilai-nilai persuasi.
  2. Perbedaan Feedback, dengan pemasaran langsung perusahaan dapat sekaligus mengetahui perilaku pasar yang langsung mengggunakan produk/layanan. Misal informasi kapan membeli, produk terakhir yang dibeli, produk pesaing  yang sering menjadi barang substitusi, kemampuan daya beli rata-rata pelanggan setia. Pemasaran dengan media iklan, tidak selalu dapat memberikan penjualan dalam wkatu cepat dan sulit terukur efektifitas strategi periklanan tersebt secara akurat, yang bisa hanyalah kecenderungannya.
  3. Pemasaran langsung dapat menempatkan produk yang tepat dan sesuai dengan kebutuhan dan informasi yang diharapkan pelanggan. Pemasaran  media iklan penenkannya kepada nilai sosialisasi dan distribusi informasi kepada seluruh lapisan masyarakat secara heterogen.
  4. Pemasaran langsung dapat secara langsung memberikan aspek perubahan dalam keputusan manajemen, masukan dari pemasaran langsung dapat diuji dan diterapkan secara simultan dan “sambil jalan”. Pemasaran dengan media masa perlu penentuan indikator dari aspek penjualan ending user, artinya dari agen terbawah kepada pengguna  langsung.
  5. Efektifiitas “nilai pengaruh” dan “nilai bujukan” terhadap pelanggan  dengan hasil yang berbeda. Pemasan langsung dapat membantu pelanggan dalam mengambil terutama jika ada produk pesaing yang sejenis dan hampir mirip nilai manfaatnya. Dalam periklanan membantu keputusan pelanggan bisa bersifat cepat namun perlu pembangunan dan penguatan persuasi dari figur ideal (artis, tokoh masyarakat, intelek)  sehingga penentuan dari figur tersebut sangat penting.

Pada tulisan saya berikutnya akan saya perdalam mengenai unsur-unsur pemasaran langsung.

Sukses Selalu

Ipan Pranashakti KIP