Merumuskan Visi Perusahaan & institusi

Dalam  minggu ini menjadi konsultan sebuah instansi untuk menata kembali manajemenya kepada standar Management ISO. Ketika dalam proses konsultasi, tampak sekali instansi ini belum jelas  Visi dan Misinya, sehingga sepertinya berjalan begitu saja, seperti kebiasaan. Kemudian ketika dirumuskan untuk review kembali visinya terjadi sebuah perdebatan panjang, karena memang sebelumnya juga cukup alot.

Yah itu biasa ketika merumuskan visi misi akan terasa, ada adu kekuatan dan pemahaman, karena memang masing-masing individu memiliki pemikiran, pengalaman dan jangkauan ke depan yang berbeda, namun setidaknya dalam konsultasi iti kemaren sy sampaikan bebeberapa hal, yg sebenernya cukup panjang namun secara singkat sekali seperti ini  : Baca selengkapnya

Branding usaha yg dominan layanan daripada barang

Tidak disadari semua orang bahwa tekadang meski berdagang barang, namun ternyata servicenya justru lebih dominan, padahal service ini juga merupakan upaya untuk branding.  Kebetulan Sabtu lalu memberikan pelatihan dan motivasi untuk seluruh SDM di sebuah perguruan tinggi berkenaan pelayanan prima, dan ketika pelatihan selesai, saya bersyukur tampaknya hampir semua peserta puas, dan mengerti hubungan antara personal, teamwork dan institusi dalam pelayanan prima sebagai upaya internalisasi branding.

Branding untuk usaha untuk layanan yang kekuatan service dan produk barangnya harus kuat maka perlu penguatan service untuk kepentingan brandingnya.

Lalu bagaimana?
Baca selengkapnya

Mendekap hati pelanggan

Ada pertanyaan dalam sebuah seminar bisnis,  “Mas Ipan, kenapa perusahaan besar sering mengadakan lomba kisah indah menggunakan produk, atau cerita kesan manis menggunakan produk tertentu di media online?” tanya peserta menanggap i banyaknya model periklanan di media masa yg sekarang banyak melibatkan pengguna memberikan ‘suaranya’. Baca selengkapnya

Provider seluler banting harga perangkat bundling

Provider seluler ternama, setidaknya di 3 tahun terakhir, mulai 2010-2012, terus menggelontor pasar dengan paket bundling perangkat seluler dengan kartu perdana dengan harga yang sangat murah, bahkan kadang tidak masuk di akal bisa semurah itu, ada Esia dengan HP senilai ratusan ribu, dengan isian perdana berpulsa puluhan ribu, ada Telkom Flexi, juga ada Smartfren dengan HP ratusan ribu dengan layar warna.

Kenapa mereka seperti ini? Ini memang sudah dikatakan oleh  Jack Welch, Pebisnis dari General Electric (GE) bahwa ; “Apabila kecepatan perubahan suatu bisnis dilampaui oleh kecepatan di luar perusahaan maka akhir dari perusahaan itu sudah dekat”

Relevan memang statemen ini, ketika Provider seluler awalnya mengusung paket bundling dari HP ternama yang harganya 3-7 jutaan, tidak mampu menusuk di pasar dengan cepat, karena memang kondisi di luar, HP murah dari China membanjiri pasar Indonesia, dengan mengusung fitur2 yang semakin beragam dan terbaru, tentu ini tidak bisa menjadi provider seluler itu EGOIS terhadap pilihan harga yang selalu mengusung kepada produk bundling HP yang premium, mereka sadar ketika pasar eksekutif sudah masive, maka perlu membidik segmen dengan target HP yang low end.

Rumusnya adalah siapapun yang sudah terlanjur masuk pasar dengan harga dan produk, didukung dengan promosi terbuka, maka mereka mau tidak mau sudah pada persaingan yang sangat luas, sehingga pesaing bisa melakukan respon dan perubahan yang cepat, dengen manuver yang jauh lebih berani lebih dekat dengan konsumen. Dan yang terpenting pada saat itupulah konsumen akan pandai membandingkan.

Sehingga memang cara terbaik dari menang dari kondisi ini adalah menyeimbangkan irama pasar dengan irama bisnis di perusahaan Anda, karena market sekarang bisa menentukan ‘nilai dari harga’ produsen, bahkan dengan respon yang sangat simpel, yaitu “tidak mau membeli” dan mengajak dalam keluarga/koloni/komunitasnya untuk juga merekomendasikan produk lain, dengan alasan yang bisa saja sangat simpel, tidak perlu sangat teknis.

Marketing : Dilematis antara biro iklan yg berorientasi pelanggan atau award

Sebuah perusahaan raksasa berani membayar hingga 7 milyar untuk sebuah iklan dan penanyangannya dan ditangani oleh sebuah  biro  iklan di satu kota dengan saya.  Setelah melihat hasilnya di TV saya lalu mencoba mengira2 berapa modal pembuatan video berdurasi 60 detik tersebut. Kemudian dapat khabar bahwa Video iklan tersebut senilai 180juta dari seorang sutradara ternama di Jakarta, yang terbiasa membuat video klip.

Setelah dikaji ternyata memang banyak kejadian memang perusahaan besar lebih mengambil jalan aman untuk proses periklanan, yaitu dengan menyerahkan ke biro iklan secara keseluruhan, namun apaka benar birol iklan/marketing com itu hanya semata memuaskan pelanggan atau justru secra egois lebih kepada sensasi untuk  memburu Award, mumpung ada Job iklan.  Namun  jika perusahaan baru atau Anda seorang pengusaha maka ada hal-hal yang  perlu ditegaskan dalam beriklan menggunakan biro iklan :

Baca selengkapnya

Strategi Bisnis Toko Online : Pentingnya mengkoneksikan Produk yg dijual di Toko Online dengan domain

Toko Online menjadi solusi dalam beberapa hal bidang penjualan karena kemudahannya, baik kemudahan dibuat, dipesan ke developer dll. Juga karena kecepatan dalam pembuatan Toko Online saat ini lebih cepat dari pada waktu untuk menghabiskan tidur siang,  mulai dari pemesanan domain, hosting dan instal, karena banyak layanan instan. Tetapi mungkin perlu diingat, saya pernah menyampaikan ke saat Workshop E-commerce di UC UGM dengan contoh lain, bahwa ketika  setiap orang mampu berjualan “jagung bakar”, baik dari anak-anak sampai kakek-kakek, dan dari modal 10ribu sampai yang 1 juta, maka titik jenuh di masyarakat akan semakin tinggi. Karena akhirnya di semua tempat bisa ada penjual jagung bakar, namun seiring banyaknya penjual, maka cirikhas jagung bakar harus jelas, kemudian yang tidak boleh lupa, jika masyarakat pembeli jagung puas, biasanya lain waktu mengidentifikasi lokasi penjual jagung secara otomatis dengan istilah:  Penjual Jagung Dekat perempatan, Penjual Jagung ujung jalan, Penjual jagung dekat kelurahan. Apa artinya?

Baca selengkapnya

Strategi marketing : Sukses bisnis dengan membangkitkan sikap sukarela masyarakat/pelanggan

Strategi marketing yang hebat maka pola dasar dari bisnisnya selalu mengarah pada pembangkitan  “sikap sukarela” dari pelanggan dan pasar. Sukarela? Kok bisa? Iya karena dengan membangkitkan “sikap sukarela” maka apapun yang perusahaan lakukan akan membangkitkan perubahan tindakan, pemikiran, dan kesan dari pelanggan dan masyarakat. Beberapa contoh dari pembangkitan sikap sukarela ini antara lain.

Ilustrasi Marketing Satu

Anda sebagai  pengusaha menciptakan strategi bisnis dengan penerapan strategi marketing dengan alat promosi yang hebat dan pemerataan yang kuat, tersebar di seluruh kota dengan jangkauan yang luas, artinya di sudut manapun ada. Namun jika masyarakat atau pelanggan anda tidak “sukarela” membaca iklan, apakah iklan itu akan bermanfaat?

Baca selengkapnya

Strategi marketing & Personal selling : 5 penyebab utama penolakan membeli produk

Oleh Ipan Pranashakti (www.ipan.web.id)

Personal Selling adalah bagian dari  Strategi marketing perusahaan yang merupakan  langkah konkret dalam membangun penjualan  langsung dan bertujuan bertemu dengan masyarakat. Dalam kaitan ini sang sales atau pelaku marketing mempunyai kesempatan untuk secara langsung mengetahui sejauh mana produk atau layanan direspon secara cepat oleh masyarakat entah itu dalam bentuk penolakan atau persetujuan membeli.

Baca selengkapnya

Kewirausahaan dan Strategi Bisnis: 10 kendala bisnis utama menurut Penelitian

Oleh Ipan Pranashakti. www.ipan.web.id

Kendala bisnis dalam pengembangan dan pertumbuhan usaha kecil secara rata-rata lebih majemuk daripada perusahaan besar dengan jenjang bisnis yang nasional atau internasional. Karena strategi bisnis perusahaan besar telah melampaui masa-masa kedewasaan, baik didapatkan secara alami dalam proses, improvisasi atau menggunakan jasa konsultan bisnis sebagai arahan konsultasi utama.

Dalam sebuah penelitian oleh A McKinsky & Company, 10 kendala bisnis utama dalam pertumbuhan dan pengembangan bisnis antara lain:

Baca selengkapnya

Kewirausahaan dan strategi bisnis : 7 penyebab kegagalan usaha/bisnis secara rata-rata

Kewirausahaan saat ini menjadi aspek pendukung reformasi bisnis lokal dan nasional yang skala pertumbuhannya mudah meningkat dan mudah menurun, bahkan secara praktikal boleh dikatakan bisa cepat untung dan cepat rugi.

Strategi bisnis dalam menunjang kewirausahaan sangatlah penting mengingat tidak semua wirausaha bisa dijalankan dengan konsep tradisiononal dan natural, seiring perubahan ekonomi, kondisi negara dan teknologi. Contoh perubahan itu, dahulu banyak usaha mikro di bidang cetak foto kilat 10 menit jadi, hampir di setiap lokasi baik kantor dan lembaga pendidikan ada. Terutama ketika musim pendaftaran ajaran baru. Namun apa yang terjadi dalam 2 tahun ini ketika Negara menurunkan pajak-pajak impor untuk yang sebelumnya berstatus pajak barang mewah menjadi barang konsumsi umum (Dari PPnBM mennjadi PPN, maka biaya impor barang-barang cetak mencetak untuk foto semakin murah dan berdampak menjamurnya kepemilikannya, semua berbasis digital. Sehingga pengusaha mikro Cetak Foto kilat dengan lampu petromax bangkrut karena masyarakat lebih memilih  penggunaan cetak digital baik  dari  kamera  digital yang praktis kemudian make over  foto  dengan komputer kemudian cetak dan print pun bisa secara mandiri dan cepat, ditinggal mandipun cetak foto 50 buah bisa selesai. Semua ini berkaitan dengan pemahaman, kuangan, prediksi dan teknologi.

Berikut ada 7 hal yang penyebab kegagalan usaha/bisnis secara umum;

Baca selengkapnya

Strategi Bisnis : Memahami tipe pesaing dalam bisnis

Saat ini persaingan strategi bisnis provider seluler pada titik puncak, tekanan-tekanan pesaing tidak saja muncul dari satu lini namun sudah mulai menyeluruh. Menyeluruh dari  lini penurunan harga, produk dan layanan, kedekatan fungsi dan kedekatan harga dengan kepentingan pelanggan.

Satu hal, bahwa persaingan dalam strategi bisnis dengan lini penurunan harga akan memberikan keuntungan bagi pelanggan, karena masyarakat golongan menengah ke bawah merasakan harga yang semakin terjangkau, namun hal ini bisa menurunkan aspek kepuasan pelanggan jika hal ini muncul dengan tujuan untuk memunculkan persepsi; siapa termurah maka terbaik bagi pelanggan, dan menjadi pilihan masyarakat. Benarkah??
Baca selengkapnya

Strategi Bisnis : Sukses Bisnis dengan sukses mendengar keinginan pelanggan

Dalam strategi bisnis Permasalahan yang sering muncul adalah ketika perusahaan atau rintisan usaha masih kecil, pelanggan merupakan sosok yang berarti dan sangat dihargai namun ketika perusahaan sudah tumbuh besar dengan pelanggan yang sangat banyak, perlahan penghargaan terhadap pelanggan semakin bias dan tidak berbentuk, waktu-waktu menyenangkan bagi pelanggan  ketika datang dan berkomunikasi  ke perusahaan semakin tidak berkesan.

Mengenal Strategi Bisnis Michael Dell yang saat ini lebih dikenal dengan produk Komputer dan laptop “Dell”dulunya  perusahaan kecil yang sangat payah untuk bersaing. Michael Dell juga selalu memikirkan bagaimana harus menang kompetisi dengan perusahaan besar pendahulunya. Sebuah keputusan yang jitu dan membuat Dell cukup besar  saat ini adalah, dengan modal yang seadanya, Mac Dell mengembangkan pemesanan produk yang disesuaikan dengan kepentingan pelanggan baik skala kecil  mapun besar, salah satu yang dilakukan adalah selalu mendengar dan menyimpulkan dalam catatannya, semua yang dinginkan pelanggan. Dari kesempatan dengan sering bertemunnya pelanggan inilah akhirnya Dell  berani menentukan arah manajemen yang disesuaikan dengan, keinginan dan harapan pelanggan. Apakah tidak berat  jika perusahaan berkembang dengan besar jumlah pelanggan juga semakin banyak namun Dell harus tetap mendengar  pelanggannya yang tersebar di mana-mana??

Baca selengkapnya

Strategi Bisnis : Real Time Service, metode jitu mempertahankan pelanggan

Saat ini setiap perusahaan skala besar maupun skala kecil berupaya menajamkan strategi bisnisnya karena pengaruh:

  1. Tumbuhnya industri dan usaha yang begitu cepat
  2. Kemudahan regulasi dan informasi pendirian perusahaan
  3. Dipermudahnya regulasi investor asing masuk, walau dibatasi secara parsial
  4. Era globalisasi yang mulai menancapkan unsur persaingan tanpa batas
  5. Era teknologi informasi yang membuka wacana pemahaman bisnis global kepada siapapun

Baca selengkapnya

Strategi marketing : Jangan terjebak hanya mempromosikan produknya saja, lalu?

Perusahaan atau distributor yang menjual ditingkat pengecer yang secara rutin bertemu dengan pengguna atau pelanggan “end user”, terkadang secara mati-matian mempromosikan kelebihan produknya, harganya, keunggulannya, jumlah omsetnya. Semua demi strategi marketing di tingkat lapangan, hal ini sebenernya tidak menjadi masalah jika:

 

  1. Anda sedang memasarkan barang yang anda buat atau dibuat oleh perusahaan ditempat anda bekerja
  2. Mempunyai hubungan emosional dan fisik dengan produsen, banyak distributor  (misal saja member  MLM) yang tidak tahu menahu soal Produsen, tetapi seakan-akan sangat tahu
  3. Sebagai karyawan atau bagian dari perusahaan yang secara langsung mampu membuktikan aspek produksi secara detail

Namun jika anda atau tempat anda bekerja adalah hanya pengecer yang tidak mempunyai ikatan pasti dengan pihak produsen, atau reseller lepas, dan hanya terikat dengan agent utamanya, maka dalam menerapkan strategi marketing operasionalnya, saat memasarkan dengan pelanggan hendaknya juga menginformasikan :

Baca selengkapnya

Bisnis & Marketing

Langganan Artikel Bisnis Marketing Toko Online Wirausaha

  • Begitu ada artikel baru, Anda dapat email pemberitahuan