Internet : Panduan Memilih Teknologi Layanan ISP

  • Whatsapp

Oleh Ipan Pranashakti, Rahmat Wahyudi dan berbagai sumber

Berikut Cuplikan dari Wikipedia mengenai definisi PJI atau ISP (Internet Service Provider)

Muat Lebih

Penyelenggara Jasa Internet (disingkat PJI) (bahasa Inggris: Internet Service Provider (ISP)) adalah perusahaan atau badan yang menyelenggarakan jasa sambungan internet dan jasa lainnya yang berhubungan. Kebanyakan perusahaan telepon merupakan penyelenggara jasa internet. Mereka menyediakan jasa seperti hubungan ke internet, pendaftaran nama domain, dan hosting. (ipan : domain & hosting masuk juga yah?)

ISP ini mempunyai jaringan baik secara domestik maupun internasional sehingga pelanggan atau pengguna dari sambungan yang disediakan oleh ISP dapat terhubung ke jaringan internet global. Jaringan di sini berupa media transmisi yang dapat mengalirkan data yang dapat berupa kabel (modem, sewa kabel, dan jalur lebar), radio, maupun VSAT.

Saya sebagai pengelola blog ini, terkadang tidak habis pikir perkembangan Internet baik konten, infrastuktur, pelaku, pelaku bisnisnya termasuk resikonya, begitu berkembang dengan hebat. Infrastruktur termasuk teknologi yang mendukunganya, hampir setiap saat kita dijejali dengan istilah-istilah baru.

Perbandingan Teknologi Layanan Internet di Indonesia
Khusus materi perbandingan ini ditulis oleh sahabat saya Mas Rahmat Wahyudi, seorang penyedia ISP di Yogya.

Di bawah ini Mas Yudi coba untuk bandingkan teknologi layanan internet berdasarkan medianya dari beberapa tinjauan:
1. Kabel Telepon
o Biaya awal: murah, modam analog internal kisaran minimal harga 175 ribu
o Biaya bulanan: murah sesuai pemakaian atau pilihan paket namun tidak termasuk pulsa telepon
o Kecepatan akses: 56 kbps maksimal, rata-rata 36 kbps
o Jangakuan: terbatas pada jalur kabel telepon

2. Kabel Serat Optik
o Biaya awal: mahal, tidak untuk perseorangan di rumah
o Biaya bulanan: mahal
o Kecepatan akses: hingga 100 mbps efektif
o Jangkauan: terbatas jalur kabel optik

3. Kabel Modem (HFC)
o Biaya awal: murah, kabel modem kisaran 750 ribu hingga 2 juta rupiah
o Biaya bulanan: murah, biasanya ada bonus TV kabel
o Kecepatan akses: hingga 2 mbps
o Jangkauan: terbatas pada jalur kabel

4. xDSL (ADSL/SDSL/HDSL)
o Biaya awal: murah
o Biaya bulanan: murah untuk paket terbatas, relatif sedang untuk paket tak terbatas
o Kecepatan akses: hingga 384 kbps (Speedy), teknologinya sendiri bisa hingga 24 Mbps
o Jankauan: terbatas pada jalur kabel dan dukungan sirkuit

5. WiFi (802.11a/b/g)
o Biaya awal: murah (hanya wireless radio, antena dan perlengkapannya), jika butuh tower maka akan jadi cukup mahal
o Biaya bulanan: murah
o Kecepatan akses: hingga 54 Mbps (802.11a/g), hingga 11 Mbps (802.11b)
o Jangkauan: luas, hingga 30 km efektif

6. WiMax (802.16)
o Biaya awal: mahal
o Biaya bulanan: belum ada data hingga saat ini
o Kecepatan akses: hingga 72 Mbps
o Jangkauan: luas, mencapai 50 km efektif hingga 75 km

7. Microwave Link
o Biaya awal: mahal untuk perseorangan
o Biaya bulanan: mahal untuk perseorangan
o Kecepatan: 6 Mbps hingga 600 Mbps
o Jangkauan: terbatas

8. GRPS pada GSM/CDMA
o Biaya awal: murah, kisaran harga sama dengan harga telepon genggam kelas menengah
o Biaya bulanan: murah
o Kecepatan akses: 115 kbps maksimal, rata-rata 32 kbps

9. 3G/3,5G/HSDPA
o Biaya awal: murah untuk 3G, masih mahal untuk modem HSDPA yang bagus
o Biaya bulanan: mahal karena semua paket adalah terbatas
o Kecepatan akses: 3,6 Mbps hingga 7,2 Mbps, rata-rata 1-2 Mbps

10. VSAT/TDMA
o Biaya awal: mahal, kisaran 80 juta hingga 250 juta rupiah)
o Biaya bulanan: mahal
o Kecepatan akses: hingga 45 Mbps

11. DVB (two-way) frekuensi Ku-Band dan C-Band pada satelit
o Biaya awal: mahal
o Biaya bulanan: mahal untuk perseorangan
o Kecepatan akses: 512 kbps efektif

12. DVB (one-way) frekuensi S-Band pada satelit
o Biaya awal: murah (sama dengan beli parabola TV, kisaran 1-3 juta rupiah)
o Biaya bulanan: murah, karena hanya bisa 1 arah atau downlink
o Kecepatan akses: hingga 45 Mbps

Saya Ipan Pranashakti, berharap persoalan teknical yang rumit cukup menjadi landasan berpijak dan berpikir, sehingga anda tidak perlu menghafal semua yang diatas, cukuplah memilih dan memutuskan dengan pijakan wacana di atas.

Semoga membantu

Daftar ISP/Penyedia Layanan Internet Indonesia

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Sebelumnya mohon isi perhitungan berikut. * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.

3 Komentar

  1. bos maap nih saya cuman minta saran:
    saya baru mau buka warnet dengan 6 unit pc yang aktif + 1unit pc untuk server jadi total 7 unit pc.
    bos enak pake tower apa ake vsat kuband dari indosat yaaku masih pusing karna anggaran tinggal 5jti
    saya minta dengan sangat saran dari anda (spidi didaerah saya sering putus maka gak saya masukan dalam seket.antara miniwarnet dengan tower/kantor telkom Kurang lebih 8-9km)mohon balas lewat mail ” mahadewaprasetya@ yahoo.com ” tuhan yang balas kebaikan bos

    Terimakasih.
    Akan saya coba bahas pada materi detil di waktu mendatang.
    Namun sekedar materi korelasi, bisa dilihat:

    http://ipan.web.id/konsultasi-bisnis-bagaimana-mencari-investor-yang-tepat-dalam-bisnis-warnet/

    Sukses selalu

    Ipan Pranashakti KIP