oleh Ipan Pranashakti | Bisnis
Bisnis yang eksis hingga 40 tahun, seperti merek Indomie, Coca cola, dan lainnya coba amati apakah mereka memiliki keunggulan hingga 100 buah? Mereka ini lebih mengedepankan strategi bisnis yang berbasis riset pelanggan orientasinya kepada keunggulan yang benar-benar...
oleh Ipan Pranashakti | Marketing
Logika dari tujuan sebuah iklan adalah untuk merangsang orang untuk memilih, mengumpulkan informasi, menerjemahkan pesan dengan logika masing-masing orang, sesuai kemampuan, dan kondisinya. Yah itu prinsip dasar dari sebuah iklan ketika dihadirkan kepada khalayak...
oleh Ipan Pranashakti | Marketing Dasar
Banyak sekali dalam menentukan warna karakter untuk brand, berdasarkan naluriah “aku suka” atau terlihat “lebih manis”, yah itu karena dalam menentukan warna karakter brand masih egois, padahal dalam persaingan itu menjadi salah satu kunci awal...
oleh Ipan Pranashakti | Bisnis
Konsumen mengenal merek dengan berbagai cara, dan belum tentu mengenal merek diawali dari sebuah pembelian, membaca sebuah iklan, tetapi juga bisa karena merek itu menjadi bagian dari SDM nya, dari pengumuman award, dll. Sehingga merek itu sendiri seperti angin yang...
oleh Ipan Pranashakti | Bisnis
Tidak semua pemula dalam bisnis mau ikhlas menerima kondisi awal bisnis, yang kadang tidak langsung seperti apa yang diharapkan, misalnya penjualan belum bagus atau sama sekali belum ada penjualan, butuh energi promosi yg sangat kuat dan sabar, banyak ketidaksesuaian...
oleh Ipan Pranashakti | Bisnis
Pengalaman tahun 2003-2004 masuk dalam tim EO yang menangani even besar, kemudian pengalaman terlibat dalam paniatia kongres nasional, forum2 nasional, menjadikan sebuah pemikiran, bahwa munculnya EO (event organizer) saat ini lebih dipengaruhi oleh keberanian anak...
oleh Ipan Pranashakti | Marketing Dasar
Sudah berkali-kali mengisi sharing marketing yg dihadiri para pengusaha fashion, mulai dari Pengusaha fashion tanah abang, batik pekalonganm batik solo, pengusaha fashion di derah jawa barat dll. Biasanya pertanyaan muncul secara klasik “bagaimana meningkatkan...
oleh Ipan Pranashakti | Bisnis
Pola pikir yang dibangun dari tulisan saya kali ini, adalah bahwa ada upaya untuk sukses bisnis jangka panjang dan jangka pendek, memang istilah ini sangat umum, klise, terus berulang, tapi jangan salah sangka, karena implementasinya jelas beda-beda. Karena bisnis...
oleh Ipan Pranashakti | Marketing
Tulisan ini terinspirasi dari ingatan sy tetang konsep General Motor dalam meningkatkan penjualan dibidang mobil. Yang jika boleh saya gambarkan secara pribadi, bahwa ketika produk kita sudah masuk pasar dengan penjualan yang sudah cukup bagus, tentu ada satu lini...
oleh Ipan Pranashakti | Kewirausahaan
Mungkinkan hobi dijadikan ladang bisnis? Pasti bisa. Sulitkah mewujudkannya? Tergantung pada kemauan dan kemampuan awalnya. Tapi setiap orang berkesempatan memulai bisnis dari hobi. Kenapa? Karena semua bisnis yang didasarkan dari hobi, sudah memiliki modal senang,...
oleh Ipan Pranashakti | Kewirausahaan
Memulai usaha kadang menjadi momok, sesuatu yang berat, namun setelah melawati fase memulai usaha itu, biasanya akan menemukan ruang kreatifitas yg lebih tinggi, ekpresif, penuh keberanian, ada rasa percaya diri. Namun memulai usaha juga masih menjadi masalah klasik, ...
oleh Ipan Pranashakti | Marketing
Tren Promosi saat in telah melalui banyak fase, dari yang konvensional dan digital, dari yang natural ke sensasional, sehingga promosi menjadikan lapisan dalam tim marketing harus semakin kreatif, cerdas menangkap sinyal persaingan dari lawan, atau harus jeli dari...
oleh Ipan Pranashakti | Bisnis
Dalam minggu ini menjadi konsultan sebuah instansi untuk menata kembali manajemenya kepada standar Management ISO. Ketika dalam proses konsultasi, tampak sekali instansi ini belum jelas Visi dan Misinya, sehingga sepertinya berjalan begitu saja, seperti kebiasaan....
oleh Ipan Pranashakti | Kewirausahaan
Memulai usaha tidak sesulit yang dibayangkan, kalau hanya “memulai usaha”, namun untuk mensukseskannya memang butuh usaha lebih yg terkadang kita harus pandai “tutup kuping” atas ungkapan nyiyir, sindiran, ungkapan pesimis, nada miring dll....
oleh Ipan Pranashakti | Marketing
Dalam upaya branding kebanyakan mempoisiskan tagline atau byline sebagai cara komunikasi singkat yang mudah diingat konsumen, dengan sentuhan yang kata indah, kata bermakna atau harapan. Namun dari semua itu haruslah didasari pada upaya membangun persepsi yg mudah...